China Keluarkan Peringatan Perjalanan ke Kanada
Selasa , 07 Juli 2020 | 07:15
https://www.sinarharapan.co/internasional/read/19676/china_keluarkan_peringatan_perjalanan_ke_kanada
China Keluarkan Peringatan Perjalanan ke Kanada
Sumber FotoReuters/Edward Wang
Pramugari menggunakan pakaian pelindung dan masker saat membagian
makanan ringan bagi warga Kanada, yang dievakuasi dari China akibat
mewabahnya virus corona di pesawat sewaan Amerika, di pesawat lain yang
akan membawa mereka menuju Pangkalan Angkatan Udara Kanada (CFB)
Trenton, dari Bandara Internasional Vancouver di Richmond, British
Columbia, Kanada, Jumat (7/2/2020).
POPULER
WNI Positif Covid di Luar Negeri Bertambah Menjadi 1.137 Orang
<https://www.sinarharapan.co/internasional/read/19641/wni_positif_covid_di_luar_negeri_bertambah_menjadi_1_137_orang>Tembus
3 Juta, Kasus Positif Covid-19 di AS
<https://www.sinarharapan.co/internasional/read/19662/tembus_3_juta__kasus_positif_covid_19_di_as>China
Keluarkan Peringatan Perjalanan ke Kanada
<https://www.sinarharapan.co/internasional/read/19676/china_keluarkan_peringatan_perjalanan_ke_kanada>
Listen to this
JAKARTA - Pemerintah China mengeluarkan peringatan perjalanan bagi
warganya untuk tidak berkunjung ke Kanada.
Warga China harus berhati-hati kalau dalam waktu dekat pergi ke Kanada
karena polisi sering bertindak brutal dan protes yang mengarah pada
kekerasan di negara tersebut, demikian unggahan Kedutaan Besar China di
Kanada dalam akun/WeChat/resminya, Senin (6/7/2020).
Peringatan perjalanan atau/travel advisory/yang dikeluarkan China
tersebut diumumkan beberapa hari setelah Kanada mengeluarkan kebijakan
untuk menanggapi Undang-Undang Keamanan Nasional di Wilayah Administrasi
Khusus Hong Kong yang disahkan Beijing pada pekan lalu.
Kebijakan tersebut adalah Kanada mengingatkan warganya untuk tidak
melakukan perjalanan ke Hong Kong dalam/travel advisory/terbaru dan
menangguhkan ekspor ke Hong Kong.
Para pakar di China yang mengamati situasi tersebut melihat saling
balas/travel advisory/tersebut sebagai gambaran atas memburuknya
hubungan China dengan Kanada.
Direktur Fakultas Pengembangan Pariwisata di Beijing Union University,
Zhang Lingyun, mengatakan bahwa peringatan yang dikeluarkan oleh
otoritas diplomatik China tersebut berdasarkan pertimbangan yang matang
atas situasi terkini di Kanada.
"Peringatan yang dikeluarkan saat situasi pandemi di Kanada dan secara
global terus memburuk ini lebih mengarah pada pernyataan politik
ketimbang faktor untung-rugi sektor pariwisata," kata Zhang
dikutip/Global Times/, Selasa (7/7/2020).
"Karena faktanya adalah akses pariwisata global masih tutup di tengah
pendemi, maka peringatan baru ini lebih diutamakan berlaku bagi warga
China yang hendak melakukan perjalanan ke Kanada untuk tujuan komersial,
studi, dan lainnya," kata pelaku industri pariwisata bermarga Xu.
Meskipun dampak jangka pendeknya terhadap sektor pariwisata sangat
kecil, para pengamat mengingatkan akan adanya dampak jangka panjang pada
industri pariwisata dan pendidikan bagi Kanada yang bernilai miliaran
dolar AS terkait perseteruan China-Kanada yang tak berkesudahan sejak
penangkapan Direktur Keuangan Huawei Meng Wanzhou oleh otoritas di
Kanada pada 1 Desember 2018.
"Pascapandemi global Covid-19, sebagian besar wisatawan China akan lebih
memilih berwisata di dalam negeri daripada di luar negeri," kata Zhang
menambahkan.
Sejak ratusan tahun yang lalu, China-Kanada memiliki hubungan yang
sangat erat. Pada era 1800-an, terjadi eksodus besar-besaran warga
China, terutama yang tinggal di wilayah selatan, seperti Provinsi
Guangdong dan Provinsi Fujian, ke Kanada.(*)
Sumber Berita: Antara