Dulu Remehkan Corona, Presiden Brasil Kini Tertular Virusnya

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 08 Jul 2020 05:29 WIB
0 komentar <https://news.detik.com/internasional/d-5084249/dulu-remehkan-corona-presiden-brasil-kini-tertular-virusnya?tag_from=news_mostpop#comm1> SHAREURL telah disalin <https://news.detik.com/internasional/d-5084249/dulu-remehkan-corona-presiden-brasil-kini-tertular-virusnya?tag_from=news_mostpop> Presiden Brasil Jair Bolsonaro ikut turun ke jalan dan berbicara di hadapan para pendukungnya. Dia menyapa pendukungnya dengan tidak memakai masker.Foto: Presiden Brasil Jair Bolsonaro (Getty Images/Andressa Anholete)

*Sao Paulo*-

Presiden Brasil Jair Bolsonaro<https://www.detik.com/tag/jair-bolsonaro>kerap meremehkan bahaya dari virusCorona<https://www.detik.com/tag/corona>(COVID-19). Namun, kiniBolsonaro <https://www.detik.com/tag/jair-bolsonaro>dinyatakan positif setelah dites Corona usai mengalami gejala demam.

Mulanya, Bolsonaro mengatakan kepada/CNN/Brasil seperti dilansir kantor berita/AFP/, Selasa (7/7/2020), bahwa ia menjalani rontgen paru-paru di rumah sakit militer sebagai tindakan pencegahan. Selanjutnya ia pun menunggu hasil tes virus Corona keluar pada hari Selasa (7/7) waktu setempat.

Waktu yang ditunggu pun tiba. Bolsonaro mengumumkan dirinya telah dites corona dan hasilnya positif. Namun, dia merasa 'sangat sehat' dan hanya memiliki gejala ringan saja. Bolsonaro kini mengidap penyakit yang selama ini ia remehkan.

Sejak awal wabah virus Corona, Bolsonaro telah meminimalkan risiko dari apa yang awalnya ia sebut "flu kecil" dan melanggar aturan jarak sosial dan langkah-langkah pembatasan, seperti mengenakan masker di depan umum. Ia pernah hadir di tengah kerumunan massa tanpa masker.

*Baca juga:*Presiden Brasil Dites Corona Setelah Alami Gejala Demam <https://news.detik.com/read/2020/07/07/091632/5082913/1148/presiden-brasil-dites-corona-setelah-alami-gejala-demam>

Brasil adalah negara dengan dampak terburuk kedua di dunia oleh pandemi ini, dengan lebih dari 65.000 kematian dan lebih dari 1,6 juta kasus.

Pada hari Senin (6/7), bahkan pemimpin sayap kanan itu membuat lebih banyak perubahan untuk melemahkan undang-undang yang mengharuskan masker dikenakan di tempat-tempat umum untuk memperlambat penyebaran virus Corona.

*Baca juga:*Presiden Brazil Jair Bolsonaro Positif Virus Corona <https://news.detik.com/read/2020/07/07/225127/5084195/1148/presiden-brazil-jair-bolsonaro-positif-virus-corona>

Dia sudah mengubah RUU tersebut dengan memveto beberapa pasal, termasuk yang mensyaratkan perusahaan dan majikan untuk menyediakan masker untuk staf mereka dan mandat lain bahwa otoritas publik harus menyediakan penutup wajah untuk "orang yang rentan secara ekonomi."

Sekarang dia juga memveto pasal yang mengharuskan masker dipakai di penjara dan bisnis wajib lainnya untuk memberikan informasi tentang cara memakai masker dengan benar.

Beberapa negara bagian Brasil telah membuat pemakaian masker sebagai hal wajib, tetapi ini adalah hukum pertama di tingkat nasional.

Namun, pada hari Sabtu (4/7), Bolsonaro menerbitkan foto-foto di media sosial di mana ia terlihat tanpa masker saat makan siang dengan Duta Besar AS dan beberapa menteri yang merayakan peringatan Hari Kemerdekaan AS.

*Baca juga:*Kontroversi Bolsonaro Tolak Masker: Lawan Pengadilan-Hapus Pasal di UU <https://news.detik.com/read/2020/07/04/232608/5080441/1148/kontroversi-bolsonaro-tolak-masker-lawan-pengadilan-hapus-pasal-di-uu>

Karena dia berada di kediaman pribadi, dia tidak melanggar undang-undang baru - tetapi itu tidak menghindarkannya dari hujan kritikan di media sosial karena tidak memberikan contoh yang baik.

Kirim email ke