Chen Hua Pimpin Desa Kaoshan Terlepas dari Kemiskinan
http://indonesian.cri.cn/20200707/6d7d7d0f-dc10-5ffc-b608-d8e0bad49fa0.html
2020-07-07 16:33:05
Chen Hua yang berusia 61 tahun itu memulai karir pengentasan
kemiskinannya sejak tahun 2006. Ia pernah berturut-turut bergerak di
bidang penanggulangan kemiskinan di 8 desa dari 7 kota atau kabupaten
Provinsi Heilongjiang, Tiongkok timurlaut.
Pada bulan September 2015, Pak Chen dikirim pemerintah ke Desa Kaoshan
Kabupaten Suiling untuk menjabat sebagai penanggungjawab pertama
pengentasan kemiskinan. Desa Kaoshan adalah desa miskin tingkat provinsi
maka perlu ditanggulangi kemiskinan secara akurat.
Bulan Juni dan Juli tiap tahun adalah musim paling sibuk bagi Pak Chen,
para petani di Desa Kaoshan sibuk bekerja lebih dari separuh tahun,
apakah industri peanaman bunga mereka dapat memperoleh profit
mengandalkan upaya penjualan di Kota Harbin dalam dua bulan ini.
Sesudah berhasil menandatangani beberapa kontrak, Pak Chen segera pulang
ke desanya dari Harbin untuk mengangkut bunga.
Pak Chen mengatakan, hanya setelah bunga terjual, para petani baru
mempunyai pendapatan dan baru dapat merasa bahagia. Para warga desa
merasa bahagia adalah keinginan terbesar bagi dia.
Dengan bersatu kompak baru dapat memindahkan gunung. Mengandalkan
pengalaman pengentasan kemiskinan selama beberapa tahun ini, Pak Chen
memimpin warga desa menyesuaikan kembali struktur penanaman, mulai
mengembangkan industri bunga untuk menanggulangi kemiskinan, membentuk
“tim pembajakan mesin” dan membangun pembangkit listrik tenaga fotovoltaik.
Pada tahun 2018, Desa Kaoshan berhasil terlepas dari kemiskinan,
pendapatan perorang rata-rata mencapai lebih dari 10 ribu Yuan RMB, aset
kolektif desa itu mencapai lebih dari 5,81 juta Yuan RMB, dan langsung
menjadi desa teladan di kabupatennya.
Ujian Nasional 2020 Tiongkok Dimulai dalam Normalisasi Penanggulangan
Wabah
http://indonesian.cri.cn/20200707/9d44621b-6eb3-47e1-34b5-74b92b2126ad.html
2020-07-07 16:38:16
图片默认标题_fororder_平安公正1
Tanggal 7 Juli, hari ini, di Tiongkok mulai digelar ujian nasional dan
puluhan juta pelajar menuju tempat ujian dan memulai ujian yang akan
mempengaruh riwayat hidup mereka. Di Tiongkok yang sangat mementingkan
pendidikan, hari ujian nasional selalu merupkan saat yang paling
penting dalam satu tahun dan tahun ini lebih-lebih luarbiasa. Ujian
nasional merupakan kegiatan kolektif terorganisir yang terbesar skalanya
di seluruh negeri. Untuk menjamin kelancaran ujian nasional serta
keamanan dan kesehatan para peserta, Tiongkok telah mengadakana
pengaturan yang paling cermat.
NHC baru-baru ini di situs webnya mengumumkan 10 tips penanggulangan
wabah kepada orangtua peserta ujian nasional.selain itu, NHC juga
memperingatkan orangtu peserta sendiri juga harus menjaga kondisi kesehatan.
图片默认标题_fororder_平安公正2
Berbagai tempat Tiongkok mengemukakan berbagai langkah penanggulangan
wabah yang cermat di tempat ujian.
Dalam kata-kata kunci ujian nasional tahun ini, selain “keselamatan”,
masih ada “keadilan”. Sejak dipulihkannya ujian nasional pada 1978 di
Tiongkok, banyak anak dari keluarga petani dan buruh berhasil mengubah
nasibnya melalui hasil ujian dan menjadi tenaga ahli yang unggul di
berbagai sektor usaha. Melalui sistem ujian nasional, juga disediakan
cadangan tenaga ahli yang tak habis-habisnya kepada pembangunan negara
dan kemajuan sosial. Namun, pada tahun-tahun ini, telah terungkap
beberapa kasus penggantian dalam ujian nasional yang terjadi pada
belasan tahun yang lalu. Sejumlah peserta yang unggul hasil ujiannya
digantikan orang lain dan nasibnya terkandas. Untuk memelihara keadilan
pendidikan, lembaga kehakiman Tiongkok secara tuntas menyelidiki kasus
terkait sehingga orang yang melanggar hukum menerima hukuman yang
setimpal. Untuk menjamin keadilan ujian nasional, Kementerian Pendidikan
mengumumkan nomor telepon pelaporan 2020 lembaga pendidikan 31 provinsi,
daerah dan kota. Setelah menerima pelaporan, lembaga terkait akan dengan
sesegera mengadakan pemeriksaan dan penanganan untuk memelihara keadilan
ujian nasional.
图片默认标题_fororder_平安公正3
Selama bertahun-tahun, banyak orang Tiongkok menganggap ujian nasional
sebagai kesempatan untuk mengubah nasib riwayat hidup. Akan tetapi,
selama beberapa tahun ini, di masyarakat Tiongkok dewasa ini, cukup
bervariasi cara untuk menjadi tenaga trampil.