-- 
j.gedearka <[email protected]>


https://mediaindonesia.com/podiums/detail_podiums/1878-banteng-thamrin



Jumat 10 Juli 2020, 05:00 WIB 

Banteng-Thamrin 

Suryopratomo Dewan Redaksi Media Group | Editorial 

  Banteng-Thamrin MI/Ebet Suryopratomo Dewan Redaksi Media Group. SEJAK lama 
istilah itu kita kenal. Lapangan Banteng yang merupakan simbolisasi Kementerian 
Keuangan dan MH Thamrin simbolisasi Bank Indonesia perlu untuk bekerja sama. 
Sinergi antara Lapangan Banteng dan Thamrin dalam mengeluarkan kebijakan akan 
membuat perekonomian Indonesia berjalan baik. Perekonomian sebuah negara memang 
membutuhkan perpaduan pas antara kebijakan fi skal dan kebijakan moneter. 
Kebijakan fi skal merupakan kebijakan pemerintah untuk mengarahkan ekonomi 
melalui pengeluaran dan penerimaan pajak, sedangkan kebijakan moneter merupakan 
langkah Bank Sentral dalam mengatur tingkat suku bunga dan jumlah uang beredar. 
Pada era Orde Baru keterpaduan itu direpresentasikan oleh sosok Prof Widjojo 
Nitisatro sebagai ahli ekonomi pembangunan dan Prof Ali Wardhana sebagai ahli 
moneter. Mereka berdua mampu membuat para menteri keuangan dan Gubernur BI 
untuk selalu melakukan koordinasi dengan baik. Krisis keuangan 1997 memang 
kemudian mengubah cara pengelolaan ekonomi kita. BI menjadi lembaga independen 
yang tidak lagi berada di bawah pemerintah. Mereka bebas untuk mengeluarkan 
kebijakan dalam upaya menjalankan tugas pengendalian tingkat infl asi dan 
menjaga nilai tukar rupiah. Meski menjadi lembaga independen, kebijakan BI 
sebenarnya tidak bisa lepas dari kepentingan negara. Mereka tetap harus 
melakukan koordinasi dengan pemerintah karena baik kebijakan pemerintah maupun 
BI bermuara kepada kepentingan yang sama, yaitu negara dan rakyat Indonesia. 
Sungguh aneh apabila BI hanya berkukuh kepada posisinya sebagai lembaga 
independen. Mereka tidak harus peduli kepada kesulitan yang dihadapi negara. 
Apalagi ketika kita sedang dihadapi kepada wabah covid-19 seperti sekarang ini. 
Semua negara ibaratnya sedang dihadapkan kepada posisi to be or not to be. 
Terhentinya kegiatan ekonomi hampir empat bulan ini membuat likuiditas di 
masyarakat mengering. Tidak adanya kegiatan ekonomi yang bisa dilakukan membuat 
banyak orang kehilangan pekerjaan dan akhirnya engandalkan tabungan yang 
dimilikinya. Bagi mereka yang tidak memiliki tabungan, kondisi yang dihadapi 
membawa orang kepada situasi frustrasi. Jumlah mereka yang tidak memiliki 
pekerjaan dan pendapatan tidak bisa dikatakan sedikit. Setidaknya angka 
Kementerian Tenaga Kerja mencapai 9 juta orang, baik itu yang sebelumnya belum 
mendapatkan pekerjaan maupun yang terkapar karena pemutusan hubungan kerja. 
Tidak berlebihan apabila ada yang mengatakan kondisi yang kita sedang hadapi 
seperti rumput yang sudah mengering. Sedikit saja ada percikan yang terjadi 
akan mudah berubah menjadi api yang sulit untuk bisa dikendalikan. Pernyataan 
keras yang disampaikan Presiden Joko Widodo pada 18 Juni lalu merupakan 
ekspresi dari kekhawatiran timbulnya percikan api di tengah rumput yang sedang 
mengering ini. Keengganan BI untuk ikut memikul beban dan mencarikan jalan bagi 
perbaikan ekonomi akan menambah rasa frustrasi masyarakat yang sedang 
kesulitan. Kita memberi apresiasi kepada hadirnya kembali kesadaran BI akan 
kondisi sulit yang sedang dihadapi negara. Terhentinya kegiatan ekonomi membuat 
negara juga kehilangan pendapatan pajak. Padahal, pengeluaran yang harus 
dilakukan justru meningkat. Lapangan Banteng dan Thamrin kembali menyadari 
pentingnya untuk saling membangun sinergi sebab tidak ada yang diuntungkan 
apabila perekonomian negara ini telanjur runtuh. BI Senin (6/7) lalu sepakat 
untuk ikut membeli surat berharga negara di pasar perdana. SBN perlu dilakukan 
pemerintah untuk membiayai penanganan covid-19 ataupun langkah pemulihan 
ekonomi nasional. Mulai usaha mikro, kecil, dan menengah sampai pengusaha besar 
membutuhkan modal kerja untuk menggerakkan kembali bisnis mereka yang terhenti 
sekarang ini. Untuk pembiayaan kebutuhan publik sebesar Rp397,56 triliun pada 
2020 ini, BI mau melakukan private placement dengan bunga sepenuhnya ditanggung 
BI. Sementara untuk pembiayaan kebutuhan non-publik, baik itu untuk membantu 
UMKM maupun korporasi non- UMKM sebesar Rp177 triliun, pemerintah membayar 
kurang 1% dari reverse repo rate BI dan sisanya ditanggung BI. Pemerintah hanya 
akan mengeluarkan SBN sebesar Rp329 triliun untuk pembiayaan kebutuhan 
nonpublik lainnya dengan menjualnya ke pasar dan seluruh kewajiban bunganya 
ditanggung oleh pemerintah. Dengan langkah ini pemerintah bukan hanya tidak 
perlu menjual SBN dalam jumlah yang terlalu besar ke pasar, tetapi beban bunga 
yang harus ditanggung pun tidak terlalu berat. Secara tidak langsung BI memompa 
likuiditas yang mulai mengering di tengah masyarakat dan itulah yang diharapkan 
bisa menggerakkan ekonomi kembali. Metode ‘pencetakan uang’ seperti ini 
dilakukan oleh banyak negara dalam upaya menggerakkan perekonomian mereka yang 
terhenti. Bahkan negara lain jauh lebih berani dan agresif dalam melonggarkan 
likuiditas di negaranya. Mereka tidak khawatir terhadap ancaman inflasi karena 
Bank Sentral mempunyai alat untuk menarik kembali uang tersebut ketika keadaan 
sudah kembali normal. Sekarang semua negara berupaya untuk menghidupkan 
terlebih dahulu perekonomian mereka agar rakyat tidak semakin frustrasi.   
Baca Juga MI/EBET Karst dan Kampret 👤Gaudensius Suhardi Dewan Redaksi Media 
Group 🕔Kamis 09 Juli 2020, 05:00 WIB . Ke depannya, tak bisa lagi disaksikan 
anak kelelawar yang dalam bahasa Jawa disebut kampret bergelantungan di 
gua-gua. Karst dan kampret... MI/Ebet Preman Dambaan Rakyat 👤Usman Kansong 
Dewan Redaksi Media Group 🕔Rabu 08 Juli 2020, 05:00 WIB DUA peristiwa 
premanisme baru-baru ini menggegerkan Tanah... MI/EBET Jangan Terlena 
👤Suryopratomo Dewan Redaksi Media Group 🕔Selasa 07 Juli 2020, 05:00 WIB LAPORAN 
Bank Dunia yang menempatkan Indonesia sebagai negara dengan pendapatan menengah 
atas pantas membuat kita lebih percaya... Berita Terkini Temuan WHO Soal 
Penyebaran Korona via Udara harus Diantisipasi Humaniora Pemerintah perlu 
menyosialisasikan temuan tersebut agar masyarakat paham dan lebih meningkatkan 
disiplin... Jumat 10 Juli 2020, 23:53 WIB Diguncang Pandemi, Digitalisasi 
Industri Musik Makin Kencang Hiburan Koalisi Seni Indonesia mencatat, pada 
Maret saat Covid-19 mulai menyebar di Indonesia dan imbauan untuk tetap... 
Jumat 10 Juli 2020, 23:46 WIB Sinkronkan Vokasi dan Industri, Kemendikbud Rogoh 
Rp3,5 triliun Humaniora Sebagai langkah awal, Kemendikbud bakal melakukan nota 
kesepahaman dengan industri pekan... Jumat 10 Juli 2020, 23:28 WIB Cegah 
Kebosanan Anak di Masa Pandemi, Butuh Variasi Kegiatan Humaniora "Perlu 
dirancang skema kegiatan yang bervariasi berupa kegiatan yang bersifat 
kognitif, afektif, sosial,... Jumat 10 Juli 2020, 23:23 WIB Asosiasi Jurnalis 
Minta Konpers Kasad tidak Digelar di Secapa Humaniora Alasannya, Secapa 
merupakan zona merah penularan Covid-19 di Jawa Barat, sehingga konferensi pers 
dengan... Jumat 10 Juli 2020, 23:18 WIB Liverpool tanpa Henderson Hingga Akhir 
Musim Sepak Bola Henderson mengalami cederanya 10 menit jelang bubaran waktu 
normal laga pekan ke-34 melawan Brighton &... Jumat 10 Juli 2020, 23:14 WIB 
Polisi Periksa Rekan Kerja dan Kawan Yodi Prabowo Megapolitan "Tadi autopsi 
sudah selesai hasil nanti dikirim, nanti kita lihat perkembangannya," kata... 
Jumat 10 Juli 2020, 22:59 WIB Per Hari, Rerata 125 Orang Positif Korona di 
Sumut Nusantara Lonjakan kasus positif dalam tiga hari terakhir sangat tidak 
sebanding dengan jumlah pasien sembuh yang hanya... Jumat 10 Juli 2020, 22:49 
WIB Selengkapnya Top Tags # Babel# jokowi# Anies Baswedan # antihoaks# 
Covid-19# PSBB BenihBaik.com Media Group Kembali Salurkan APD untuk Nakes 
Humaniora MI/Fransisco Carolio Hutama Gani Bantuan APD berasal dari Asosiasi 
Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melalui... Kamis 02 Juli 2020, 13:37 WIB AAJI 
Sumbang Rp1 M untuk RS Rujukan Covid-19 via BenihBaik.com Humaniora MI/RAMDANI 
“Inisiatif AAJI kali ini, yaitu “Bersama Kita Bisa” yang diikuti oleh seluruh 
perusahaan... Selasa 23 Juni 2020, 11:10 WIB Benih Baik Hadapi Gelap dengan 
#LightUp Humaniora ANTARA/PRASETIA FAUZANI PANDEMI covid-19 tidak hanya 
berdampak pada sektor kesehatan, tetapi juga ekonomi dan... Selasa 12 Mei 2020, 
07:25 WIB City Vision Dukung Kampanye Dian Sastrowardoyo - Benih
Baik.com Weekend MI/AGUNG WIBOWO Kampanye bertajuk Urun Dana Lawan Corona – 
Donasi Masker Ramah Lingkungan Bersama Dian... Jumat 01 Mei 2020, 07:05 WIB 
Saat Tepat Memuliakan si Yatim Humaniora DOK-BENIH BAIK "ALHAMDULILLAH buka 
puasa hari ini tak cuma air putih, banyak makanan enaknya, minggu depan lagi 
ya,... Selasa 28 April 2020, 07:25 WIB Selengkapnya Berita Populer Ini Pendapat 
Yusril soal Dampak Putusan MA Terhadap Jokowi-Amin Politik dan Hukum MI/ 
Susanto Menang tidaknya Jokowi dalam Pilpres 2019 telah diputus oleh MK karena 
hal itu menjadi kewenangannya. MA sama... Selasa 07 Juli 2020, 21:43 WIB 
Personel TNI Tembak Jatuh Pesawat Israel? Ini Faktanya Politik dan Hukum 
indomiliter.com Faktanya, video tersebut adalah latihan Batalyon Artileri 
Pertahanan Udara (Arhanud) 2 Kostrad saat uji... Minggu 05 Juli 2020, 05:25 WIB 
Gempa 6,1, BMKG : Slab Lempeng Indo-Australia di Laut Jawa Putus Humaniora MI 
Putus karena tarikan gaya gravitasi atau roll back... Selasa 07 Juli 2020, 
09:35 WIB Minyak Kayu Putih Palsu Beredar, Kenali Bedanya Humaniora Badan POM 
Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) Republik Indonesia memperingatkan 
masyarakat akan beredarnya... Sabtu 04 Juli 2020, 12:05 WIB Kasus Korona Kian 
Tak Terbendung di Kota Malang Nusantara MI/Bagus Suryo Saban hari terjadi 
peningkatan jumlah orang positif. Dalam dua hari terakhir saja pada 3-4 Juli 
2020 ada... Minggu 05 Juli 2020, 10:01 WIB Ini Pertimbangan MA Gugurkan PKPU 
Calon Presiden Terpilih Politik dan Hukum MI/M Irfan Presiden yang dipilih oleh 
rakyat haruslah mencerminkan Presiden... Selasa 07 Juli 2020, 16:43 WIB Dahlan 
Iskan: Cuma Sumbar yang tidak Beli Alat Rapid Test Humaniora ANTARA/Muhammad 
Arif Pribadi "Di sana, test swab bisa dilakukan dengan cepat. Hasilnya bisa 
diketahui dalam 24 jam. Dengan kapasitas... Kamis 09 Juli 2020, 12:31 WIB 
Selengkapnya Berita Weekend Varian Terbaru Virus Korona Dominasi Infeksi Global 
CDC Varian tersebut diduga tidak membuat pasien lebih sakit dibanding virus... 
Jumat 10 Juli 2020, 20:50 WIB New Normal di Bisnis Penyewaan Busana Unsplash/ 
Lauren Fleischman Busana yang disewakan kini juga... Jumat 10 Juli 2020, 19:30 
WIB Kompetisi untuk Para Produser Musik Elektronik Kembali Digelar Dok. EMPC 
2020 Tahun ini EMPC menggandeng label asal Belanda, Barong... Jumat 10 Juli 
2020, 17:15 WIB Saran Yellow Claw Untuk Produser Musik Elektronik Dok. EMPC 
2020 Duo DJ asal Amsterdam, Belanda, Yellow Claw, menilai orisinalitas amat 
penting agar tetap bisa menonjol di... Jumat 10 Juli 2020, 16:40 WIB 
Selengkapnya medcom metrotvnews inibaru lampost RUBRIKASI OPINI Editorial 
Podium Kolom Pakar EKONOMI Politik dan Hukum HUMANIORA Nusantara OLAHRAGA Sepak 
Bola Otomotif WEEKEND Megapolitan VIDEO Foto Infografis Copyright © 2020 Media 
Group - mediaindonesia, All Rights Reserved Berita Marcom Publishing Rss 
Tentang Beriklan Contact Karir Pedoman Media Siber IKUTI KAMI DI Youtube 
Facebook Twitter Contact Info INFORMASI Phone: 021 582 1303 Fax: 021 582 0476 
Email: [email protected] [email protected]

Sumber: https://mediaindonesia.com/podiums/detail_podiums/1878-banteng-thamrin







Kirim email ke