-- 
j.gedearka <[email protected]>


https://www.antaranews.com/berita/1613078/gunung-merapi-keluarkan-guguran-pada-rabu-malam



Gunung Merapi keluarkan guguran pada Rabu malam

Rabu, 15 Juli 2020 22:47 WIB

Puncak Gunung Merapi yang diselimuti awan terlihat dari Bronggang, Cangkringan, 
Sleman, DI Yogyakarta, Kamis (9/7/2020). ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/aww. 
(.)
Yogyakarta (ANTARA) - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan 
Geologi (BPPTKG) menyebutkan Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa 
Yogyakarta dan Jawa Tengah mengeluarkan guguran pada Rabu malam pukul 18..29 
WIB.

"Betul, terjadi guguran pukul 18.29 WIB," kata Kepala BPPTKG Hanik Humaida 
melalui keterangan resminya di Yogyakarta, Rabu malam.

Hanik mengatakan lokasi pasti terjadinya guguran belum terlihat karena 
terkendala cuaca.

Meski demikian, dia menyebutkan suara guguran itu terdengar dari Pos Pengamatan 
Merapi Babadan dengan durasi yang tidak tercatat secara pasti.

"Untuk suara guguran tidak tercatat secara pasti," kata Hanik.

Berdasarkan pengamatan BPPTKG pada pukul 18.00 WIB, tercatat sejumlah aktivitas 
kegempaan di Gunung Merapi yang terdiri atas satu kali gempa multiphase (MP) 
dan dua kali gempa guguran.

Hingga saat ini BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada Level II 
atau Waspada.

Untuk sementara BPPTKG tidak merekomendasikan kegiatan pendakian kecuali untuk 
kepentingan penyelidikan dan penelitian yang berkaitan dengan mitigasi bencana.

BPPTKG mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer 
dari puncak Gunung Merapi.

Baca juga: Antisipasi erupsi Gunung Merapi, warga Jrakah-Boyolali galakkan ronda
Baca juga: Deformasi Gunung Merapi belum ubah jarak bahaya
Baca juga: BNPB lakukan koordinasi dengan Bupati Sleman terkait aktivitas Merapi
 

Pewarta: Luqman Hakim
Editor: Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2020





Kirim email ke