Menjelajahi Desa dan Mengobati Pasien secara Gratis


 — Kisah di Balik Tim Medis Pengentasan Kemiskinan di Xinjiang

2020-07-20 17:03:07 http://indonesian.cri.cn/20200720/ee2bd245-7ab2-d84f-f0b2-ced3ec2b31e2.html

图片默认标题_fororder_xj1

Di pedesaan yang luas, khususnya di bagian selatan Xinjiang, tidak sedikit petani yang terlilit utang dan hidup di bawah garis kemiskinan karena jatuh sakit parah. Kemiskinannya telah menarik perhatian pemerintah lokal yang mengirim sebuah tim medis untuk bertugas ke pedesaan dan memberikan layanan pengobatan gratis kepada para penduduk yang jatuh sakit.

Desa Hongxing, Prefektur Shule Kashgar terletak di pinggiran selatan padang pasir Taklamakan, Xinjiang. Tahun lalu, Desa Hongxing dinyatakan telah terlepas dari kemiskinan, namun beberapa keluarga di desa itu terancam kembali hidup di bawah garis kemiskinan karena mengidap penyakit menahun. Desa ini merupakan salah satu pos yang dilayani tim medis keliling tersebut.

Tim medis tersebut terdiri dari 9 orang dokter yang bertugas di Rumah Sakit Umum Pasukan Polisi Bersenjata Xinjiang. Mereka masing-masing membidangi pengobatan penyakit hati dan empedu, tulang dan bedah umum. Dua tahun lalu, tim medis membuat berkas lembaran untuk setiap penduduk sebanyak 1067 orang dari 266 keluarga di Desa Hongxing.

Seorang dokter dari tim medis tersebut bernama Zhuang Shihua mengatakan, pasien-pasien dengan gejala penyakit menahun yang perlu dijalani pembedahan akan dijemput ke rumah sakit untuk diberikan pengobatan gratis serta pengarahan dalam jangka panjang.

图片默认标题_fororder_xj2

Seorang penduduk mengatakan, dulu mereka tidak bisa berobat ke kota Urumqi karena ongkosnya terlalu mahal. Sekarang tim medis memberikan layanan secara langsung di desanya sehingga mereka dengan mudah bisa berobat dan bebas dari gangguan penyakit.

Seorang pria yang sakit pinggang serius mendapat perawan dan pembedahan gratis dari tim medis setelah dijemput ke rumah sakit dengan pesawat terbang. “Mereka telah memberikan layanan terbaik kepada saya,” demikian tutur penduduk tersebut.

图片默认标题_fororder_xj3

Sekarang pria tersebut sudah sembuh dan mulai merintis bisnis baru demi menempuh kehidupan yang lebih bahagia.

Selain memberikan pengobatan keliling ke desa, tim medis masih memiliki tugas yang lain, yakni melatih para tenaga paramedis di pedesaan.

Zhuang Shihua dari tim medis tersebut mengatakan, “Setiap kali datang ke sini, kami tak lupa memberikan kurus pelatihan kepada tenaga medis lokal, dengan harapan mereka bisa menjadi tim medis yang tinggal di sana untuk selama-lamanya.”

图片默认标题_fororder_xj4

Selama bertahun-tahun ini, tim medis telah menginjakkan kakinya ke setiap sudut di bagian selatan Xinjiang, dan secara akumulatif memberikan layanan pengobatan kepada sebanyak 68 ribu orang, memberkas lembaran bagi 30 ribu pasien dan melatih tenaga medis setempat sebanyak seratus orang lebih.

图片默认标题_fororder_xj5


 Upacara Peresmian Pusat Penelitian Pikiran Diplomatik Xi Jinping
 Diadakan di Beijing

http://indonesian.cri.cn/20200720/877ed1ca-67f2-6622-37e4-644abcd85a83.html
2020-07-20 16:58:59

图片默认标题_fororder___172.100.100.3_temp_9500032_1_9500032_1_1_b3d9ea37-2519-43b4-b85b-b0088f6fb2c2

Upacara peresmian Pusat Penelitian Pikiran Diplomatik Xi Jinping diadakan di Beijing pada Senin hari ini (20/7).

Pusat Penelitian ini didirikan oleh Kementerian Luar Negeri Tiongkok, dengan tujuan mengoordinasi sumber penelitian di seluruh negeri, melakukan penelitian secara menyeluruh, sistematik, dan mendalam terhadap pikiran diplomatik Xi Jinping, serta melakukan penguraian dan promosi terhadapnya. Memainkan peranan bimbingan pikiran diplomatik Xi Jinping terhadap pelaksaaan diplomatik, demi melayani pembangunan teori diplomasi, pembangunan sistem dan mekanisme serta pembangunan kemampuan untuk negara besar berciri khas Tiongkok pada era baru, memberikan kontribusi positif demi menciptakan diplomasi negara besar berciri khas Tiongkok pada era baru.

Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi menyampaikan pidatonya di depan upacara peresmian.

Wang Yi menyatakan, zaman yang besar menciptakan gagasan yang besar. Sejak Sidang Ke-18 Partai Komunis Tiongkok dibuka, pemimpin Tiongkok Xi Jinping memegang prinsip perkembangan sosial manusia dengan tepat, meramalkan arah perkembangan situasi internasional dan menetapkan posisi negara Tiongkok dalam sejarah, telah mengajukan serangkaian gagasan baru, pandangan baru dan inisiatif baru yang berciri khas Tiongkok, mencerminkan semangat zaman, serta memimpin arus kemajuan umat manusia, membentuk pikiran diplomatik sosialisme berciri khas Tiongkok pada era baru, yaitu pikiran diplomatik Xi Jinping. Gagasan itu menunjukkan arah perkembangan diplomasi Tiongkok yang memasuki zaman baru, dan menyediakan prinsip dasar yang dapat diandalkan. Apabila gagasan besar diciptakan, pasti dapat mendorong kemajuan zaman. Selama tahun-tahun belakangan ini, dengan pimpinan pikiran diplomatik Xi Jinping, diplomasi Tiongkok menanggulangi berbagai kemiskinan dan mencapai prestasi sejarah, serta menciptakan situasi yang serba baru.

Wang Yi menunjukkan, situasi internasional mengalami perubahan besar. Menghadapi berbagai ketidakpastian, hendaknya berpegang pada pikiran diplomatik Xi Jinping, tetap konstan dalam kerusuhan, menggenggam peluang dalam perubahan, dan terus menciptakan situasi baru diplomasi negara besar yang berciri khas Tiongkok.

Kirim email ke