Hemat saya pembentukan sesuatu bangsa bukan dengan sebuah kongres pemuda,
tetapi pembentukannya proses alamiah melalui waktu yang cukup lama.  .

On Mon, Jul 20, 2020 at 9:53 AM Batara Hutagalung [email protected]
[GELORA45] <[email protected]> wrote:

>
>
> *KONGRES PEMUDA I*
>
> *Embrio Persatuan Pemuda *
>
> *dan *
>
> *Gagasan Mendirikan Negara, Membentuk Bangsa *
>
> *Serta “Menciptakan” Bahasa Indonesia.*
>
> Catatan Batara R. Hutagalung
>
>
> Ini tulisan saya terbaru, tanggal 17 Juli 2020.
>
> Tulisan ini termasuk salahsatu pelurusan penulisan sejarah yang sangat
> penting, yaitu mendudukkan peristiwa2 di masa lalu sesuai dengan
> proporsinya. Saya meluruskan kekeliruan selama puluhan tahun mengenai
> SUMPAH PEMUDA yang dihasilkan oleh Kongres Pemuda II, dan kekeliruan dalam
> penilaian terhadap Kongres Pemuda I yang diselenggarakan dari tanggal 30
> April – 2 Mei 1926.
>
>
>
> Kedua hal tersebut sebenarnya telah disampaikan oleh Mohammad Tabrani
> Soerjowitjitro, mantan Ketua Panitia Kongres Pemuda I, dan oleh Sugondo
> Joyopuspito, mantan Ketua Panitia Kongres Pemuda II. Keduanya menulis dalam
> buku 45 TAHUN SUMPAH PEMUDA, yang diterbitkan oleh Yayasan Gedung-Gedung
> Bersejarah Jakarta, bulan Mei 1974. Selain kedua mantan Ketua tersebut,
> beberapa pelaku sejarah juga ikut memberikan kontribusi tulisan.
>
>
>
> Namun kelihatannya tidak banyak yang membaca buku tersebut, sehingga
> sampai detik ini, kesalah-pahaman mengenai Kongres Pemuda I dan Kongres
> Pemuda II masih berlanjut.
>
>
>
> Sugondo Joyopuspito, selain sebagai Ketua Panitia, juga bertindak sebagai
> Ketua Sidang. Menurut pendapatnya, para pengarang mengenai Kongres Pemuda
> II, tidak menghadiri acara tersebut, sehingga tidak mengetahui peristiwa
> yang sesunggunya. Apalagi mengenai latar belakang penyelenggaraan Kongres
> Pemuda I. Sugondo menjelaskan, bahwa sesungguhnya acara tersebut dirancang
> sebagai Rapat Umum yang terbuka untuk semua yang berminat. Akibatnya
> pengunjungnya membludak, mencapai sekitar 700 orang. Yang kemudian
> dinamakan sebagai SUMPAH PEMUDA, sebenarnya adalah resolusi, bukan sumpah
> atau ikrar.
>
>
>
> Mohammad Tabrani melihat, bahwa pengarang tulisan mengenai Kongres Pemuda
> I, yang pada waktu itu dalam bahasa Melayu dinamakan *KERAPATAN BESAR
> PEMUDA-PEMUDI INDONESIA i,* tidak membaca hasil Laporan Kongres Pemuda I.
> Seluruh persidangan dan pembahasan dalam Kongres Pemuda I dilakukan dalam
> bahasa Belanda. demikian juga Laporan hasil Kongres. Laporan tersebut baru
> diterjemahkan ke Bahasa Indonesia tahun 1981. Mungkin kendala bahasa
> menyebabkan terjadinya kesalahan-kesalahan dalam penulisan.
>
>
>
> Kongres Pemuda II sebenarnya merupakan pematangan dari pembahasan2
> mengenai *SATU NUSA, SATU BANGSA, SATU BAHASA* yang dibahas dalam Kongres
> Pemuda I yang diselenggarakan dari tanggal 30 April – 2 Mei 1926. Yang
> dibacakan pada 28 Oktober 1928 adalah hasil belasan kali pertemuan besar
> tokoh-tokoh organisasi2 pemuda pribumi sejak tahun 1925 dan puluhan kali
> diskusi2 yang intensif.
>
>
>
> Rumusan yang dibacakan pada 28 Oktober 1928 sudah sangat rinci dibahas
> dalam Kongres Pemuda I, Namun masih ada kendala, a.l. belum ada kesepakatan
> mengenai nama BAHASA PERSATUAN untuk Bangsa yang akan dibentuk. Muhammad
> Yamin menginginkan agar Bahasa Melayu ditetapkan sebagai bahasa persatuan
> DENGAN NAMA BAHASA MELAYU, namun Mohammad Tabrani Soerjowitjitro, Ketua
> Panitia, mengusulkan agar nama bahasanya bukan Bahasa Melayu, melainkan
> dinamakan BAHASA INDONESIA. Karena belum tercapai kesepakatan, maka
> perumusannya ditunda sampai Kongres kedua.
>
>
>
> Dalam tulisan ini, yang lebih disorot adalah penyelenggaraan pertemuan
> besar pertama organisasi-organisasi pemuda pribumi, yang dinamakan
> KERAPATAN BESAR PEMUDA-PEMUDI INDONESIA I.
>
>
>
> Perlu diingatkan, bahwa pada waktu itu masih dalam suasana penjajahan yang
> sangat diskrimnatif terhadap pribumi.
>
> BANGSA INDONESIA BELUM DIBENTUK. BAHASA INDONESIA BELUM “DICIPTAKAN.”
>
>
>
> Salam.
>
>
>
> Selengkapnya, silakan klik:
>
>
> https://batarahutagalung.blogspot.com/2020/07/kongres-pemuda-i-embrio-persatuan.html
>
>
>
> ***
>
> 
>

Kirim email ke