Terbanglah ke Tempat Lebih Jauh
2020-07-23 12:53:47
http://indonesian.cri.cn/20200723/88c3a307-bc29-d934-9ea8-22f8438cb5d9.html
Pada pukul 12.41 hari ini (23/7), di Situs Peluncuran Pesawat Luar
Angkasa Wenchang Tiongkok yang terletak di pantai Timurlaut Pulau
Hainan, Tiongkok berhasil meluncurkan penjelajah Mars TW-1 ke orbit
dengan menggunakan roket pembawa LM-5 Y4. Dengan penjelajah itu
Tiongkok akan melakukan misi perdana eksplorasi di Mars. Jika tugasnya
lancar, Tiongkok akan menjadi negara pertama yang mewujudkan eksplorasi
pertama kali dengan pendaratan lunak di Mars.
Penjelajah Mars Uni Emirat Arab (UEA) “Hope” hari Senin lalu (20/7)
berhasil diluncurkan di Tanegashima Space Center Prefektur Kagoshima
Jepang dan berhasil memasuki orbit transfer Bumi-Mars. Dengan demikian,
Penjelajah “Hope” mulai penjelajahannya di Mars selama dua dan setengah
tahun. Itulah penjelajah Mars dari umat manusia yang pertama-tama
memasuki ruang angkasa tahun ini, sementara juga merupakan penjelajah
Mars pertama yang dilitbang oleh negara-negara Arab.
图片默认标题_fororder_dai
Sebenarnya, 3 negara masing-masing meluncurkan penjelajah Mars pada
waktu yang sama, sebabnya sangat sederhana, yaitu Bumi dan Mars
masing-masing bergerak di dua orbit elips yang mengelilingi matahari.
Jarak terjauh antar dua planet itu adalah 400 juta kilometer, sedangkan
jarak terdekatnya adalah 55 juta kilometer. Kedua planet itu akan
bertemu pada jarak dekat setiap 26 bulan, itulah kesempatan terbaik
untuk mengirim penjelajah dari Bumi ke Mars. Meskipun demikian,
penjelajah itu tetap perlu terbang selama 6 bulan lebih di Tata Surya
baru dapat tiba di Mars. Para ilmuan di Bumi pasti sangat menghargai
periode jendela eksplorasi Mars yang munculnya 2 tahun sekali.
图片默认标题_fororder_dai2
Jika lancar, 3 penjelajah dari Bumi itu akan berturut-turut ditangkap
oleh gravitasi Mars dan memasuki orbit yang mengelilingi Mars pada
pertengahan dan akhir Februari tahun 2021.
图片默认标题_fororder_dai11
Sekarang ini, eksplorasi Mars dikembangkan oleh negara, tapi maknanya
telah melampaui pembatasan negara. Tidak hanya melihat dari sudut alam
semesta, bahkan dari sudut Tata Surya, setiap penjelajah yang
diluncurkan dari Bumi itu sudah terbang ke tempat yang lebih jauh untuk
menjelajahi pengetahuan baru dengan mewakili segenap umat manusia dari
planet biru itu.