Kegembiraan Panen di Xinjiang
http://indonesian.cri.cn/20200727/ddedb967-c204-4323-73c6-1b2c2992ef3e.html
2020-07-27 17:34:26
Musim panas adalah waktu yang paling melelahkan dan paling bahagia bagi
petani Xinjiang. Gandum adalah bahan pangan yang ditanam paling banyak
di Xinjiang, karena keunggulan geografisnya, taraf penghasilan per unit
gandum Xinjiang lebih tinggi daripada taraf rata-rata nasional,
khususnya di bagian selatan Xinjiang. Penuaian gandum dimulai dari
bagian selatan ke bagian utara Xinjiang mulai dari bulan Juni sampai
bulan Agustus setiap tahun. Tahun ini tampaknya adalah tahun panen lagi
di Xinjiang.
Menurut statistik, area penanaman gandum di Xinjiang tahun ini meningkat
7% dengan bertambah 77 ribu hektar dibandingkan tahun lalu. Dewasa ini,
penuaian gandum di bagian selatan Xinjiang hampir selesai, volume
totalnya mencapai 3.171 ribu ton, meningkat 496 ribu ton daripada tahun
lalu. Sedangkan penuaian gandum di bagian utara Xinjiang sedang
dilakukan. Di Kabupaten Yining, petani-petani setempat sedang menuai
seluas 16,1 ribu hektar gandum yang sudah matang.
Kegembiraan Panen di
Xinjiang_fororder_南疆夏粮收割完毕,新疆伊犁、昌吉、塔城等北疆地区夏粮陆续开镰
Panen bahan pangan tak terpisah dari kerja keras petani dan dukungan
kebijakan pemerintah. Wakil Kepala Dinas Pertanian Daerah Otonom Uighur
Xinjiang Wang Xinye memperkenalkan, tahun ini, pemerintah setempat
meningkatkan panen jenis baru gandum di bagian selatan Xinjiang,
meningkatkan bimbingan dan penanaman modal di bidang teknologi,
mengambil mode penanaman intensifikasi, dan menuai gandum musim dingin
dengan mesin besar, demi mewujudkan panen besar tahun ini.
Untuk menambah aktivitas penanaman bahan pangan para petani, pemerintah
Daerah Otonom Uighur Xinjiang mengadakan reformasi pembelian dan
penyimpanan gandum mulai tahun 2018. Subsidi tahunan perlindungan
kesuburan tanah gandum musim dingin 2018 ditingkatkan sampai 130 yuan
per mu (0,067 hektar), dan tahun ini standar subsidi ini ditingkatkan
sampai 220 yuan RMB. Pelaksanaan kebijakan subsidi memberikan manfaat
kepada petani yang menanam gandum. Penanam bahan pangan besar di
kabupaten Manas bertambah sampai 60 keluarga. Petani Zhao Qian dari
Manas menyatakan, tahun ini dirinya menanam gandum seluas 126 hektar,
volume produksi per mu mencapai 400-500 kg. Diperkirakan pendapatan per
mu dapat mencapai 300-400 yuan, subsidi pemerintah tahun ini tercatat
400 ribu yuan RMB, subsidi ini memberikan jaminan kepada para petani.
Kegembiraan Panen di Xinjiang_fororder_新疆小麦收割
Yang lebih menggembirakan ialah, sistem navigasi Beidou dan pesawat
tanpa berawak atau drone juga digunakan untuk meningkatkan panen
tanaman. Selama beberapa tahun belakangan ini, sistem navigasi Beidou
telah dipasang di mesin pertanian seperti traktor dan mesin penuai,
untuk meningkatkan taraf koordinasi mekanisasi dan informatisasi.
Menurut statistik Administrasi Pengelolaan Mesin Pertanian dan
Peternakan Daerah Otonom Uyghur Xinjiang, di seluruh Xinjiang terdapat
5.954 traktor tanpa berawak yang dipimpin oleh sistem navigasi Beidou,
pesawat tanpa berawak untuk penanaman yang dipasangi sistem Beidou
sebanyak 5.000 buah. Dari musim Semi sampai musim panas, dari penanaman
oleh mesin, sampai panen gandum, produk bahan pangan Xinjiang telah
ditingkatkan efisiensinya dan mewujudkan peningkatan produksi.
Kegembiraan Panen di
Xinjiang_fororder_昌吉州新疆新粮华麦面粉有限责任公司,售粮车辆驾驶员经过测温后正有序进厂
Gandum dipanen, kemudian harus dijual, hasil produksi baru dapat menjadi
pendapatan. Hal ini pun tidak usah dikhawatirkan oleh petani Xijiang.
Tahun ini, pihak pemerintah setempat mengoptimalkan cara pembelian,
dengan mengambil cara pembelian di tempat penanaman atau pemesanan lebih
dahulu, untuk meningkatkan efisiensi pembelian. Sementara itu, dengan
sekuat tenaga menjamin uang dibayar dengan cukup, agar petani dapat
menjual bahan pangan dengan tenang dan gembira.
Kegembiraan Panen di
Xinjiang_fororder_昌粮集团奇台粮油有限责任公司中心仓库,技术人员正在对粮库进行自动化智能通风
Panen gandum selesai, tidak berarti para petani dapat bersantai. Cuaca
di Xinjiang sangat panas dan matahari sangat menyengat, tempat yang
cocok untuk ditanami buah-buahan. Saat ini buah-buahan di Xinjiang
Selatan sudah matang, para petani sedang sibuk memetik buah-buahan atau
semangka, kemudian menjual hasil produksi ke koperasi. Buah-buahan itu
akan dijual ke berbagai kota di seluruh Tiongkok dengan kelas yang
berbeda dengan mobil rantai dingin. Seorang tenaga kerja di Kashgar
Xinjiang Selatan mengatakan, setiap hari mereka harus sibuk bekerja
selama 12 jam, barang pembelian dan penjualan setiap hari rata-rata 30 ton.
Selain itu, para petani Xinjiang masih sibuk meningkatkan penanganan
terhadap tanah garapannya masing-masing. Petani desa Li Shucheng
mengatakan, setelah lobak panen, dirinya akan menanam sayur-sayuran
musim gugur, dan berusaha menjual sayuran itu pada Hari Nasional
Tiongkok pada 1 Oktober mendatang, untuk menambah pendapatannya. Petani
Abliz sedang rajin mengirigasi lahan jagungnya. Dia juga menernak 50
ekor domba. Hasil panen tanaman jagungnya juga dapat mencukupi kebutuhan
makanan ternaknya.
100 Hari Menuju Pembukaan CIIE ke-3
2020-07-27 17:05:16
http://indonesian.cri.cn/20200727/aa5a7d50-bb1a-1bca-d59f-2479e4b4e665.html
Ekspo Impor Internasional Tiongkok (CIIE) ke-3 mengadakan acara hitung
mundur 100 hari menjelang pembukaan ekspo pada tanggal 27 Juli 2020 hari
ini. Saat ini, berbagai persiapan telah berlangsung dengan lancar.
Jumlah perusahaan papan atas yang termasuk dalam 500 besar dunia sudah
mencapai angka yang setara dengan tahun-tahun sebelumnya, dan
diperkirakan semakin banyak perusahaan dalam dan luar negeri yang akan
berpartisipasi dalam ekspo tahun ini.
Ekspo Impor Internasional ke-3 tahun ini dirancang dengan menempati
areal seluas 360 ribu meter persegi, atau lebih luas 20 persen dibanding
areal pameran tahun lalu. Dalam pameran ekspo impor tahun ini akan
disediakan enam zona pameran utama untuk kategori produk pertanian,
otomotif, perlengkapan teknologi, barang konsumsi, alat-alat medis dan
farmasi serta perdagangan jasa. Untuk pameran tahun ini akan disediakan
empat pameran khusus yang membidangi kesehatan publik dan karantina,
penghematan energi dan pelestarian lingkungan, perjalanan berdasarkan AI
serta produk olahraga. Saat ini, areal pameran untuk barang konsumsi,
alat-alat medis dan perdagangan jasa yang sudah selesai diteken kontrak
telah melampaui areal pameran yang ditawarkan. Sementara itu, zona
pameran otomotif juga sudah penuh dikontrak.
Wakil Kepala Biro Ekspo Impor Internasional Tiongkok, Sun Chenghai
mengatakan, “Kini 90 persen perusahaan farmasi yang masuk dalam 500
besar dunia sudah mendaftarkan diri untuk mengikuti pameran di CIIE
ke-3. Sebanyak 70 persen perusahaan alat medis yang masuk dalam 30 besar
dunia sudah mengonfirmasi partisipasinya dalam ekspo tahun ini. Areal
pameran yang diminta para perusahaan umumnya lebih luas daripada
tahun-tahun sebelumnya. Misalnya areal pameran yang diambil perusahaan
500 besar dunia serta perusahaan papan atas lainnya rata-rata meningkat
14 persen dibanding areal pamerannya pada CIIE ke-2.”
Dalam pertemuan pertama Aliansi Perusahaan CIIE ke-3 yang digelar pada
26 Juli lalu, sebanyak 35 perusahaan anggota aliansi tersebut
menandatangani nota memorandum tentang kerja sama jangka panjang dengan
kurun waktu mencapai tiga tahun. Perusahaan papan atas tersebut sudah
menunjukkan tekadnya untuk berkembang bersama dengan CIIE dalam jangka
panjang. Ketua bergilir aliansi tersebut, yang juga merupakan CEO
L’Oreal untuk kawasan Tiongkok Fabrice Megarbane mengatakan, ini adalah
ketiga kalinya L’Oreal berpartisipasi dalam CIIE. Dalam dua kali ekspo
yang lalu, pihaknya telah menyaksikan kesuksesan besar ajang tersebut
dan juga telah memperoleh banyak manfaat. Walaupun CIIE tahun ini akan
berlangsung dalam suasana yang istimewa, namun pihaknya telah sangat
merasa yakin dan bertekad pihak sponsor CIIE beserta pemerintah Tiongkok
dapat menyukseskan ekspo tahun ini. CEO L’Oreal tersebut menyatakan,
hanya keterbukaan, inklusifitas dan kerja samalah hal yang terpenting di
pasar dunia saat ini.