*Direktur CDC: *


 *Keterlambatan Pemerintah Trump dalam Memahami Virus Covid-19 dari
 Eropa Akibatkan Perebakan Luas Wabah di AS*

2020-07-30 11:31:40 http://indonesian.cri.cn/20200730/e560e9b7-4173-98af-96ad-b96639ae21b4.html

Direktur CDC AS Redfield Rabu kemarin(28/7) waktu setempat dalam wawancaranya dengan ABC untuk pertama kalinya mengakui bahwa pemerintah Trump terlambat dalam memahami ancaman virus Covid-19 dari Eropa, dan ini mengakibatkan merebaknya wabah secara luas di AS.

Direktur CDC: Keterlambatan Pemerintah Trump dalam Memahami Virus Covid-19 dari Eropa Akibatkan Perebakan Luas Wabah di AS_fororder_beimei


Redfield menyatakan, virus Covid-19 dari Eropa yang memasuki AS terjadi sebelum AS menyadari masalahnya. Waktu pemerintah AS menyadari ancaman ini dan mengeluarkan larangan pariwisata terhadap Eropa, mungkin telah memakan waktu 2-3 minggu dan setiap harinya sekitar 60 ribu orang dari Eropa memasuki AS, keadaan ini menjadi faktor utama yang mengakibatkan merebaknya wabah di AS.

Direktur CDC: Keterlambatan Pemerintah Trump dalam Memahami Virus Covid-19 dari Eropa Akibatkan Perebakan Luas Wabah di AS_fororder_beimei1


Menurut sebuah laporan analisa CDC baru-baru ini, sejak 13 Maret lalu, AS mulai melaksanakan larangan pariwisata terhadap Eropa, namun hingga 8 Maret, virus Covid-19 telah menyebar di banyak komunitas Negara Bagian New York, hingga 15 Maret, virus Covid-19 telah menyebar di banyak komunitas di seluruh AS termasuk Negara Bagian Washington.


Kamis lalu (23/7), CDC dalam situs webnya mengeluarkan pernyataan yang mengusulkan pemulihan aktivitas bersekolah pada musim gugur, serta mengeluarkan pedoman pendapat pencegahan dan pengendalian virus.

Direktur CDC: Keterlambatan Pemerintah Trump dalam Memahami Virus Covid-19 dari Eropa Akibatkan Perebakan Luas Wabah di AS_fororder_beimei2

Direktur CDC: Keterlambatan Pemerintah Trump dalam Memahami Virus Covid-19 dari Eropa Akibatkan Perebakan Luas Wabah di AS_fororder_beimei3


Namun, data terkait mencatat, kasus positif anak-anak di AS sedang bertambah dengan mantap, mendekati level pasien berusia 65 dan keatas, dan tingkat penularan remaja yang berusia 12-17 tahun rupanya lebih tinggi daripada balita. Banyak area sekolah sudah mengumumkan tidak akan melaksanakan perintah Trump untuk “memulihkan kembali aktivitas bersekolah” meski menghadapi risiko kerugian dukungan dana federal.

Direktur CDC: Keterlambatan Pemerintah Trump dalam Memahami Virus Covid-19 dari Eropa Akibatkan Perebakan Luas Wabah di AS_fororder_beimei4


 AS Masih Pusing Soal Masker

http://indonesian.cri.cn/20200730/e29cea49-78b0-f932-5615-ca099b87d2b0.html
2020-07-30 11:34:25

Hingga 28 Juli waktu Amerika Serikat Bagian Timur, kasus pasien terkonfirmasi Covid-19 di AS telah melampaui 4,3 juta orang. Harian Washington Post dalam artikelnya menyebut, penggunaan masker adalah solusi protokol kesehatan yang paling gampang dan efektif untuk mencegah virus Covid-19. Akan tetapi sejak awal, masalah penggunaan masker selalu diributkan dalam masyarakat AS.

AS Masih Pusing Soal Masker_fororder_微信图片_20200730113338

  Pakar penyakit menular dari Universitas California di San Francisco Monica Gandhi menyebut, di beberapa negara, begitu wabah Covid-19 meletus, mereka segera menggunakan masker sehingga tingkat penularannya menurun besar. Pakar itu juga berpendapat, tidak menggunakan masker secara tepat pada waktunya mungkin adalah “kesalahan terbesar yang dibuat AS” selama wabah Covid-19.

   Artikel Washington Post menunjukkan, situasi kini disebabkan oleh beberapa penyebab, antara lain, pedoman pemerintah yang keliru, penolakan warga AS terhadap penggunaan masker, serta situasi politik yang polarisasi. Selain itu, Presiden Donald Trump yang menolak dan meremehkan penggunaan masker juga adalah satu satu penyebabnya.


Kirim email ke