Pompeo Fitnah Kamera Pengawas di Xinjiang
2020-08-04 10:58:06
http://indonesian.cri.cn/20200804/aa2d7f3a-4646-9cb6-8b76-cabd8fa651fb.html
Baru-baru ini Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menyebut kamera
pengawas yang dipasang di Xinjiang bersifat “agresif”, terkait hal itu
juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Wang Wenbin dalam jumpa
pers kemarin (3/8) di Beijing menyatakan, Tiongkok menggunakan teknologi
tinggi untuk meningkatkan pengelolaan sosial, sedang oknum-oknum Pompeo
memfitnahnya sebagai pengawasan terhadap etnis minoritas Uighur, ini
adalah dalih Pompeo untuk merusak kemakmuran, kestabilan Xinjing serta
mengintervensi urusan dalam negeri Tiongkok.
Jubir itu menyatakan, penggunaan teknologi tinggi dan data besar di
bidang pengelolaan sosial merupakan perbuatan umum yang dilakukan
komunitas internasional. Pemasangan kamera CCTV di lapangan publik
Xinjiang tidak ditujukan kepada etnis manapun, tujuannya untuk
meningkatkan level pengelolaan sosial dan memukul kejahatan, perbuatan
tersebut telah menguntungkan keamanan publik dan memperoleh dukungan
umum publik sana.
Tiongkok Siap Balas Sanksi AS terhadap Pejabat Xinjiang
http://indonesian.cri.cn/20200804/a9c318b6-9106-bec4-5078-482a86f26fe2.html
2020-08-04 10:58:40
Tiongkok Siap Balas Soal Sanksi AS terhadap Pejabat
Xinjiang_fororder_xin4
<http://indonesian.cri.cn/20200804/a9c318b6-9106-bec4-5078-482a86f26fe2-2.html>
Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Keuangan Amerika
Serikatbaru-baru ini mengumumkan akan menjatuhkan sanksi terhadap Korps
Produksi dan Konstruksi Xinjiang (XPCC) berserta dua pejabatnya. Seputar
hal itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Wang Wenbin dalam
jumpa pers kemarin (3/8) menyatakan, Tiongkok mendesak AS segera
mencabut keputusannya yang salah itu.
Wang Wenbin menyatakan, perbuatan AS tersebut dengan serius
mengintervensi urusan dalam negeri Tiongkok, dengan serius melanggar
patokan pokok hubungan internasional, Tiongkok menyatakan tentangan
tegas dan kecaman serius atas keputusan AS tersebut.
Tiongkok Siap Balas Soal Sanksi AS terhadap Pejabat Xinjiang_fororder_xin2
Jubir Tiongkok mengatakan, isu Xinjiang sama sekali tidak berkaitan
dengan masalah Hak Asasi Mansuia (HAM), suku dan agama, sedangkan
tergolong masalah anti-terorisme dan anti-separatisme. Urusan Xinjiang
adalah urusan dalam negeri Tiongkok dan AS tidak berhak dan
berkualifikasi mengintervensinya. XPCC bertetangga rukun dan harmonis
dengan semua etnis di Xinjiang, telah memberikan kontribusi besar dalam
pembangunan Xinjiang, peningkatkan persatuan antar etnis, pemeliharaan
kestabilan sosial dan penguatan pertahanan perbatasan negara. Tudingan
AS itu sama sekali adalah hoax dan bersifat fitnah. Tekad pemerintah
Tiongkok teguh tak tergoyahkan untuk membela kedaulatan nasional dan
mengembangkan ekonomi, untuk memberantas kekuatan ekstrimis, teroris,
separatis dan ekstrimis agama, untuk menolak intervensi kekuatan asing
terhadap urusan Xinjiang dan urusan dalam negeri Tiongkok. Pemerinth
Tiongkok mendesak AS segera mencabut keputusannya yang salah,
menghentikan intervensi terhadap urusan dalam negeri Tiongkok, serta
pernyataan dan prilakunya yang mensabot hubungan Tiongkok-AS. Apabila AS
bersikeras seputar hal itu, Tiongkok pasti akan memberikan pembalasan
yang tegas.
Tiongkok Siap Balas Soal Sanksi AS terhadap Pejabat Xinjiang_fororder_xin1
Tiongkok Siap Balas Soal Sanksi AS terhadap Pejabat Xinjiang_fororder_xin3