Hari Kemerdekaan Indonesia di Bulan Ramadhan, Ini Ceritanya
Rosmha Widiyani - detikNews
Senin, 10 Agu 2020 06:00 WIB
1 komentar
<https://news.detik.com/berita/d-5126373/hari-kemerdekaan-indonesia-di-bulan-ramadhan-ini-ceritanya?tag_from=wp_nhl_15#comm1>
SHAREURL telah disalin
<https://news.detik.com/berita/d-5126373/hari-kemerdekaan-indonesia-di-bulan-ramadhan-ini-ceritanya?tag_from=wp_nhl_15>
Tanggal 17 Agustus diperingati sebagai Hari Kemerdekaan Indonesia.
Upacara peringatan HUT ke-74 RI pun digelar di berbagai daerah di
Indonesia.Foto: Antara Foto/Hari Kemerdekaan Indonesia di Bulan
Ramadhan, Ini Ceritanya
*Jakarta*-
Hari Kemerdekaan Indonesia
<https://www.detik.com/tag/hari-kemerdekaan-indonesia>menjadi momen
bersejarah saat negara ini meraih kedaulatannya sendiri. Dikutip dari
situs Museum Kepresidenan Balai Kirti, Direktorat Jenderal Kebudayaan
Kemendikbud, momen 17 Agustus 1945 bertepatan dengan Bulan Ramadhan.
Dalam situs tersebut dijelaskan, Soekarno dan Hatta saat itu baru pulang
dari Saigon, Vietnam. Keduanya baru mendapat kepastian Jepang akan
memberikan kemerdekaan padaIndonesia
<https://www.detik.com/tag/hari-kemerdekaan-indonesia>. Soekarno
kemudian sibuk merencanakan rincian strategi proklamasi kemerdekaan.
"Pertama kita berada dalam bulan suci Ramadhan. Tanggal 17 jatuh pada
hari Jum'at. Al Quran diturunkan pada tanggal 17 Ramadhan. Orang Islam
melakukan sholat 17 rakaat dalam sehari. Kemudian aku mendengar
kekalahan Jepang dan kemudian aku berfikir kita harus segera
memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Kemudian aku menyadari bahwa
takdir Tuhan bahwa peristiwa itu akan jatuh tanggal 17. Revolusi
mengikuti setelah itu," ujar Soekarno seperti ditulis dalam situs tersebut.
*Baca juga:*Hari Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus Sama dengan Negara
Mana?
<https://news.detik.com/berita/d-5119509/hari-kemerdekaan-indonesia-17-agustus-sama-dengan-negara-mana>
Saat merencanakanHari Kemerdekaan Indonesia
<https://www.detik.com/tag/hari-kemerdekaan-indonesia>, Soekarno
didatangi perwakilan dari kelompok pemuda yaitu Chairul Saleh, Sukarni,
dan Wikana. Mereka mengetahui Jepang telah menyerah pada sekutu sehingga
Indonesia harus segera mengumumkan kemerdekaannya.
Keinginan merdeka para pemuda ditanggapi Soekarno dengan tenang dan
memberikan alasan yang masuk akal. Soekarno mengatakan, dalam peperangan
dan revolusi yang paling penting adalah menunggu waktu yang tepat.
Presiden Pertama RI tersebut menjelaskan, Hari Kemerdekaan Indonesia
sudah direncanakan dan akan dijalankan pada (17/8/1945). Sukarni sempat
bertanya penyebab menentukan Hari Kemerdekaan Indonesia di hari tersebut
dan menyarankan proklamasi sebaiknya dilakukan 15 atau 16 Agustus 1945.
*Baca juga:*Hari Kemerdekaan dan Cerita di Balik Pembuatan Bendera Merah
Putih
<https://news.detik.com/berita/d-5120210/hari-kemerdekaan-dan-cerita-di-balik-pembuatan-bendera-merah-putih>
Pada 16 Agustus 1945, Soekarno dan Hatta diculik dan dibawa ke
Rengasdengklok namun kembali ke Jakarta jelang tengah malam. Para
penculik dikatakan gelisah hingga akhirnya Soekarno, Hatta, dan
keluarganya dijemput M Soebardjo.
Setelah sampai di Jakarta, Soekarno dan Hatta mengadakan rapat di rumah
Laksamana Maeda. Rapat dipimpin Soekarno untuk merumuskan teks
proklamasi yang akan dibacakan pada 17 Agustus 1945. Teks proklamasi
diHari Kemerdekaan Indonesia
<https://www.detik.com/tag/hari-kemerdekaan-indonesia>ditulis tangan
Soekarno dan diketik Sayuti Melik.
Tepat pada 17 Agustus 1945 pukul 10.00, teks proklamasi kemerdekaan
Indonesia dibacakan Soekarno dan didampingi Muhammad Hatta. Pembacaan
proklamasi disertai pengibaran bendera merah putih yang dijahit Ibu
Fatmawati. UpacaraHari Kemerdekaan Indonesia
<https://www.detik.com/tag/hari-kemerdekaan-indonesia>berlangsung
sederhana tanpa protokol.
*(row/pal)*