3 Perkembangan Vaksin Corona yang Diungkap Jokowi
Hestiana Dharmastuti - detikNews
Rabu, 12 Agu 2020 07:15 WIB
3 komentar
<https://news.detik.com/berita/d-5129523/3-perkembangan-vaksin-corona-yang-diungkap-jokowi?single=1#comm1>
SHAREURL telah disalin
<https://news.detik.com/berita/d-5129523/3-perkembangan-vaksin-corona-yang-diungkap-jokowi?single=1>
Presiden Joko Widodo tinjau fasilitas produksi vaksin COVID-19. Jokowi
turut saksikan proses penyuntikan vaksin Corona yang tengah dalam
tahapan uji klinis itu.Jokowi tinjau uji klinis vaksin Corona / Foto:
Istimewa/Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden
*Jakarta*-
Presiden Joko Widodo (Jokowi <https://www.detik.com/tag/jokowi>)
menyampaikan perkembanganvaksin antivirus Corona
<https://www.detik.com/tag/vaksin-corona>(COVID-19) yang diuji selama 3
bulan ini. Ada 3 kabar baik yang disampaikan Jokowi. Apa itu?
Perkembangan seputarvaksin
Corona<https://www.detik.com/tag/vaksin-corona>disampaikan Jokowi saat
konferensi pers di Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran, Jawa
Barat, pada Selasa (11/8/2020).
Dalam kesempatan itu, Jokowi menuturkan uji klinis ketiga vaksin
antivirus Corona ditargetkan selesai dalam 6 bulan ini.
*Baca juga:*Vaksin Corona Terus Dikembangkan, Begini Tahapan
Pengujiannya
<https://news.detik.com/internasional/d-5128526/vaksin-corona-terus-dikembangkan-begini-tahapan-pengujiannya>
Jokowi berharap Indonesia dapat memproduksi vaksin Corona secara mandiri
mulai Januari 2021. Dengan begitu, seluruh masyarakat dapat divaksin
pada Januari 2021.
Vaksin Merah Putih juga diharapkan selesai diproduksi pada pertengahan
2021. Jokowi pun membuka peluang kerja sama dengan negara lain guna
mempercepat pengeluaran vaksin Corona.
Presiden Joko Widodo tinjau fasilitas produksi vaksin COVID-19. Jokowi
turut saksikan proses penyuntikan vaksin Corona yang tengah dalam
tahapan uji klinis itu.Presiden Joko Widodo tinjau fasilitas produksi
vaksin COVID-19. Jokowi turut saksikan proses penyuntikan vaksin Corona
yang tengah dalam tahapan uji klinis itu. Foto: Istimewa/Dok. Biro Pers
Sekretariat Presiden
Berikut 3 hal yang disampaikan Jokowi soal perkembangan vaksin Corona:
*Seluruh Masyarakat Divaksin Corona Januari 2021*
Segenap masyarakat Indonesia ditargetkan sudah bisa diberi vaksin Corona
bulan Januari 2021.
"Kita berharap uji klinis yang ketiga ini Insyaallah akan diselesaikan
dalam 6 bulan ini dan kita harap di bulan,Insyaallah Januari kita bisa
memproduksi dan sekaligus juga kalau produksi siap, langsung diberi
vaksinasinya kepada seluruh masyarakat di Tanah Air," kata Jokowi.
*Baca juga:*Fakta Uji Klinis Vaksin Sinovac yang Dilakukan Hari Ini
<https://health.detik.com/detiktv/d-5128352/fakta-uji-klinis-vaksin-sinovac-yang-dilakukan-hari-ini>
PT Bio Farma milik BUMN dipercaya untuk memproduksi vaksin antivirus
Corona. Menurut Jokowi, Bio Farma bisa memproduksi hingga 100 juta
vaksin Corona bulan ini.
"Produksi untuk vaksin juga dilakukan oleh Bio Farma di Agustus 100 juta
vaksin, di akhir 2020, Desember, sudah meningkat jadi 250 juta vaksin.
Artinya vaksin digunakan untuk vaksinasi di Tanah Air," ujar Jokowi.
Presiden Jokowi menggelar rapat penanganan COVID-19 di Jabar.Presiden
Jokowi menggelar rapat penanganan COVID-19 di Jabar. Foto: Kris - Biro
Pers Sekretariat Presiden
Jokowi mengungkapkan Indonesia sudah mengembangkan vaksin Corona selama
3 bulan. Pengembangan vaksin Corona melibatkan Lembaga Biologi Molekuler
Eijkman, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Lembaga Ilmu
Pengetahuan Indonesia (LIPI), hingga Kementerian Riset dan Teknologi
(Kemenristek) RI.
"Kita telah 3 bulan ini mengembangkan vaksin sendiri dari isolat yang
dikembangkan dari Covid yang beredar di Indonesia. Kita berharap vaksin
Merah-Putih ini segera selesai dan diperkirakan ini akan bisa
diselesaikan di pertengahan tahun 2021," ucap Jokowi.
*Baca juga:*Jokowi: Vaksin Corona Diberi ke Seluruh Masyarakat Januari
2021
<https://news.detik.com/berita/d-5128365/jokowi-vaksin-corona-diberi-ke-seluruh-masyarakat-januari-2021>
*Vaksin Merah Putih Selesai Pertengahan 2021*
Vaksin Merah Putih buatan Indonesia ditargetkan selesai pada pertengahan
2021.
"Kita telah 3 bulan ini mengembangkan vaksin sendiri dari isolat yang
dikembangkan dari COVID yang beredar di Indonesia," kata Jokowi.
*Baca juga:*Target Jokowi: Vaksin Corona 'Merah Putih' Buatan RI Rampung
Pertengahan 2021
<https://news.detik.com/berita/d-5128381/target-jokowi-vaksin-corona-merah-putih-buatan-ri-rampung-pertengahan-2021>
Vaksin itu, menurutnya, tengah dikembangkan oleh lembaga, kementerian,
dan universitas yang ada di Indonesia untuk nantinya disebarluaskan ke
masyarakat.Jokowi berharap vaksin Merah Putih ini bisa selesai pada
pertengahan 2021.
"Kita harapkan vaksin merah putih ini juga akan segera selesai dan
diperkirakan ini akan bisa diselesaikan nanti di pertengahan tahun 2021.
Jadi kita mengembangkan full sendiri oleh Lembaga Eijkman dan juga BPPT,
LIPI, BPOM, Menristek, dan Universitas Universitas yang kita miliki,
yakni vaksin Merah Putih," papar dia.
*Baca juga:*Benarkah Vaksinasi Influenza Bisa Ringankan Gejala COVID-19?
<https://health.detik.com/detiktv/d-5128677/benarkah-vaksinasi-influenza-bisa-ringankan-gejala-covid-19>
*Buka Peluang Kerja Sama dengan Negara Lain*
Jokowi akan terbuka untuk melakukan kerja sama dengan berbagai negara
terkait pengembangan vaksin Corona ini.
"Jadi kita mengembangkan full sendiri oleh lembaga Eijkman dan juga
BPPT, LIPI, BPPOM, Menristek, dan universitas-universitas yang kita
miliki, yaitu vaksin merah putih," kata Jokowi.
Presiden Joko Widodo tinjau fasilitas produksi vaksin COVID-19. Jokowi
turut saksikan proses penyuntikan vaksin Corona yang tengah dalam
tahapan uji klinis itu.Presiden Joko Widodo tinjau fasilitas produksi
vaksin COVID-19. Jokowi turut saksikan proses penyuntikan vaksin Corona
yang tengah dalam tahapan uji klinis itu. Foto: Istimewa/Dok. Biro Pers
Sekretariat Presiden
Menurut Jokowi, Indonesia akan membuka diri untuk bekerja sama dengan
lembaga penelitian di berbagai negara. Ini sebagai salah satu upaya
mempercepat pengeluaran vaksin.
"Tetapi selain itu kita juga membuka diri untuk juga bekerja sama,
misalnya dengan Sinovac di Tiongkok, kemudian bekerja sama dengan Uni
Emirat Arab di G42, bekerja sama dengan Korea Selatan dalam rangka
secepat-cepatnya kita bisa melakukan vaksinasi kepada seluruh rakyat, di
seluruh Indonesia," papar Jokowi.
*(aan/imk)*