Jurnal 
Korupsihttp://jurnal-korupsi.blogspot.com/2020/08/medianusantara-sekda-bondowoso-sibuk.htmlSekda
 Bondowoso Sibuk Urusan Pribadi Karena Jadi Tersangka, Beberapa Tugas 
Pemerintahan Diabaikan
  
Kepada Yth.
Gubernur Jawa Timurdi Surabaya
Dengan Hormat, 

Karena bapak Syaifullah yang menjadi pejabat Sekretaris Daerah (Sekda) 
kabupaten Bondowoso saat ini sibuk mengurusi masalah pribadinya, karena telah 
ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pengancaman kekerasan dan atau 
pengancaman pembunuhan, maka beberapa tugasnya di kabupaten Bondowoso cukup 
sering diabaikan.
Bahkan karena merasa sebagai orang kuat dan sering meng-klaim mempunyai banyak 
relasi dengan para pejabat tinggi negara, maka sering mengabaikan Instruksi dan 
tugas dari bapak Bupati kabupaten Bondowoso.Dan berperilaku merasa lebih 
berkuasa daripada Bupati.
Diantaranya sebagaimana yang diberitakan oleh beberapa media diantaranya 
https://www.jatimtimes.com/baca/219665/20200728/150300/sekda-bondowoso-abaikan-instruksi-bupati-soal-lelang-jabatan
 , dimana Sekda Bondowoso abaikan Instruksi Bupati. Seperti yang diberitakan 
oleh beberapa media tersebut, bapak Syaifullah selaku pejabat Sekda Bondowoso 
selalu beralasan masih ada kesibukan lain, sehingga tidak bisa menjalankan 
tugas dan tidak mau menjalankan instruksi Bupati. 

Akan tetapi jika ditanya media dan beberapa pihak terkait, Sekda tidak pernah 
mau menjelaskan, kesibukan apa yang menimpa dirinya, sehingga tidak bisa dengan 
maksimal menjalankan tugas dan bahkan mengabaikan Instruksi Bupati untuk 
kegiatan yang sangat penting untuk pembangunan di Bondowoso.
Apalagi, menurut bapak Syaifullah, bahwa yang mengangkat dirinya adalah 
Gubernur, dan Sekda Provinsi Jawa Timur, sehingga bapak Syaifullah yang 
merupakan pegawai negeri dari kabupaten Situbondo bisa menjadi Sekda di 
kabupaten Bondowoso. Karena bapak Syaifullah sering menyatakan bahwa  beliau 
adalah tim sukses ibu Khofifah yang akhirnya terpilih menjadi Gubernur Jawa 
Timur. Maka bapak Syaifullah merasa tidak perlu patuh pada Bupati Bondowoso.

Untuk itu kami memohon agar bapak Syaifullah untuk sementara dinon-aktifkan 
dahulu dari jabatannya sebagai Sekda kabupaten Bondowoso, sampai kasus hukumnya 
selesai. Jika tidak, maka banyak program pembangunan di Bondowoso yang 
terhambat, sebab saat ini bapak Syaifullah sering melalaikan tugas dan 
mengabaikan instruksi Bupati untuk menata pembangunan, karena sibuk mengurusi 
masalah pribadinya yang jadi tersangka.
Demikian terima kasih.
KSBB - Kelompok Studi Bintang Bondowoso
M. Anshori
Tembusan:1. Menteri Dalam Negeri2. lembaga Negara Terkait

Kirim email ke