“Ekonomi Kolam Teratai” Bermanfaat bagi Pengentasan Kemiskinan
http://indonesian.cri.cn/20200812/9717bc8d-3f2f-b96a-1c8c-cf9135f27215.html
2020-08-12 16:47:43
“Ekonomi Kolam Teratai” Bermanfaat bagi Pengentasan
Kemiskinan_fororder_荷塘2020081201
Terdapat lebih dari 180 Mu sawah akar teratai di Pingantun Desa
Jingbang, kota Guigang Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi Tiongkok barat
daya. Lahan di sana terlalu lembut dan tidak cocok menanam padi dengan
alat mesin pertanian sehingga sudah lama terlantar, apalagi banyak
tenaga kerja di sana telah mecari kerja ke kota.
Pada Februari 2020, Lan Zhijian yang baru ditugaskan sebagai pemimpin
desa itu mulai mengembangkan lahan terlantar tersebut untuk membantu
petani tempat itu keluar dari kemiskinnan.
Lahan tersebut secara masing-masing dimiliki 140 keluarga sana, Lan
Zhijian membawa rekan-rekannya dan kepala tim produksi membujuk satu per
satu, akhirnya semua penghuni sana setuju hak guna lahan 180 Mu itu
ditransfer untuk dikembangkan.
Setelah mengatur baik, data lahan tersebut diumumkan di inkubator
ekonomi kolektif untuk menarik modal dari luar.
“Ekonomi Kolam Teratai” Bermanfaat bagi Pengentasan
Kemiskinan_fororder_荷塘2020081202
Melalui “renovasi” selama beberapa bulan, lahan tandus itu berhasil
dikembangkan menjadi kolam teratai yang berwarna hijau.
Menurut kontrak transfer, lahan tersebut akan disewa 5 tahun, pada 3
tahun pertama, petani yang milik hak guna tanah itu akan dibayar 600
yuan RMB per Mu, pada 2 tahun terakhirnya akan dibayar 700 Yuan per Mu,
sementara itu pemerintah kelurahan sana juga mendapat biaya transfer
tanah sebesar 5400 Yuan.
Wei Jinyu, petani miskin di sana dengan senang hati mengatakan: “tidak
nyangka aku bisa mendapat duit dari sewa tanah tandus, ini membuat
kehidupan saya menjadi lebih enak lagi.”
Masyarakat Sejahtera yang Moderat
http://indonesian.cri.cn/20200812/e3b2d2d9-6bcd-c2de-7f39-4e95c7042292.html
2020-08-12 14:43:15
Bagi semua warga negara Tiongkok, tahun 2020 adalah tahun yang bermakna
istimewa. Keistimewaan tahun ini berasal dari satu kata bahasa Tionghoa
yang memuat harapan Bangsa Tionghoa selama ribuan tahun dan akan
menyaksikan komitmen kebahagiaan Partai Komunis Tiongkok (PKT) kepada
segenap warga negara Tiongkok.
Serial Bahasa Tionghoa: Masyarakat Sejahtera yang Moderat
Tahun ini memiliki makna istimewa oleh karena satu kata yang berkaitan
dengan kebahagiaan.
Silaturahmi Tahun Baru Imlek diadakan di Balai Agung Rakyat di Beijing
Pada tanggal 23 Januari. Presiden Tiongkok Xi Jinping di depan acara itu
mengatakan, “tahun ini, kami harus menyelesaikan tugas untuk
merampungkan masyarakat sejahtera yang moderat dan mengentaskan
kemiskinan, mencapai target perjuangan “seratus tahun yang pertama”,
merealisasi impian ribuan tahun bangsa Tionghoa terhadap kesejahteraan
yang tercatat dalam Kitab Syair. Hal itu berarti tonggak sejarah dalam
proses sejarah kebangkitan bangsa Tionghoa.”
Komentator Khusus China Media Group Yang Yu mengatakan, dalam buku Kitab
Syair yang disusun pada 2000 tahun yang lalu, orang Tiongkok sudah mulai
menggunakan kata “kesejahteraan moderat” untuk melukiskan harapan
sederhana mereka atas kehidupan yang berkecukupan dan damai. Bahkan pada
100 tahun yang lalu, masyarakat sejahtera yang moderat masih merupakan
impian yang sulit diwujudkan bagi orang Tiongkok. Nah, komunis Tiongkok
menggunakan Kesejahteraan Moderat untuk mewakili target modernisasi
zaman ini. Kata itu pasti akan memperoleh empati dan dukungan orang
Tiongkok, dan juga sesuai dengan keadaan Tiongkok.
Masyarakat sejahtera moderat komprehensif masa kini meliputi sebuah
sistem target multi bidang, antara lain, ekonomi yang semakin
berkembang, demokrasi yang semakin sempurna, pendidikan dan ilmu
pengetahuan yang semakin maju, kebudayaan yang semakin makmur,
masyarakat yang semakin harmonis, kehidupan rakyat yang semakin
sejahtera dan ekosistem yang semakin ramah lingkungan. Pastilah ada
indeks absolut, misalnya pengentasan kemiskinan, tapi juga ada indeks
relatif, misalnya perbaikan terus lingkungannya.