PKT Utamakan Keselamatan Jiwa Rakyat
http://indonesian.cri.cn/20200812/98e839f5-eb60-8512-9282-99658ff462b3.html
2020-08-12 14:00:50
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Zhao Lijian hari Selasa
(11/8) di depan jumpa pers menyatakan, Partai Komunis Tiongkok (PKT)
mengutamakan kepentingan dan keselamatan jiwa rakyat, perlawanan wabah
pemerintah Tiongkok tahan ujian waktu dan sejarah, itu merupakan kontras
tajam dengan parpol Amerika Serikat yang “menomorsatukan kepentingan
politiknya sendiri”.
Menurut laporan, wartawan NBC AS diizinkan untuk mengadakan peliputan di
dalam Institut Virologi Wuhan. Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS
Morgan Ortagus dalam akun twitternya mencela NBC “belum menanyakan
faktanya”, “PKT lebih suka menjaga nama baik, bukan menyelamatkan jiwa”.
Zhao Lijian menunjukkan, mengenai keadaan pengelolaan dan penelitian di
dalam Institut Virologi Wuhan, ilmuan Tiongkok telah berkali-kali
menerima wawancara media dan memperkenalkan keadaan dari sudut
profesional. Tak ada bukti apa pun yang mendukung perkataan bahwa
Covid-19 berasal dari laboratorium, itulah fakta yang sudah sangat jelas.
Zhao Lijian mengatakan, berbicara tentang fakta, Tiongkok sangat
berharap AS dapat membuka Pangkalan Fort Detrick kepada media,
mengumumkan lebih banyak kenyataan tentang lebih dari 200 laboratorium
biologi AS di luar negerinya, mengundang pakar WHO ke AS untuk melakukan
investigasi penelurusan, agar pihak AS punya kesempatan untuk
menjelaskan kenyataannya kepada rakyat AS dan masyarakat internasional.”
Zhao Lijian menyatakan, di AS kini telah terdapat lebih dari 5 juta
kasus terdiagnosa Covid-19 dan lebih dari 160 ribu kasus kematian. AS
lebih baik memusatkan tenaganya untuk menanggulangi wabah dan
menyelamatkan jiwa daripada berulang-ulang “menimpa kesalahannya” kepada
Tiongkok.
Kemlu Tiongkok: Upayakannya Perdamaian, Pembangunan dan Kerja Sama
adalah Keinginan Bersama Tiongkok dan ASEAN
http://indonesian.cri.cn/20200812/f28d1840-c037-f85d-5b6b-ade081553b0d.html
2020-08-12 14:01:42
Berkenaan dengan Pernyataan Mengenai Pentingnya Pemeliharaan Perdamaian
dan Kestabilan ASEAN yang diumumkan para menlu anggota ASEAN belum lama
berselang, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Zhao Lijian
dalam jumpa pers hari Selasa kemarin (11/8) menyatakan, pernyataan
tersebut sekali lagi memanifestasi bahwa mengupayakannya perdamaian,
pembangunan dan kerja sama adalah keinginan bersama dan tuntutan
mendesak negara-negara regional termasuk Tiongkok dan ASEAN.
Diberitakan, para menlu anggota ASEAN mengumumkan pernyataan tersebut
pada hari peringatan 53 tahun pendirian ASEAN, dan berpendapat menangani
tantangan baru melalui kerja sama multilateral. Seputar hal itu, Zhao
Lijian mengatakan, Tiongkok sebagai mitra dialog penting dan tetangga
bersahabat ASEAN, dengan tegas mendukung kedudukan pusat ASEAN dalam
kerja sama regional, bersedia memperdalam dialog dan kerja sama dengan
ASEAN, menyempurnakan kerangka regional, mendukung multilateralisme dan
globalisasi, dengan efektif menangani tantangan regional dan global,
terutama menyelesaikan dua topik yang mendesak kini, yaitu
penanggulangan wabah dan pembangunan, dengan sungguh-sungguh memelihara
situasi perdamaian dan pembangunan yang baik.