Sanksi Setimpal Tiongkok kepada Personel AS Adalah Diperlukan
http://indonesian.cri.cn/20200812/1d613c58-efc7-7598-1c31-3e062f38f393.html
2020-08-12 14:05:05
Sanksi Setimpal Tiongkok kepada Personel AS Adalah
Diperlukan_fororder_511228713
Kementerian Luar Negeri Tiongkok pada hari Senin lalu (10/8) mengumumkan
akan memberikan sanksi terhadap 11 personel AS yang berperilaku buruk
pada masalah terkait Hong Kong. Keputusan Tiongkok itu merupakan balasan
tegas terhadap sanksi AS kepada 11 pejabat pemerintah pusat Tiongkok dan
pemerintah Hong Kong.
Daftar sanksi yang diumumkan Tiongkok melibatkan sejumlah anggota
Kongres AS dan penanggung jawab beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat
(LSM) AS yang berperilaku buruk terkait masalah Kong Kong, mereka sudah
lama sembarangan mencampuri urusan Hong Kong, memutar-balikkan “Satu
Negara Dua Sistem”, mendukung elemen radikal dan kekerasan Hong Kong,
secara terbuka menyabot kemakmuran dan kestabilan Hong Kong. Balasan
setimpal Tiongkok tersebut adalah tindakan rasional tapi juga
bertoleransi, layak tapi juga diperlukan. Dengan keputusan ini Tiongkok
dengan jelas mengeluarkan sinyal bahwa Tiongkok tak akan mundur dan
berkompromi sedikti pun dalam masalah terkait kedaulatan, keamanan dan
kepentingan pembangunan Tiongkok, berharap Tiongkok menelan buah pahit
yang merugikan kepentingan diri sendiri tapi tidak berbalas, ada mimpi
yang tak mungkin terealisasi.
Sanksi Setimpal Tiongkok kepada Personel AS Adalah
Diperlukan_fororder_849872522
Patut dicatat, balasan setimpal Tiongkok itu merupakan tindakan adil
yang membela demokratisasi hubungan internasional. Penyusunan UU
Keamanan Negara adalah hak sah yang dimilik setiap pemerintah negara.
Pembentukan UU Keamanan Negara di Hong Kong dapat menyempurnakan sistem
hukum dan sistem penegakan hukum di Hong Kong, adalah satu langkah
krusial untuk mendorong pemulihan normalisasi di Hong Kong. Di Amerika
terdapat lebih dari 20 Undang-undang dan hukum di bidang pembelaan
keamanan negaranya, akan tetapi, politikus AS secara histeri memfitnah
UU Keamanan Negara di Hong Kong, bahkan mengenakan sanksi kepada pejabat
pemerintah Tiongkok yang membidangi urusan Hong Kong serta pejabat lokal
Hong Kong, inilah “standar ganda” yang terang-terangan dipegang AS,
dengan serius merusak hukum internasional dan patokan pokok hubungan
internasional. Balasan setimpal yang dilakukan Tiongkok bertujuan untuk
membela kedaulatan dan kehormatan negara sekaligus mempertahankan
patokan pokok hubungan internasional.
Bersama-sama Tangani Covid-19, Upaya SCO Diapresiasi PBB
http://indonesian.cri.cn/20200812/e69b4b56-91c0-d4bb-3283-96175acdc69b.html
2020-08-12 14:04:03
Sekretaris Jenderal Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) Vladimir Norov
kemarin (11/08) di Nur-Saultan, Khazakstan menyatakan, sebagai mitra
andalan PBB, selama masa wabah Covid-19, SCO secara aktif memimpin
diplomasi regional, mengadakan pertemuan virtual menteri luar negeri
SCO, pertemuan menteri kesehatan, dan mengoordinasi agar berbagai negara
anggotanya bergandengan tangan melawan wabah. Aksi-aksi tersebut
mendapat penilaian tinggi PBB. Kemarin, “Mimbar Virtual Agenda Baru,
Aksi Baru dan Arah Baru Wabah Covid-19 dengan Diplomasi Non-pemerintah”
yang diselenggarakan bersama oleh Komisi Kerja Sama Rukun Tetangga dan
Bersahabat SCO, Sekretariat SCO, Universitas Bahasa Asing Shanghai dan
Institusi Penanganan Global Regional dan Negara Shanghai digelar di
Nur-Sultan.
Wakil Ketua Komisi Kerja Sama Rukun Tetangga dan Bersahabat SCO Cui Li
dalam pidatonya menyatakan, diplomasi non pemerintah mempunyai arti
penting di bidang perlawanan wabah internasional, kerja sama antar
masyarakat serta perwujudan perkembangan bersama. Setelah terjadinya
wabah Covid-19, negara SCO secara bahu membahu memberi kontribusi
penting demi perlawanan wabah internasional. Tahun depan adalah HUT
ke-20 berdirinya SCO. Tiongkok bersedia bersama berbagai negara, terus
mengembangkan Semangat Shanghai, mempererat hubungan komunikasi antar
masyarakat, mewujudkan perkembangan bersama.
Sekretaris Komisi Partai Komunis Tiongkok Universitas Bahasa Asing
Shanghai Jiang Feng menyatakan, SCO hendaknya menjadi percontohan
pembangunan komunitas senasib sepenanggungan kesehatan. Dengan Jalan
Sutera Kesehatan di bidang medis kesehatan mengoptimalkan kepercayaan
antara komunitas dan warga berbagai negara, memperkokoh dasar sosial SCO
yang rukun tetangga, bersahabat dan bekerja sama, menjadikan SCO sebagai
teladan yang bersatu dan saling percaya, memikul bersama dan saling
menguntungkan, menang bersama dan inklusif.