Upaya Realisasi Kehidupan Sejahtera di Tianjin

http://indonesian.cri.cn/20200902/7ac1d906-85df-141c-3ed4-d62dfbfa5f0a.html
2020-09-02 14:55:01

Upaya Realisasi Kehidupan Sejahtera di Tianjin_fororder_xk1

Upaya Realisasi Kehidupan Sejahtera di Tianjin_fororder_xk2

Upaya Realisasi Kehidupan Sejahtera di Tianjin_fororder_xk3

Upaya Realisasi Kehidupan Sejahtera di Tianjin_fororder_xk4

Beberapa tahun yang lalu, Desa Qianjin boleh dikatakan adalah salah satu desa terbelakang di Kecamatan Beizhakou, Distrik Jinnan, Kota Tianjin, di mana lingkungannya kotor dan kacau, karena dicemari oleh bengkel-bengkel yang kumuh dan semrawut. Penduduk Desa Qianjin pun tidak tabah tinggal di desanya apalagi wisatawan.

Tahun 2017, sekitar 20 ribu bengkel bobrok di Tianjin ditutup, termasuk bengkel tangan di Desa Qianjin.

“Gagasannya berubah, lingkungannya berubah, industrinya berubah, suasananya berubah dan kehidupannya pun berubah”, tutur kepala Desa Qianjin, Zhang Guojuan. Dengan mengembangkan pertanian ekologis dan pariwisata, pendapatan per kapita di Desa Qianjin tahun lalu mencapai lebih dari RMB 27 ribu yuan atau sekitar Rp 56.7 juta.

Sejak dua tahun lalu, antara pusat kota Tianjin dan Distrik Baru Binghai dibangun “tembok hijau” seluas 736 km persegi sebagai pagar ekosistem yang mencakup Desa Qianjin. “Tembok Hijau” yang luasnya dua kali lipat daripada pusat kota dapat memperbaiki syarat penghunian dan lingkungan hidup di Tianjin.

 “Tembok Hijau” itu membentang ke luar kota sampai menyambung dengan 4 lahan basah seluas 87,5 kilometer persegi, yang dijuluki sebagai “Paru-paru Hijau Beijing-Tianjin”.

“Paru-paru Hijau pernah tersesak”, tutur Yu Zenghui, penasihat Komite Pengelolaan Pagar Alam Lahan Basah Qilihai. Dikatakannya, pada masa lampau di lahan basah ini ramai dikunjungi wisatawan sejumlah 350 ribu orang setiap tahun sehingga ekosistem lahan basah mengalami degradasi serius.

Sejak tahun 2017, pemerintah Kota Tianjin mengambil serangkaian langkah untuk dengan sekuat tenaga melestarikan lingkungan, sejumlah fasilitas pariwisata dibongkar, aktivitas-aktivitas manusia dibatasi sehingga burung yang terancam punah kembali berhabitat di sini. Yu Zenghui menambahkan bahwa ingatan indahnya tentang lahan basah pada masa silam kembali terlintas di benaknya.

Di Pusat Pameran Taman Iptek Binghai-Zhongguanc Tianjin dipamerkan hasil-hasil inovasi iptek, di antaranya pesawat peluncur laut dalam “Haiyi”, yang dapat meluncur ke lebih dari 7 ribu meter kedalaman laut, dengan mencatat beberapa rekor dunia. Demikian kata Liu Qi, Wakil Direktur Utama PT Iptek Sarana Laut Shenzhilan Tianjin, yang telah memiliki 200 lebih paten.

Hanya apabila orang yang berbakat diberikan peluang secukupnya, perusahaan gaya inovatif barulah dapat berkembang dengan cepat. Dalam 3 tahun sejak berdirinya, Taman Iptek Binghai-Zhongguancun Tianjin telah ditempati lebih dari 17 ribu perusahaan, dan telah membuahkan sejumlah hasil asli dan inovatif.

Beberapa tahun terakhir ini, pemerintah Kota Tianjin berupaya semaksimal mungkin untuk menciptakan lowongan kerja, meningkatkan pendapatan penduduk, terus memperluas kecakupan layanan jaminan hari tua dan pengobatan, meningkatkan bantuan dan tunjangan kepada kelompok miskin serta merampungkan sistem pelayanan medis mendasar . Pendapatan per kapita penduduk Kota Tianjin tahun 2019 mencatat lebih dari RMB 40 ribu yuan atau sekitar Rp 84 juta. Usia harapan rata-rata penduduk di Tianjin telah melampaui usia rata-rata secara nasional.

Kota Tianjin telah mengalami perkembangan yang pesat dan perubahan yang serba baru, dan telah berangsur-angsur memasuki masyarakat sejahtera dan bahagia.

Kirim email ke