Xi Jinping: Tiongkok akan Tegas Perluas Keterbukaan
2020-09-05 16:11:44
http://indonesian.cri.cn/20200905/e0bd19e9-995c-813a-b28f-ba20278df2f3.html
Presiden Tiongkok Xi Jinping hari Jumat kemarin (4/9) menyampaikan
pidato secara virtual dalam KTT Perdagangan Jasa Global Pekan Raya
Perdagangan Jasa Internasional Tiongkok (CIFTIS) 2020. Xi Jinping
menyatakan, Tiongkok akan tegas memperluas keterbukaan, mendirikan dan
menyempurnakan sistem pengelolaan daftar negatif perdagangan jasa
transnasional, mendorong pembangunan platform terbuka percobaan
perkembangan inovatif perdagangan jasa, terus memperlonggar akses pasar
industri jasa, dan secara inisiatif memperluas impor jasa yang bermutu.
Xi Jinping menegaskan, berbagai negara hendaknya mengikuti kecenderungan
perkembangan digitalisasi, Cyber dan kecerdasan, berupaya bersama untuk
menghapuskan “kesenjangan digital”, dan mendorong proses digitalisasi
perdagangan jasa. Tiongkok bersedia bersama berbagai negara
mengintensifkan koordinasi kebijakan makro, mempercepat kerja sama
internasional di bidang digital, meningkatkan perlindungan terhadap
HaKI, aktif mendorong pembangunan ekonomi digital dan ekonomi berbagi,
mendorong ekonomi dunia terus mengembangkan vitalitas.
Xi Jinping menunjukkan, berbagai negara hendaknya mengintensifkan
penyinergian pembangunan perdagangan jasa, aktif mengupayakan
kepentingan pembangunan yang terbesar. Tiongkok akan memanfaatkan
berbagai platform, termasuk CIFTIS dan Ekspo Impor Internasional
Tiongkok, mendukung pembentukan persekutuan perdagangan jasa global,
terus mencapai lebih banyak hasil kerja sama yang pragmatis, agar rakyat
berbagai negara bisa menikmati hasil pertumbuhan perdagangan jasa.
Xi Jinping:
Tiongkok Siap Berupaya Bersama dengan Negara Lain Dorong Perkembangan
dan Kemakmuran Perdagangan Jasa Global
2020-09-05 16:10:25
Presiden Tiongkok Xi Jinping hari Jumat (4/9) menyampaikan sambutan di
depan Pekan Raya Jasa Internasional Tiongkok (CIFTIS) tahun 2020.
Xi Jinping mengatakan, Kini, wabah di seluruh dunia masih belum
terkontrol secara menyeluruh, berbagai negara sedang menghadapi tugas
berat untuk menanggulangi wabah, menstabilkan ekonomi dan menjamin
kesejahteraan rakyat. Dengan latar belakang tersebut, Tiongkok mengatasi
kesulitan untuk menyelenggarakan event ekonomi dan dagang internasional
penting itu, justru bertujuan untuk berupaya bersama dengan berbagai
negara untuk mendorong perkembangan dan kemakmuran perdagangan jasa
global, serta mendorong ekonomi dunia secepatnya pulih kembali.