Kerjasama Tiongkok-Indonesia Pasca Pandemi Makin Cerah

2020-09-06 13:40:37 http://indonesian.cri.cn/20200906/59e15428-3097-2c11-3327-4d5b137a8d10.html

Kerjasama Sabuk dan Jalan Tiongkok-Indonesia Pasca Pandemi Berprospek Cerah_fororder_ikc27fkfmrxvqbihayqc

Baru-baru ini PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengadakan pemasangan girder proyek pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) di tiga tempat, yaitu Yard 1 di Cikarang, Yard 2 di Purwakarta, dan Yard 3 di Bandung. Ini menandakan pembangunan KCJB sudah memasuki tahap krusial. Pembangunan proyek KCJB tidak pernah berhenti meskipun terhambat oleh pandemi Covid-19, melainkan mencapai kemajuan yang menakjubkan. Pembangunan KCJB telah mendatangkan lebih banyak unsur kestabilan kepada kerjasama Sabuk dan Jalan Tiongkok-Indonesia pasca pandemi Covid-19.

Kerjasama Sabuk dan Jalan Tiongkok-Indonesia Pasca Pandemi Berprospek Cerah_fororder_bglssw1xyxpewmqkaejs

Memperdalam kerjasama Sabuk dan Jalan menjadi kesepahaman penting pemimpin kedua negara. Selama pandemi merebak, Presiden Tiongkok Xi Jinping pernah tiga kali menelepon Presiden Indonesia Joko Widodo, dan berkali-kali menyatakan harapan agar memperdalam pembangunan bersama Sabuk dan Jalan, melaksanakan proyek titik berat, mempercepat pemulihan industri serta menyejahterakan rakyat kedua negara. Interaktif antar pimpinan lapisan tinggi telah menunjukkan kerjasama Sabuk dan Jalan kedua negara pasca pandemi berprospek cerah.

Kerjasama Sabuk dan Jalan Tiongkok-Indonesia Pasca Pandemi Berprospek Cerah_fororder_q9epnvkphgc4x8dzfvdq

KCJB merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) di Indonesia. Maka tenaga kerja lokal yang ikut serta dalam Proyek Kereta cepat Jakarta-Bandung mencapai 10.537 orang atau lima kali lebih  dibandingkan Tenaga Kerja Asing (TKA). Penyerapan tenaga kerja lokal ini menunjukan bahwa warga Indonesia menjadi andalan untuk terlibat dalam proyek kereta cepat pertama di Indonesia. Perusahaan KCIC berkomitmen untuk mengoptimalkan peranan tenaga kerja Indonesia dalam akselerasi pembangunan KCJB. Pelaksanaan pembangunan KCJB pada masa pandemi Covid-19 ini juga tetap memperhatikan protokol kesehatan yang dianjurkan Pemerintah.

Kerjasama Sabuk dan Jalan Tiongkok-Indonesia Pasca Pandemi Berprospek Cerah_fororder_rhn-kereta-cepat-5

Tahun ini genap 70 tahun penggalangan hubungan diplomatik Tiongkok-Indonesia, Tiongkok dan Indonesia sama-sama adalah negara besar di kawasan ini, hendaknya saling belajar pengalaman satu sama lain, berpegang pada ide kerjasama salinng menguntungkan, menentang  bersama proteksionisme dan unilateralisme, terus mendorong kerjasama dalam kerangka Sabuk dan Jalan, dan menyejahterakan rakyat kedua negara.



 Yang Jiechi Berbicara Hubungan Tiongkok-ASEAN

2020-09-06 12:09:17 http://indonesian.cri.cn/20200906/5245944f-7a80-eac2-5891-9de0732e3675.html

Setelah mengakhiri kunjungan di Myanmar, Spanyol dan Yunani, Anggota Politbiro Komite Sentral PKT Yang Jiechi menerima wawancara khusus Kantor Berita Xinhua dan memperkenalkan hasil dicapai kunjungannya kali ini.

Mengenai hubungan antara Tiongkok dan ASEAN, Yang Jiechi mengatakan, Myanmar adalah anggota penting ASEAN. Dirinya bertukar pendapat mendalam dengan Myanmar, kedua pihak mencapai banyak kesepakatan. Tak lama sebelumnya dirinya juga berkunjung ke Singapura dan berkomunikasi mengenai kerja sama Tiongkok-ASEAN. Garis perbatasan Tiongkok dengan negara-negara ASEAN sepanjang 4 ribu km. Tiongkok sangat mementingkan hubungan dengan ASEAN, dan memprioritaskan hubungan dengan ASEAN dalam kebijakan luar negeri Tiongkok. Kami dengan teguh mendukung ASEAN, mendukung pembangunan ASEAN, mendukung kedudukan inti ASEAN dalam kerja sama Asia Timur, berupaya membangun komunitas senasib sepenanggungan dengan ASEAN. Hubungan Tiongkok-ASEAN adalah daya pendorong dalam pmembangunan kawasan ini. Banyak teman ASEAN mengatakan, hubungan Tiongkok-ASEAN adalah hubungan yang paling kuat dan paling ber daya dinamika dalam kemitraan ASEAN dengan negara lain. ASEAN telah menjadi mitra perdagangan terbesar Tiongkok, volume perdagangan Tiongkok dengan ASEAN meningkat 5,6 persen pada paro pertama tahun ini, investasi non moneter meningkat 53,1 persen, ini dengan sepenuhnya menunjukkan Tiongkok dan ASEAN adalah saling mengandalkan, saling membantu dan saling menguntungkan.

Tahun depan adalah genap 30 tahun pengalangan hubungan kemitraan dialog antara Tiongkok dan ASEAN. Potensi kerja sama antara kedua negara sangat besar dan prospeknya sangat luas. Pada tahap selanjutnya, Tiongkok dengan ASEAN akan bersama memperdalam hubungan di bidang-bidang berikut. Pertama, meningkatkan saling percaya di bidang politik, bersama menuntaskan kesepakatan dicapai Presiden Xi Jinping dengan pemimpin negara ASEAN, memperdalam lebih lanjut Peta Biru Tahun 2030 Hubungan Mitra Strategis Tiongkok-ASEAN, mempersiapkan serentetan pertemuan puncak, mempersiapkan acara peringatan genap 30 tahun penggalaman hubungan diplomatik, mengambil lebih banyak tindakan untuk meningkatkan hubungan kedua pihak. Kedua, bersama mengusahakan pembangunan, memperdalam konektivitas Satu Sabuk Satu Jalan dengan Rancangan Tahun 2025 Interkonektivitas ASEAN, meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi, perdagangan, infrastruktur, pertahanan, maritim, sosial dan kebudayaan, mendorong hubungan mitra ekonomi warna biru, memperdalam kerja sama di bidang digital, menjajaki titik pertumbuhan yang baru, memberikan daya penggerak demi pemulihan aktivitas ekonomi regional. Tiongkok bersedia dengan anggota-anggota ASEAN bersama mendorong pembangunan berbagai jalur cepat, memantapkan rantai industry dan rantai pemasok. Ketiga, meningkatkan kerja sama dalam perlawanan wabah, dengan aktif mendorong pengendalian bersama, meningkatkan kerja sama dalam penelitian vaksin, Tiongkok akan mendukung ASEAN mendirikan dana   dalam perlawanan wabah, dan memprioritaskan ASEAN dalam penelitian dan pembagian vaksin, dengan aksi sesungguhnya mendorong pembangunan komunitas senasib sepenanggungan kesehatan Tiongkok-ASEAN. Mendukung peranan WHO, menentang stigmatisasi, dan mendorong kerja sama global dalam perlawanan wabah. Keempat, memelihara staiblitas regional, kami bersedia meningkatkan kerja sama dan koordinasi dengan ASEAN dalam urusan internasional dan regional, bersama memelihara multilateralisme, perdamaian dan stabilitas regional, bersama memelihara suara keadilan internasional. kami bersedia dengan ASEAN secara menyeluruh menuntaskan Deklarasi Perilaku Berbagai Pihak LTS (DOC), mempercepat konsultasi Patokan Perilaku LTS, meningkatkan kerja sama pragmatis di atas laut, menjadikan LTS sebagai laut yang damai, bersahabat dan kooperasi.


Kirim email ke