Kunjungan Yang Jiechi Ke Myanmar, Spanyol dan Yunani Capai Hasil Bernas

2020-09-06 11:36:53 http://indonesian.cri.cn/20200906/74cf273a-57a5-1683-a0a3-f57db232e71b.html

Setelah mengakhiri kunjungan di Myanmar, Spanyol dan Yunani, Anggota Politbiro Komite Sentral PKT Yang Jiechi menerima wawancara khusus wartawan Kantor Berita Xinhua dan memperkenalkan hasil dicapai kunjungannya kali ini.

Yang Jiechi mengatakan, wabah virus corona sedang mempercepat perubahan besar historik, ekonomi dunia merosot, proteksionisme dan unilateralisme meningkat. Sistem yuridiksi global dan mekanisme multilateral mengalami serangan, berbagai negara menghadapi banyak tantangan. Kunjungan kali ini ke Myanmar, Spanyol dan Yunani melintas benua Asia dan Eropa. Myanmar adalah anggota penting ASEAN, juga adalah tetangga penting Tiongkok. Spanyol dan Yunani adalah anggota penting Uni Eropa dan mitra strategis komprehensif Tiongkok. Dalam kunjungan kali ini, dirinya bertukar pendapat dengan pemimpin ketiga negara tersebut mengenai penuntasan hasil dicapai Presiden Xi Jinping dalam kunjungan ke tiga negara itu, meningkatkan kerja sama bilateral dan regional di bawah situasi saat ini, bersama menghadapi tantangan global. Boleh dikatakan, kunjungan kali ini adalah kunjungan memperdalam saling percaya satu sama lain, juga adalah kunjungan meningkatkan kerja sama dan mencapai banyak kesepakatan yang penting.

Pertama, memperkukuh saling percaya di bidang politik. Tiongkok dan Myanmar menyepakati pemeliharaan komunikasi erat pada level tinggi, bersama menunaikan hasil dicapai Presiden Xi dalam kunjungan di Myanmar pada Januari yang lalu, meneliti dan menyusun rencana aksi untuk membangun komunitas senasib sepenanggungan antara kedua negara. Spanyol berterima kasih kepada pihak Tiongkok atas dukungan yang diberikan kepada Spanyol pada tahap krusial perlawanan wabah. Kedua pihak sepakat meningkatkan lebih lanjut dialog politik dan sinergi kebijakan, meningkatkan level kerja sama strategis. Yunani menyatakan pihaknya mementingkan kedudukan negara besar Tiongkok, akan terus memprioritaskan kerja sama dengan Tiongkok, bersama dengan Tiongkok menuntaskan kesepakatan dicapai pemimpin kedua negara. Ketiga negara tersebut menilai tinggi hasil dicapai Tiongkok dalam perlawanan wabah dan perkembangan dicapai dalam pemulihan aktivitas ekonomi, ketiga negara menekankan bahwa memandang Tiongkok sebagai peluang perkembangan, berpegang teguh pada kebijakan yang positif kepada Tiongkok, bersedia memelihara pertukaran lapisan tinggi melalui berbagai jalur, terus memperkukuh saling percaya strategis. Spanyol dan Yunani menyatakan bersedia bersama Tiongkok mempersiapkan agenda penting Tiongkok-Eropa agar menginjeksi daya dinamika yang lebih besar ke dalam hubungan bilateral dan Tiongkok-Eropa. Ketiga negara tersebut memahami dan mendukung Tiongkok memelihara kedaulatan negara, keamanan dan kepentingan perkembangan, mereka berpendapat negara satu sama lain hendaknya saling menghormati, tidak mengintervensi urusan dalam negeri satu sama lain, meningkatkan saling memahami dan percaya melalui dialog, bersama memelihara perdamaian, stabilitas dan perkembangan regional dan internasional.

Kedua, memperdalam kerja sama yang saling menguntungkan. Tiongkok dan Myanmar akan dengan aktif mendorong pembangunan Koridor Ekonomi Tiongkok-Myanmar. Tiongkok dan Yunani akan meningkatkan kerja sama di bidang pertanian dan tenaga listrik supaya mendorong pemulihan aktivitas ekonomi.

Ketiga, mendorong kerja sama dalam perlawanan wabah virus corona. Dalam kunjungannya kali ini, Tiongkok bertukar pendapat dengan ketiga negara itu mengenai situasi pengendalian wabah global dan  penanggulangan wabah masing-masing. Ketiga negara berpendapat, Tiongkok bergandengan tangan dengan mereka,  bersama melawan wabah dan membuka lembaran persahabatan yang baru. Tiongkok dan ketiga negara sepakat untuk meningkatkan kerja sama bilateral di bidang pengendalian wabah, penelitian vaksin dan obat-obatan, produksi dan penjualan barang-barang melawan wabah. Tiongkok memperkenalkan keadaan terkait kerja sama internasional di bidang kesehatan publik, dan menekankan Tiongkok bersedia berupaya bersama negara-negara lain untuk meningkatkan kemampuan penanganan peristiwa kesehatan publik, memelihara kesehatan umat manusia di seluruh dunia, membangun komunitas senasib sepenanggungan manusia. Ketiga negara menyetujui gagasan dan ide yang diajukan Tiongkok, menentang tindakan stigmatisasi, sementara menyerukan komunitas internasional bersama melawan wabah.

Keempat, mendorong pertukaran kebudayaan. Tiongkok dan Myanmar akan menyelenggarakan kegiatan perayaan genap 70 tahun penggalangan hubungan diplomatik Tiongkok-Myanmar. Spanyol dan Tiongkok akan memperluas pertukaran kedua pihak di bidang studi bahasa, kebudayaan dan olahraga. Tiongkok dan Yunani akan menyelenggarakan Tahun Pariwisata dan Budaya 2021 dan Forum Negara Kuno Yang Beradaban.

Kelima, bersama memelihara perdamaian dan perkembangan. Dalam kunjungannya, Tiongkok bertukar pendapat dengan ketiga negara mengenai masalah-masalah internasional yang diperhatikan bersama. Komunitas internasional harus mempertahankan multilateralisme, bersama memelihara lingkungan perdamaian dan perkembangan, memelihara kepentingan perkembangan berbagai negara dan bersama menghadapi tantangan internasional. Tiongkok dan Myanmar akan berpegang teguh pada Lima Prinsip Hidupan Berdampingan Secara Damai, mendorong demokratisasi hubungan internasional. Tiongkok dengan Spanyol dan Yunani akan meningkatkan komunikasi dan koordinasi, bersama mendukung sistem multilateral. Menjelang genap 75 tahun berdirinya PBB, komunitas internasional harus bersama memelihara sistem internasional dengan PBB sebagai intinya, dengan teguh membela Piagam PBB dan patokan hubungan internasional, terus menyediakan energi positif kepada perdamaian dan stabilitas dunia.

Kirim email ke