CIFTIS Manifestasikan Langkah Keterbukaan Tiongkok Takakan Berhenti
 untuk Selama-lamanya

http://indonesian.cri.cn/20200910/24adb2ca-3c44-a025-4b3b-ec03574cf10c.html
2020-09-10 21:02:25

CIFTIS Manifestasikan Langkah Keterbukaan Tiongkok Yang Tak Berhenti untuk Selama-lamanya_fororder_1526316937

Pekan Perdagangan Jasa Internasional Tiongkok CIFTIS hari Kamis kemarin (9/9) ditutup. Sebagai aktivitas ekonomi dan perdagangan penting perdana yang diselenggarakan Tiongkok sejak terjadinya wabah Covid-19, CIFTIS kali ini menunjukkan banyak titik terang, mencapai hasil yang berlimpah-riuh dan memanifestasikan sepenuhnya potensi besar dan daya tarik pasar Tiongkok.

CIFTIS kali ini diikuti oleh totalnya organisasi internasional, kedubes negara asing untuk Tiongkok dan asosiasi perdagangan luar negeri dari 148 negara dan daerah serta 22 ribu perusahaan mancanegara secara daring dan luring. Totalnya 63 perusahaan dan lembaga CIFTIS merilis hasil riset terbaru atau produk terbaru, dan memeragakan format baru dan pola baru perdagangan digital, telekomunikasi 5G, internet industri, perkantoran cerdas dan inovasi blockchain.

CIFTIS Manifestasikan Langkah Keterbukaan Tiongkok Yang Tak Berhenti untuk Selama-lamanya_fororder_141384607

Diselenggarakannya CIFTIS dengan sukses merupakan bukti kuat Tiongkok dengan efektif mengkoordinasikan pengontrolan wabah dan perkembangan ekonomi dan terus menjadi lokomotif perkembangan ekonomi dunia. Pada saat ekonomi global terjerumus dalam resesi akibat dampak epidemi Covid-19, ini tak pelak merupakan sebuah peluang besar bagi perusahaan jasa di dalam dan luar negeri dan juga membantu mendorong perkembangan dan kemakmran perdagangan jasa global sementara menginjeksikan dinamika ke dalam pemulihan ekonomi dunia.

CIFTIS Manifestasikan Langkah Keterbukaan Tiongkok Yang Tak Berhenti untuk Selama-lamanya_fororder_1355372948

Meski CIFTIS telah berakhir secara luring, namun platform digital pekan cloud masih terus terbuka. Selain itu, Konsultasi Investasi dan Perdagangan Internasional Xiamen 2020 yang juga Konferensi Investasi Jalan Sutera tengah diselenggarakan, dan dua bulan lagi, Pekan Raya Barang-barang impor Internasional Tiongkok ke-3 juga akan digelar menurut jadwal. Dapat dilihat bahwa yang diupayakan Tiongkok tak saja sebuah pameran yang tidak akan ditutup selama-lamanya dan juga suatu pola baru pembangunan dengan langkah keterbukaan yang tak akan berhenti untuk selama-selamanya.


 CIFTIS Merupakan Aktivitas Internasional Pasca Wabah ke-1 Yang
 Diselenggarakan Tiongkok

http://indonesian.cri.cn/20200910/cefc8391-42ad-f2af-6ab6-63f8c7756966.html
2020-09-10 16:58:58

Pekan Perdagangan Jasa Internasional Tiongkok CIFTIS 2020 selama 6hari ditutup di Beijing kemarin (9/9).

Dalam pekan kali ini, nilai total kontrak proyek investasi pariwisata tercatat 15,71 miliar yuan; totalnya 80 lebih proyek integrasi dan pengembangan kebudayaan Kota Beijing dikontrak dengan nilainya lebih dari 60 miliar yuan; organisasi perbelanjaan internasional mencapai intend perdagangan tahap pertama dengan 8 perusahaan dan lembaga Tiongkok dan negeri asing dengan nilainya sekitar 170 miliar yuan.

Kini, pandemi Covid-19 masih belum terkontrol secara menyeluruh di dunia, kenapa Tiongkok dengan mengatasi kesulitan yang bertubi-tubi menyelenggarakan sekali aktivitas ekonomi dan perdagangan internasional yang besar ini?

Bisnis di antar berbagai negeri di seluruh dunia ada dua jenis, yaitu perdagangan komoditi dan perdagangan jasa. Sekarang, perdagangan jasa berbobot semakin besar. Pada tahun 1970, perdagangan jasa hanya merupakan 9 persen dalam perdagangan global, sedangkan kini naik menjadi sekitar 20 persen. Pada tahun 2040, perbandingannya akan naik menjadi seper tiga. Ini berarti bahwa perdagangan jasa kini tengah menjadi sokoguru ekonomi global. Dengan kata lain, di bawah dampak wabah, perdagangan jasa semakin dini dipulihkan, ekonomi dunia semakin dini direhabilitasi.

Yang paling awal mewujudkan pemulihan justru adalah Tiongkok. Pada bulan Agustus lalu, industri jasa Tiongkok memelihara momentum pemulihan selama 4 bulan berturut-turut dengan menunjukkan penanjakan seperti halnya ekonomi Tiongkok. Tiongkok adalah negeri  perdagangan jasa kedua terbesar di dunia. Inilah alasan Tiongkok menyelenggarakan CIFTIS di bawah dampak wabah.

Presiden  Tiongkok Xi Jinping dalam pidatonya di depan upacara pembukaan CIFTIS mengatakan, harus mengikut kecenderungan perkembangan digitalisasi, Cyberisasi dan Intelejinsisasi m dan berupaya bersama untuk menghapuskan kesenjangan digital. Digitalisasi mendapat perhatian besar justru karena itu adalah kelemahan dalam perdagangan jasa.

Digitalisasi kini merupakan satu motode yang krusial dalam perdagangan jasa.

Dilihat dari sudut yang lebih makro, digitalisasi tak saja lebih memudahkan perdagangan jasa, juga dapat membentuk membali rantai nilai global. Teknologi digital bagaikan sebuah jembatan menjalin proyek jasa maju berbagai negara dan juga menyambungkan rantai industri yang sangat membutuhkan tranformasi dan eskalasi.

Inilah maksud besar Tiongkok menyelenggarakan CIFTIS kali ini.


 CIFTIS Tahun 2020 Ditutup

2020-09-10 15:26:14
CIFTIS Tahun 2020 Ditutup_fororder_服贸会2020091002 <http://indonesian.cri.cn/20200910/9d8ef1cf-7452-d7bf-9305-d9a493d36fa3-2.html>

Pekan Raya Internasional Tiongkok untuk Perdagangan Jasa (CIFTIS) kemarin (9/9) di tutup di Beijing. Pameran event tahun ini meliputi semua 12 bidang, dan terdiri dari 190 forum atau seminar serta negosiasi lainnya, dengan dihadiri oleh lebih dari 22 ribu perusahana dan lembaga ari 148 negara dan daerah mengikuti pekan raya ini secara daring atau luring.

Kirim email ke