Presiden Xi Jinping Selalu Dengarkan Suara Basis
http://indonesian.cri.cn/20200921/7471ba0a-eab4-f1f3-a4b6-eb1cc425c8de.html
2020-09-21 13:11:53
Presiden Xi Jinping Selalu Dengarkan Suara
Basis_fororder_微信图片_20200921092037
Pada tanggal 17 September, selama inspeksinya di Hunan, Presiden
Tiongkok Xi Jinping memimpin temu wicara basis untuk mendengarkan
pendapat dan usulan mengenai penyusunan rancangan lima tahun ke-14.
Presiden Xi Jinping Selalu Dengarkan Suara
Basis_fororder_微信图片_20200921092045
Adegan Presiden Xi Jinping berbicara dengan para wakil basis secara
langsung sudah ada banyak kali. Presiden Xi Jinping selalu mementingkan
suara basis, dan ia selalu pergi ke basis selama inspeksinya untuk
mendengarkan pendapat dan usulan basis.
Presiden Xi Jinping Selalu Dengarkan Suara
Basis_fororder_微信图片_20200921094451
Selama inspeksinya di Provinsi Jilin pada Juli, Presiden Tiongkok Xi
Jinping pertama–tama mengunjungi pangkalan produksi standarisasi bahan
mentah makanan hijau jutaan Mu di Kabupaten Lishu, Kota Siping untuk
mengetahui produksi bahan pangan bersama dengan penanggung jawab terkait
dan karyawan.
Presiden Xi Jinping Selalu Dengarkan Suara
Basis_fororder_微信图片_20200921093510
Pada Juni, Presiden Xi Jinping secara khusus datang di desa untuk
mengetahui keadaan pengentasan kemiskinan setempat selama inspeksinya
di Ningxia.
Hassan Rouhani: ‘Tindasan Ekstrim’ AS terhadap Iran Sudah Gagal
http://indonesian.cri.cn/20200921/c8d7b377-737e-c66c-10a2-c2968b1024f7.html
2020-09-21 13:25:06
Menlu AS Mike Pompeo hari Sabtu lalu mengeluarkan pernyataan, bahwa
menurut mekanisme ‘pemulihan pesat sanksi’ dalam Resolusi No.2231 DK
PBB, sanksi PBB terhadap Iran sebelum penandatanganan Persetujuan Nuklir
Iran pada tahun 2015 t dipulihkan resmi sejak pukul 0:00 tanggal 20
waktu Greenwich. Dia mengancam pula, pihak AS akan mengumumkan
serangkaian langkah sanksi pada beberapa hari mendatang, dan negara
anggota PBB yang tidak menaati sanksi terkait akan ‘menghadapi
akibatnya’. Berkenaan hal tersebut, Presiden Iran Hassan Rouhani hari
Minggu kemarin(20/9) menyatakan, tindasan ekstrim AS terhadap Iran sudah
gagal, dan Iran mutlak tidak berkompromi kepada bullying AS.
Hassan Rouhani kemarin malam waktu setempat menyatakan, langkah-langkah
tindasan ekstrim AS terhadap Iran di bidang hukum dan politik sudah
gagal, dan sebaliknya AS mengalami isolasi yang tiada taranya
sebelumnya. Rouhani menyatakan, jika AS mengambil tindakan bullying dan
melaksanakannya, Iran akan mengambil saksi balasan yang tegas, Iran tak
pernah menunduk kepada AS pada waktu kapan pun, dan kali ini juga tak
mungkin berkompromi pada bullying AS.
Rouhani menyatakan, satu-satunya cara berrgaul dengan Iran ialah
menghormati hak dan kepentingan Iran, dan dia juga menyatakan ucapan
terima kasih kepada mayoritas mutlak negara anggota DK termasuk
Tiongkok, Rusia dan Indonesia yang menolak tuntutan AS yang tidak masuk
akal.