https://republika.co.id/berita/qhh9sv320/alquran-sebut-manusia-mati-2-kali-apa-maksudnya
*Alquran Sebut Manusia Mati 2 Kali, Apa Maksudnya? *

*Rabu 30 Sep 2020 22:31 WIB*

*Red: Nashih Nashrullah*



*Alquran menyebut kematian manusia sebanyak dua kali.*

*REPUBLIKA.CO.ID <http://REPUBLIKA.CO.ID>, Di beberapa ayatnya, Alquran
membincangkan masalah hakikat hidup dan mati, serta tujuan dari keduanya.*

*Masalah yang pertama dijelaskan bahwa pada hakikatnya manusia mengalami
dua kali kematian dan dua kali kehidupan. Ini dapat kita mengerti dari
firman Allah yang menggambarkan pertanyaan orang-orang kafir di akhirat
kelak.  *

*قَالُوا رَبَّنَا أَمَتَّنَا اثْنَتَيْنِ وَأَحْيَيْتَنَا اثْنَتَيْنِ
فَاعْتَرَفْنَا بِذُنُوبِنَا فَهَلْ إِلَىٰ خُرُوجٍ مِنْ سَبِيلٍ   *

*''Mereka berkata, 'Wahai Tuhan kami, Engkau telah mematikan kami dua kali
dan telah menghidupkan kami dua kali. Sekarang kami mengakui dosa-dosa
kami. Adakah jalan keluar?'' (QS Al-Mukmin [40]: 11). *

*Para ahli tafsir menerangkan, mati pertama adalah fase ketika manusia
masih berupa tanah, atau sebelum dilahirkan ke dunia. Sedangkan, mati kedua
adalah kematian fisik sebagai akhir hidup di dunia untuk menapak ke
kehidupan akhirat. Adapun kehidupan pertama manusia merupakan kehidupannya
di dunia. Dan, kehidupan kedua berlangsung ketika kebangkitan kembali saat
hari kiamat tiba.*

*Penuturan ahli tafsir tersebut di atas menunjukkan, kematian bukanlah
akhir dari kehidupan fisik manusia. Tetapi, kematian merupakan gerbang
untuk memasuki kehidupan selanjutnya, yang menurut** Alquran *
<https://republika.co.id/tag/alquran>*dan hadis, sebagai kehidupan yang
sebenarnya. Konon, kehidupan itu sama sekali berbeda dengan kehidupan dunia
saat ini.  Sedangkan, masalah tujuan adanya hidup dan mati, Allah
berfirman: *

*الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ
عَمَلًا ۚ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْغَفُورُ*

*''Dia yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu siapa di
antara kamu yang lebih baik amalnya...'' (QS Al-Mulk [67]: 2).*

*Wahyu tersebut mengabarkan kepada manusia bahwasanya tujuan Allah
menciptakan kehidupan dan kematian adalah memberikan kesempatan kepada
manusia untuk tampil sebagai makhluk moral. *

*Yaitu, makhluk yang punya kemampuan untuk memilih, mau berbuat kebajikan
ataukah keburukan. Pilihan-pilihan yang dijalankan akan kembali ditampakkan
dalam kehidupan setelah kematian. Untuk itu, Islam menganjurkan hendaknya
hidup ini dijalani dengan sungguh-sungguh, baik sungguh-sungguh dalam
ketakwaan maupun dalam amalan.      *

Kirim email ke