https://lifestyle.kontan.co.id/news/mengenal-pulau-run-di-maluku-yang-ditukar-dengan-manhattan-di-new-york#utm_source=kontan.co.id&utm_medium=kgnotif&utm_campaign=mengenal-pulau-run-di-maluku-yang-ditukar-dengan-manhattan-di-new-york&message_id=c18f0891-8906-4624-8cb0-ee6f538f040a&received_count=1
Mengenal Pulau Run di Maluku, yang ditukar dengan Manhattan di New York

Sabtu, 10 Oktober 2020 | 15:40 WIB   Reporter: Virdita Rizki Ratriani



*KONTAN.CO.ID <http://KONTAN.CO.ID> -* Pulau Run adalah bagian dari
Kepulauan Banda, Provinsi Maluku, yang dulu berjaya tetapi kini terlupakan
khalayak dunia. Pulau kecil ini merupakan pulau yang ditukar dengan New
York oleh Belanda dari Inggris.

Dirangkum dari *BBC.com*, kapal *pinnace *Belanda merupakan kapal pertama
yang sampai di Laut Banda pada musim semi 1599 lampau.

Pada saat itu, Belanda bersama Portugis, Inggris, dan Spanyol terlibat
persaingan menemukan pulau rempah guna menguasai perdagangan rempah. Ketika
itu, cengkeh dan pala harganya sangat mahal dan semua orang ingin memangkas
keuntungan para pedagang Arab dan Asia yang merahasiakan lokasi Banda.

Saat itu, pala hanya tumbuh di Kepulauan Banda. Pala juga hanya tumbuh
dalam kondisi spesifik, tanah subur, dan lumayan kering di tengah iklim
tropis yang kerap diguyur hujan.

*Baca Juga: **Sejarah Pala, buah berwarna kekuningan yang menarik penjajah
datang ke Indonesia
<https://caritahu.kontan.co.id/news/sejarah-pala-buah-berwarna-kekuningan-yang-menarik-penjajah-datang-ke-indonesia>*

Jika cuaca dan tanahnya bagus, buah pala baru bisa muncul setelah tujuh
hingga sembilan tahun. Sehingga, kombinasi keterpencilan lokasi dan iklim
yang spesifik membuat harga pala luar biasa mahal.

Untuk memanennya pun perlu banyak pekerja yang memetik buah satu per satu
dan melepaskan lapisan terluar. Setelah mengupas buahnya yang lunak secara
hati-hati, bijinya harus dikeringkan dan cangkangnya mesti diretakkan.

Lalu, ketika Belanda akhirnya menemukan Banda, mereka berupaya melindungi
rempah-rempah dengan membentuk perusahaan VOC. Tetapi, taktik yang
digunakan oleh Belanda kala itu cukup brutal, termasuk membantai semua
penduduk asli Banda.

Akhirnya, VOC pun berhasil menguasai perkebunan pala—rempah yang berguna
tidak hanya untuk bumbu masakan, tapi juga diyakini sebagai obat berbagai
penyakit seperti wabah pes.

*Baca Juga: **Pala, obat herbal yang ampuh meredakan asam lambung, begini
cara konsumsinya
<https://kesehatan.kontan.co.id/news/pala-obat-herbal-yang-ampuh-meredakan-asam-lambung-begini-cara-konsumsinya>*


Setelah penduduk di sekitar dijadikan budak, VOC memonopoli perdagangan
rempah. Namun, keberhasilan Inggris menguasai salah satu pulau di Banda
bernama Pulau Run pada 1616 menjadi penghalang VOC memonopoli perdagangan
rempah.


Pulau Run adalah pulau dengan panjang 3,2 kilometer dan lebar 1 kilometer.
Di sinilah Inggris membuat koloni pertama dan membentuk English East India
Company sekaligus mencanangkan kolonialisme Inggris.

English East India Company hanya mampu mempertahankan Pulau Run dari
serangan Belanda selama empat tahun. Meski demikian, Inggris tidak
serta-merta melepaskan pulau tersebut.

Pada 1664, sebagai aksi balas dendam, empat kapal fregat Inggris dikirim
melintasi Samudra Atlantik untuk merebut wilayah yang disebut Belanda
sebagai New Amsterdam. Kemudian, wilayah berpenduduk 2.000 orang di ujung
selatan Pulau Manhattan itu dapat direbut dengan cepat.

*Baca Juga: **Nasi briyani khas Timur Tengah, sajian daging kambing untuk
Idul Adha istimewa
<https://lifestyle.kontan.co.id/news/nasi-briyani-khas-timur-tengah-sajian-daging-kambing-untuk-idul-adha-istimewa>*

Lalu, pada 1677, kedua negara menggelar kesepakatan melalui Perjanjian
Breda. Dikutip dari *Kompas.id*, pasal 3 Perjanjian Breda memutuskan Pulau
Run yang sebelumnya dikuasai Inggris tetapi sedang diduduki Belanda menjadi
milik Belanda.

Sementara Pulau Manhattan di New York, Amerika Serikat, yang merupakan
koloni Belanda tetapi tengah digenggam Inggris, resmi sebagai hak Inggris.

Namun, perjalanan waktu membuat nasib kedua pulau berbeda. Manhattan, yang
dulunya hanya pos dagang bulu binatang menjelma menjadi salah satu kota
paling maju di dunia.

Pulau Manhattan menjadi pusat ekonomi global yang berada di jantung New
York City. Sementara Pulau Run kini menjadi terpencil lantaran kemunduran
perdagangan pala dan anjloknya harga sejak abad ke-18.

Kirim email ke