*Lagi obral berbagai mainan orang dewasa,  diberikan discount jika beli
banyak barang, bisa juga mendapat kredit. Jadi monggo-monggo. Persediaan
terbatas. Diutamakan klient tetap.*

On Mon, Oct 12, 2020 at 2:27 AM ChanCT [email protected] [nasional-list]
<[email protected]> wrote:

>
>
> Pesan Waspada untuk Prabowo Demi ke Paman Sam Tanpa Ada Gugatan
> Tim detikcom - detikNews
> Senin, 12 Okt 2020 05:18 WIB
> https://news.detik.com/berita/d-5209564/pesan-waspada-untuk-prabowo-demi-ke-paman-sam-tanpa-ada-gugatan?single=1
> 11 komentar
> <https://news.detik.com/berita/d-5209564/pesan-waspada-untuk-prabowo-demi-ke-paman-sam-tanpa-ada-gugatan?single=1#comm1>
> SHARE   URL telah disalin
> <https://news.detik.com/berita/d-5209564/pesan-waspada-untuk-prabowo-demi-ke-paman-sam-tanpa-ada-gugatan?single=1>
> [image: Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto.]Foto: Jefrie Nandy
> Satria/detikcom
> *Jakarta* -
>
> Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto
> <https://www.detik.com/tag/prabowo-subianto/?tag_from=tag_detail&_ga=2.263904271.2099824047.1602393984-712174968.1585053210>
>  akhirnya mendapatkan visa dan diundang ke Amerika Serikat (AS)
> <https://www.detik.com/tag/as/?tag_from=tag_detail&_ga=2.263904271.2099824047.1602393984-712174968.1585053210>pekan
> depan. Namun, pesan waspada untuk Prabowo muncul agar tidak adanya gugatan.
>
> Hal ini disampaikan Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia
> (UI) Hikmahanto Juwana. Dia meminta pemerintah Indonesia memastikan
> keamanan Ketua Umum Partai Gerindra itu saat berada di Amerika.
> *Baca juga:*Hikmahanto: Pemerintah Harus Minta AS Jamin Prabowo Tak
> Diseret ke Pengadilan
> <https://news.detik.com/berita/d-5208889/hikmahanto-pemerintah-harus-minta-as-jamin-prabowo-tak-diseret-ke-pengadilan>
>
> Hikmahanto mengatakan permintaan itu bukan tanpa alasan. Dia menyebut
> selama 20 tahun ini AS menolak memberikan visa kepada Prabowo
> <https://www.detik.com/tag/prabowo-subianto/?tag_from=tag_detail&_ga=2.263904271.2099824047.1602393984-712174968.1585053210>,
> karena dugaan keterlibatannya dalam kasus pelanggaran hak asasi manusia
> (HAM) di Timor Timur.
>
> "Amerika Serikat selama ini menolak memberikan visa berkunjung kepada
> Prabowo karena keterlibatannya pada masa lalu di Timor Timur. Namun
> demikian Prabowo harus hati-hati saat mengunjungi AS," kata Hikmahanto
> dalam keterangan tertulis, Minggu (11/10/2020).
>
> Menurut Hikmahanto, pemerintah Indonesia harus meminta jaminan dari
> pemerintah AS terkait keamanan Prabowo. Terutama terkait jaminan agar
> Prabowo, tidak diseret ke pengadilan di AS.
>
> "Pemerintah Indonesia wajib meminta jaminan agar Prabowo saat di AS tidak
> diseret oleh siapa pun ke pengadilan. Terutama korban atau keluarga korban
> Timor Timur yang bermukim di AS. Perwakilan Indonesia di AS pun harus
> mencermati kemungkinan adanya gugatan ke Prabowo baik sebelum maupun saat
> kedatangannya," tuturnya.
> *Baca juga:*Prabowo Dapat Visa Masuk AS, Amnesty: Bencana Bagi HAM
> Indonesia
> <https://news.detik.com/internasional/d-5207357/prabowo-dapat-visa-masuk-as-amnesty-bencana-bagi-ham-indonesia>
>
> Hikmahanto mengatakan diseretnya Prabowo saat berada di AS ke pengadilan
> sangat mungkin terjadi. Mengingat, hal itu diatur dalam undang-undang di
> negara tersebut.
>
> "Dalam hukum AS, ada dua undang-undang yang memungkinkan warga negara
> asing digugat atas tuduhan penyiksaan dan pembunuhan. Dua undang-undang
> tersebut adalah Alien Tort Claims Act 1789 dan Torture Victim Protection
> Act 1992. Berdasarkan undang-undang ini korban atau keluarga korban yang
> mengalami penyiksaan dan pembantaian (extrajudicial killing) di luar AS
> dapat menggugat pelaku saat keberadaannya di AS. Gugatan diajukan untuk
> memperoleh ganti rugi," papar Hikmahanto.
>
> Menurutnya, kasus diseretnya warga negara Indonesia (WNI) ke pengadilan di
> luar negeri beberapa kali terjadi. Misalnya kasus mantan Komandan Pusat
> Sandhi Yudha (kini bernama Kopassus) Letjen TNI (Purn) Sintong Panjaitan
> pada 1994 hingga kasus eks Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso pada 2007.
>
> "Di masa lalu, Sintong Panjaitan (1994) dan Johny Lumintang (2001) saat
> berada di AS mendapat surat panggilan untuk menghadap pengadilan. Mereka
> pun mengambil keputusan untuk segera meninggalkan AS. Kasus lain terjadi di
> Australia tahun 2007 ketika Sutiyoso sebagai Gubernur DKI diberikan
> panggilan oleh polisi untuk menghadap pengadilan di New South Wales.
> Panggilan berkaitan dengan kasus kematian 5 jurnalis Australia yang dikenal
> sebagai Balibo 5," ungkap Hikmahanto.
> *Baca juga:*Gerindra Sambut Baik Visa AS untuk Prabowo: Menguntungkan
> Kedua Negara
> <https://news.detik.com/berita/d-5206284/gerindra-sambut-baik-visa-as-untuk-prabowo-menguntungkan-kedua-negara>
>
> Hikmahanto mengatakan hal yang sama terjadi pada Presiden ke-6 RI Susilo
> Bambang Yudhoyono (SBY) saat akan berkunjung ke Belanda. Kala itu, SBY
> terpaksa membatalkan kunjungannya lantaran pemerintah Belanda enggan
> menjamin keamanannya dari tuntutan pengadilan setempat.
>
> "Bahkan Susilo Bambang Yudhoyono saat menjadi Presiden di tahun 2010 harus
> membatalkan kunjungannya ke Belanda. Saat itu RMS mengajukan tuntutan ke
> pengadilan setempat agar SBY menghadap untuk mempertanggungjawabkan masalah
> HAM di Indonesia," kata dia.
>
> "Pemerintah Indonesia meminta jaminan kepada pemerintah Belanda agar SBY
> aman dari tuntutan. Namun pemerintah Belanda tidak bisa memberikan jaminan
> tersebut sehingga kunjungan pun dibatalkan pada menit-menit terakhir,"
> sambung Hikmahanto.
>
> Meski begitu, dia menilai kunjungan Prabowo
> <https://www.detik.com/tag/prabowo-subianto/?tag_from=tag_detail&_ga=2.263904271.2099824047.1602393984-712174968.1585053210>
>  ini berperan penting dalam upaya Indonesia menunjukkan ketidakberpihakan
> dalam ketegangan antara AS dan China di Laut China Selatan. Menurutnya,
> undangan AS ini merupakan strategi AS menghadapi China lantaran RI
> diprediksi akan jatuh ke tangan China.
> *Baca juga:*Jejak Prabowo Diblokir AS 20 Tahun, Dapat Visa di Era Jokowi
> <https://news.detik.com/berita/d-5205078/jejak-prabowo-diblokir-as-20-tahun-dapat-visa-di-era-jokowi>
>
> "Indonesia diprediksi oleh AS akan jatuh ke tangan China dengan
> ketergantungan ekonominya dan mudah dikendalikan oleh China. Padahal
> Indonesia adalah negara strategis dan memiliki peran yang sentral di
> kawasan Asia Pasifik, baik untuk AS maupun China. Oleh karenanya Menhan AS
> mengundang Menhan Indonesia untuk memperkuat kerjasama pertahanan kedua
> negara. Tapi di balik kerjasama itu AS ingin agar Indonesia tidak jatuh
> dalam perangkap China. AS juga ingin memberi pesan kepada China bahwa
> Indonesia berpihak kepada AS, utamanya dalam ketegangan AS-China di Laut
> China Selatan," tutur dia.
>
> Karena itu, menurut dia, Prabowo tetap harus menghadiri undangan Menhan
> AS. Namun, dengan catatan, keamanan Prabowo untuk tak diseret ke pengadilan
> harus dijamin pemerintah AS.
>
> "Dalam konteks ini Menhan Indonesia harus tetap berangkat ke AS untuk
> menghadiri undangan Menhan AS. Keberangkatannya untuk menegaskan bahwa
> Indonesia bersahabat dengan siapa pun negara. Namun demikian, keberangkatan
> Menhan Prabowo harus mendapat jaminan dari pemerintah AS agar Prabowo tidak
> diseret ke lembaga peradilan atas dugaan pelanggaran HAM masa lalu," kata
> Hikmahanto.
>
> detikcom telah menghubungi juru bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak,
> terkait kekhawatiran Hikmahanto ini namun belum diberikan respons.
> Sebelumnya, Dahnil mengatakan kunjungan Prabowo ke AS ini merupakan
> undangan dari Menhan Amerika Serikat.
> *Baca juga:*Diundang, Menhan Prabowo Terbang ke AS 15-19 Oktober
> <https://news.detik.com/berita/d-5204856/diundang-menhan-prabowo-terbang-ke-as-15-19-oktober>
>
> "Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto diundang oleh Pemerintah Amerika
> Serikat melalui Menteri Pertahanan Amerika Serikat Mark Esper untuk
> berkunjung ke Amerika Serikat pada tanggal 15-19 Oktober 2020," kata Dahnil
> Anzar dalam keterangan tertulis, Kamis (8/10).
>
> Dahnil menegaskan Indonesia tak terlibat aliansi militer dengan asing.
> Prabowo hanya menjalankan tugas diplomasi pertahanan untuk berkunjung ke AS.
> *(dwia/maa)*
>
> 
>

Kirim email ke