Mengapa sehubungan dengan pandemi banyak dokter di NKRI meninggal ?*https://www.beritasatu.com/jaja-suteja/nasional/687631/satu-lagi-dokter-di-sumut-meninggal-akibat-covid19 <https://www.beritasatu.com/jaja-suteja/nasional/687631/satu-lagi-dokter-di-sumut-meninggal-akibat-covid19>* Satu Lagi Dokter di Sumut Meninggal Akibat Covid-19
Kamis, 15 Oktober 2020 | 13:33 WIB Oleh : Arnold H Sianturi / JAS <https://www.beritasatu.com/jaja-suteja> [image: Paramedis menangani pasien terinfeksi virus] Paramedis menangani pasien terinfeksi virus "corona". (Foto: AFP) Medan, Beritasatu.com - Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), dokter Tony Lumban Tobing, meninggal dunia akibat terpapar Covid-19, Rabu(14/10/2020). Kepala Dinas Kesehatan Taput, Aleksander Gultom mengatakan, Tony Lumban Tobing meninggal dunia setelah 6 hari menjalani perawatan di rumah sakit. Dokter umum ini terkonfirmasi Covid-19, sejak 8 Oktober. "Jenazah rekan kami sudah dikebumikan dengan protokol kesehatan di pemakaman umum di daerah Saitnihuta, Tarutung, Taput," ujar Tony Lumban Tobing, Kamis (15/10/2020). BACA JUGA Pemprov Sumut Ajak Masyarakat Gelorakan Gerakan 3M <https://www.beritasatu.com/faisal-maliki-baskoro/nasional/687389/pemprov-sumut-ajak-masyarakat-gelorakan-gerakan-3m> Menurutnya, Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Taput sudah melakukan *tracing* terhadap orang - orang yang kontak erat dengan Tony Lumban Tobing sebelum terkonfirmasi positif. "Sudah dilakukan pemeriksaan kesehatan terhadap keluarga korban maupun rekan kerja maupun lainnya. Sampai saat ini, kita masih menunggu hasil dari pemeriksaan kesehatan tersebut," katanya. Dengan meninggalnya Tony Lumban Tobing, maka jumlah dokter yang meninggal dunia akibat terpapar virus *corona* sebanyak 20 orang. BACA JUGA Satgas Covid-19 Sayangkan 50 Persen Kabupaten/Kota Zona Hijau Memburuk <https://www.beritasatu.com/jaja-suteja/kesehatan/687115/satgas-covid19-sayangkan-50-persen-kabupatenkota-zona-hijau-memburuk> Adapun 20 dokter yang meninggal dunia itu adalah dokter Sutrisno, Ifan Eka Syahputra, Daud Ginting, Edwin Parlindungan Marpaung, John Edward F Sipayung, Sabar Tuah Barus dan dokter Ahmad Rasyidi. Kemudian, dokter Dennis, Ucok Martin, Irsan Nofi Hardi Nara Lubis, Anna Mari Ulina Bukit, Aldreyn Asman Aboet, Andika Kesuma Putra, Herwanto, Maya Norismal Pasaribu, M Hatta Lubis, Donni Muhammad Arifin Sinaga, Mahyono, dan Tony Lumban Tobing.
