Jutaan kelas menengah di Asia menjadi miskin, maka sudah tentu mereka yang
sebelum pandemi corona sudah miskin melarat akan lehih parah krhidupan
mereka. Di NKRI sebelum pandemi, sesuai Badan Pusat Statistik (BPS)
terdapat popinsi-propinsi termiskin. Mereka adalah Aceh, NTT, Maluku Raya
dan seluruh tanah Papua Bagaimana mereka ini bisa bebas dari kemiskinan
yang diderita selama ini?
https://internasional.kontan.co.id/news/jutaan-kelas-menengah-di-asia-tenggara-masuk-jurang-kemiskinan-karena-pandemi-corona#utm_source=kontan.co.id&utm_medium=kgnotif&utm_campaign=jutaan-kelas-menengah-di-asia-tenggara-masuk-jurang-kemiskinan-karena-pandemi-corona&message_id=620a2ce5-4d53-40ab-95d5-aa42ae06f584&received_count=1



*Jutaan kelas menengah di Asia Tenggara masuk jurang kemiskinan karena
pandemi corona*


Kamis, 15 Oktober 2020 / 16:43 WIB



Reporter: *Dina Mirayanti Hutauruk* | Editor: *Tendi Mahadi*

*KONTAN.CO.ID <http://KONTAN.CO.ID> - JAKARTA. *Jumlah orang miskin baru
semakin bertambah banyak di Asia Tenggara akibat pandemi Covid-19 yang
telah memukul ekonomi di seluruh dunia. Padahal sebelumnya kelas menengah
telah mengalami lonjakan di kawasan ini.

Hilangnya lapangan pekerjaan telah menghentikan ledakan besar pertumbuhan
kelas menengah di Asean dalam beberapa tahun terakhir. Sementara ekonomi
kemungkinan akan membutuhkan waktu bertahun-tahun lagi untuk kembali pulih
sepenuhnya.

Di Filipina, negara dengan kasus Covid-19 terbanyak, hampir separuh dari
pelaku usaha yang bisnisnya ditutup mengaku tidak ada kepastian kapan
bisnis mereka kembali akan dibuka. Itu berdasarkan survei yang dilakukan
Bank Dunia dan lembaga lokal. Efek berkepanjangan dari penguncian negara
atau lockdown telah  memukul banyak orang.

*Baca Juga: **Kesulitan likuiditas, AirAsia X Berhad tempuh restrukturisasi
utang
<https://industri.kontan.co.id/news/kesulitan-likuiditas-airasia-x-berhad-tempuh-restrukturisasi-utang>*

Meskipun *income *di seluruh dunia tengah anjlok, namun dampak yang parah
terjadi di kawasan Asean. Gelombang PHK dan lemahnya jaring pengaman sosial
membuat jutaan orang beresiko kehilangan anak tanggal dalam mobilitas
sosial.

Ramesh Subramaniam, Direktur Jenderal Asia Tenggara Asia Development Bank
(ADB) di Manila seperti dikutip Bloomberg, Kamis (15/10) mengatakan kawasan
Asean kemungkinan akan menempati urutan kedua setelah India dalam peta
jumlah orang miskin baru di Asia tahun ini.

Sementara Priyanka Kishore, Ekonom Oxford Economics Ltd  mengatakan,
kurangnya permintaan konsumen, kebangkrutan, dan langkah-langkah* social
distancing *terus mengganggu bursa kerja.

Hal itu menunjukkan bahwa pemulihan ekonomi panjang dan berlarut-larut.
"Kami perkirakan PDB Asia Tenggara jadi 2% di bawah dasar proyeksi sebelum
Covid-19, bahkan hingga tahun 2022," kata Kishore.

*Baca Juga: **Kapal perusak peluru kendali AS berlayar di Selat Taiwan,
militer China siaga penuh
<https://internasional.kontan.co.id/news/kapal-perusak-peluru-kendali-as-berlayar-di-selat-taiwan-militer-china-siaga-penuh>*

Bain &Co tahun lalu memperkirakan 50 juta konsumen di Asia Tenggara akan
naik ke kelas menengah pada tahun 2022. Proyeksi itu sebelumnya didasarkan
ada prospek pendapatan bersih sebsar US$ 300 miliar sehingga menarik Toyota
Motors dan Ikea untuk ekspansi di kawasan ini.

Namun, kini potensi pendapatan itu hilang sehingga menghambat pertumbuhan.
Maklum, tingkat konsumsi menyumbang 60% terhadap PDB di negara-negara di
kawasan ini, selain Singapur.


Berdasarkan riset pengembangan ekonomi United Nations University World
Institute, sebanyak 347,4 juta penduduk Asia Pasific bisa jatuh ke bawah
garis kemiskinan dengan pendapatan US$ 5,5 per hari akibat pandemi. Itu
sekitar 2/3 dari estimasinya secara global dan menggarisbawahi  proyeksi
Bank Dunia adanya peningkatan kemiskinan di dunia untuk pertama kalinya
dalam dua dekade.

Besarnya kejatuhan ekonomi di lima negara ekonomi terbesar di Asia Tenggara
sangat parah pada kuartal kedua. Indonesia menyusut 5,3% secara tahunan (*year
on year*/YoY), Malaysia 17,1%, Filipina 16,5%, Singapura 13,3% dan Thailand
12,2%,.


Vietnam akan mengalami penurunan ekonomi selama tiga dekade hampir terhenti
tahun ini. Kontraksi dapat bertahan hingga awal tahun depan, kata HSBC
Holdings Plc, di tengah layu manufaktur dan kekeringan pariwisata.

*Baca Juga: **Hong Kong dan Singapura mengumumkan rencana kebijakan travel
bubble
<https://internasional.kontan.co.id/news/hong-kong-dan-singapura-mengumumkan-rencana-kebijakan-travel-bubble>*

Setelah melewati pergolakan politik, krisis keuangan, dan bencana alam,
Asia Tenggara tidak asing dengan kemunduran. Namun, tidak seperti peristiwa
sebelumnya yang menyebabkan jutaan orang di kawasan ini menjadi
pengangguran dan kemiskinan, seperti krisis keuangan Asia dan tsunami
Samudra Hindia tahun 2004, tidak ada pasar tenaga kerja atau ekspor lain
yang bisa digunakan hingga saat ini.

Itu menandakan tekanan finansial yang berkepanjangan bagi orang Asia
Tenggara. Subramaniam dari ADB memperkirakan peningkatan pendapatan dan
angka kemiskinan akan membuat pemulihan ekonomi butuh dua hingga tiga
tahun. Organisasi Buruh Internasional (ILO) memperkirakan bahwa jam erja
atau setara 48 juta pekerjaan penuh waktu menghilang di Asean pada kuartal
II.

Lima negara ekonomi teratas Asia Tenggara masing-masing telah membelanjakan
miliaran dolar untuk dukungan pendapatan guna meredam pukulan pandemi.
"Terlepas dari upaya tersebut, perlindungan sosial seperti tunjangan
pengangguran di seluruh kawasan, tidak termasuk Singapura, tetap seringkali
tidak sebaik yang seharusnya.” kata Christian Viegelahn, ekonom ILO..


*Selanjutnya: **Muncul kasus corona, Pemerintah Qingdao di China copot
kepala Komisi Kesehatan*
<https://internasional.kontan.co.id/news/muncul-kasus-corona-pemerintah-qingdao-di-china-copot-kepala-komisi-kesehatan>

Kirim email ke