Dr. Eric Rubin dalam Editorialnya Kritik Kinerja Pemimpin AS dalam
 Penanggulangan Wabah

http://indonesian.cri.cn/20201016/476b10fd-650f-2a65-8fd6-4feb37fd92dc.html
2020-10-16 16:54:38

Baru-baru ini, New Enggland Journal of Medicin, salah satu jurnal otoritatif medis dalam tajuk rencana departemen editorial mengecam penampilan buruk pemimpin Amerika Serikat (AS) dalam penanggulangan wabah.

Pemimpin Redaksi jurnal tersebut, Dr. Eric Rubin dalam wawancaranya dengan CGTN mengatakan, administrasi AS “mengubah krisis menjadi tragedi”. Ia mengatakan pula, jurnal itu tak pernah mengomentar politik sebelumnya. Tajuk rencana kali ini begitu diterbitkan langsung mengundang respons besar masyarakat.

Eric Rubin dalam wawancara khusus mengatakan, semua editor dalam tajuk rencana itu dengan tegas menyatakan bahwa solusi paling penting bagi orang AS untuk menanggulangi pandemi Covid-19 adalah mengganti pemimpin sekarang melalui pemungutan suara pemilu. Ia tidak menganggap editorial itu adalah aksi politik, karena yang menjadi perhatian mereka adalah masalah kesehatan masyarakat. Jika dibandingkan sejumlah negara lain yang mengambil langkah kesehatan publik yang sederhana dan efektif, AS sama sekali tidak berbuat apa-apa. Meninjau kembali apa yang terjadi, kegagalan penangguangan wabah di AS bukan kegagalan ilmu pengetahuan melainkan kepemimpinan. Eric Rubin mengatakan, memang terdapat banyak korban tewas dalam pamdemi di semua negara dan daerah, itu sungguh tak terhindarkan. Akan tetapi, jika AS juga mengambil langkah tanggapan yang sama dengan negara lain, meski tetap akan terjadi korban tewas tapi lebih banyak orang sebenarnya dapat diselamatkan. Kinerja buruk pemimpin politik AS  mengakibatkan krisis dan tragedi itu. AS telah membayar harga nyawa dalam jumlah besar.



 PM Thailand Temui Menlu Tiongkok

http://indonesian.cri.cn/20201016/590cbafb-58fb-256a-2d83-3b263e377301.html
2020-10-16 10:48:49

PM Thailand Temui Menlu Tiongkok_fororder_巴育2020101601

China News Agency: Perdana Menteri Thailand Prayut Chan-o-cha mengadakan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi di Bangkok kemarin (15/10) waktu setempat.

Wang Yi meminta Prayut menyampaikan salam hangat Presiden Tiongkok Xi Jinping kepada Raja Thailand Vajiralongkorn. Wang Yi menyatakan, ia adalah menteri luar negeri pertama negara lain yang diundang mengadakan kunjungan ke Thailand setelah terjadinya pandemi Covid-19, hal ini menunjukkan persahabatan tradisional Tiongkok-Thailand bagaikan satu keluarga, dan tekad kedua negara untuk mengatasi wabah. Kerja sama yang saling menguntungkan antara kedua negara telah berhasil menahan ujian wabah, bahkan diintensifkan dalam saat sulit pandemi. Kesemuanya ini telah menunjukan keuletan dan prospek cerah kerja sama Tiongkok-Thailand. Tiongkok dengan tegas mendukung jalan pembangunan yang ditempuh oleh Thailand berdasarkan keadaan negerinya, mendukung upaya pemerintah Thailand dalam memelihara kestabilan sosial dan mewujudkan pembangunan dan kemakmuran.

PM Thailand Temui Menlu Tiongkok_fororder_巴育2020101602

Kedua belah pihak sepakat membentuk koridor cepat perjalanan personil dan koridor hijau logistik antara kedua negara.

Kirim email ke