Oouh, itu karena saya ada satu lagi teman bernama Lusi juga, hanya saja
perempuan! Kan tidak elok kalau saya kasih Lusi Lelaki, leb ih baik
dikasih tambahan Jerman untuk membedakan saja?! Hehehee, ...
Tapi bung Lusi, acara Historia Bonie di youtube itu mengajak Harry Poeze
dan Hasan memperbincangkan pemikiran Tan Malaka dalam gerakan nasional
Indonesia, bukan membedah buku Tan Malaka yang ditulis Harry. P., ...
Bagaimana saya bisa mengerti maksud pertanyaan bung itu ditujukan pada
penulis buku Harry? Sedang jelas penulis buku Harry itu tidak tergabung
di GELORA45, ...!!!
Salam,
ChanCT
Lusi D. 於 2020/10/18 下午 06:18 寫道:
Bung Chan mengapa menulis nama saya dengan tambahan kata "Djerman"?
Sementara itu menanggapi pertanyaan saya saja bung Chan kayaknya tidak
mampu. Masalah itu kan saya tujukan kepada para penulis buku itu. Bukan
untuk bung. Dan nyatanya tanggapan bung itu menunjukkan kalau bung tidak
bisa menghayati isi pertanyaan saya itu dan ngobrolkan soal yang tidak
menjadi topik persoalan.
Lusi.-
Am
Sun, 18 Oct 2020 16:23:22 +0800 schrieb ChanCT <[email protected]>:
Lalu, ... bagaimana bung Lusi kembali meneliti dan belajar dari
sejarah jejak perjalanan bangsa kita ini? Bermimpi mewujudkan tekad
Tan Malaka, mendirikan PARI dan bentuk negara ASLIA, ...? Hehehee, ...
Tapi, saya melihat KESALAHAN prinsip perjuangan intern PKI yang
terjadi! Tidak seharusnya hanya karena BEDA pendapat, lalu saling
menyingkirkan, depak-mendepak bahkan membunuh lawan pendapat begitu
saja! Kenapa tidak jalankan DEMOKRASI lebih baik, sebagai langkah
mempersatukan segenap kekuatan yang bisa dipersatukan!
'Lusi D.' [email protected] [nasional-list] 於 2020/10/18 上午 01:43
寫道:
Masih memimpikan mendirikan Partai PARI dan negara ASLIA ?
Am Sat, 17 Oct 2020 20:44:27 +0800
schrieb "ChanCT [email protected] [nasional-list]"
<[email protected]>:
*https://www.youtube.com/watch?v=M30OHN8eN54*