Gus Nur Jadi Tersangka, PKB: Dia Tak Punya Kapasitas Hina NU

Matius Alfons - detikNews
Minggu, 25 Okt 2020 07:43 WIB
10 komentar <https://news.detik.com/berita/d-5227656/gus-nur-jadi-tersangka-pkb-dia-tak-punya-kapasitas-hina-nu?tag_from=wp_nhl_5#comm1> SHAREURL telah disalin <https://news.detik.com/berita/d-5227656/gus-nur-jadi-tersangka-pkb-dia-tak-punya-kapasitas-hina-nu?tag_from=wp_nhl_5> Politikus PKB Marwan Dasopang (Tsarina/detikcom)Foto: Politikus PKB Marwan Dasopang (Tsarina/detikcom)

*Jakarta*-

Komisi VIIIDPR RI <https://www.detik.com/tag/dpr-ri>FraksiPKB <https://www.detik.com/tag/pkb>menanggapi terkait penangkapan Sugi Nur Rahardja aliasGus Nur <https://www.detik.com/tag/gus-nur>oleh Bareskrim Polri usai dinilai menghina Nahdlatul Ulama (NU). PKB menilai Gus Nur tidak memiliki kapasitas menghina NU.

Awalnya Wakil Ketua Komisi VIII DPR dari Fraksi PKB, Marwan Dasopang menjelaskan terkait asal-usul Gus Nur yang bukan seorang pencerah agama. Marwan menyebut tidak ada latar belakang yang mendukung Gus Nur menyandang predikat 'Gus'.

"Gus Nur ini menempatakan diri sebagai pencerah di bidang agama, ini kan macam-macam, ada ustad, syeikh, tuan guru dan sebagainya. Nah Gus Nur ayahnya bukan kiai, dia sendiri tak nyantri tapi senang-senang aja menerima predikat 'Gus', padahal dia bukan santri, ayahnya juga bukan kiyai, apa lagi punya pesantren," kata Marwan saat dihubungi, Sabtu (24/10/2020).

*Baca juga:*Kuasa Hukum Pertanyakan Status Tersangka Gus Nur <https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-5227559/kuasa-hukum-pertanyakan-status-tersangka-gus-nur>

Marwan menyebut seharusnya Gus Nur malu menyandang predikat 'Gus' tanpa ada latar belakang yang mendukung. Selain itu dia mengatakan terkadang Gus Nur ini juga kerap memberikan dakwa yang tidak benar.

"Dari sisi itu aja dia mesti malu, kedua dia juga keliling berdakwa kadang yang didakwahkan itu kita malu, tapi tetap saja dia merasa penceramah di bidang agama, si pendengar itu manggut-manggut pula, ini kegagalan kita, gagal kita sadarkan masyarakat, gagal pula kita menyadarkan model model seperti Gus Nur," ucapnya.

Selain itu, Marwan juga mengaku heran dengan Gus Nur yang berani menilai NU. Padahal menurutnya Gus Nur tidak memiliki kapasitas sama sekali memberikan komentar terkait NU.

"Nggak ada, kapasitas Sugi Nur ini nggak sampai kesana, kapasitas Sugi Nur ini menilai NU nggak sampai ke situ, jadi nggak perlu ditanggapi, nggak punya kapasitas dia memahami NU," ujarnya.

Marwan juga menyebut selama ini Gus Nur hanya mencari perhatian dengan pernyataan-pernyataan di akun YouTubenya.

"Dia tidak butuh itu, yang penting orang semakin cari dia karena pernyataan-pernyataan dia itu, ketika orang banyak cari dia, maka subscribernya dia semakin banyak, tak perlu dikomentari sebab dia tidak punya kapasitas begitu" imbuhnya.

Seperti diketahui, Gus Nur ditangkap tengah malam tadi atas tuduhan menyebarkan informasi untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan. Pernyataan Gus Nur tersebut disebarkan dalam akun YouTube MUNJIAT Channel pada 16 Oktober 2020.

"Tindak pidana menyebarkan informasi untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan, menyebarkan informasi untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan berdasarkan atas SARA dan penghinaan," tutur Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Slamet.

*Baca juga:*Pengacara Sebut Penangkapan Gus Nur Tak Prosedural <https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-5227557/pengacara-sebut-penangkapan-gus-nur-tak-prosedural>

Gus Nur dilaporkan oleh Ketua Pengurus Nahdlatul Ulama (NU) Cabang Cirebon Azis Hakim ke Bareskrim Polri kemarin. Laporan itu bernomor LP/B/0596/X/2020/BARESKRIM tanggal 21 Oktober 2020. Azis selaku pelapor mengatakan pihaknya melaporkan dengan dugaan tindak pidana penghinaan dan ujaran kebencian melalui media elektronik.

*(maa/man)*



 Gus Nur Ditangkap Bareskrim, PBNU: Itu Harapan PBNU, Dia Meresahkan

Danu Damarjati - detikNews
Sabtu, 24 Okt 2020 10:42 WIB
https://news.detik.com/berita/d-5226823/gus-nur-ditangkap-bareskrim-pbnu-itu-harapan-pbnu-dia-meresahkan?single=1
29 komentar <https://news.detik.com/berita/d-5226823/gus-nur-ditangkap-bareskrim-pbnu-itu-harapan-pbnu-dia-meresahkan?single=1#comm1> SHAREURL telah disalin <https://news.detik.com/berita/d-5226823/gus-nur-ditangkap-bareskrim-pbnu-itu-harapan-pbnu-dia-meresahkan?single=1> Wakil Sekjen PBNU Masduki BaidlowiWasekjen PBNU Masduki Baidlowi (Yulida Medistiara/detikcom)

*Jakarta*-

Gus Nur <https://www.detik.com/tag/gus-nur>ditangkap polisi karena diduga menyampaikanujaran kebencian <https://www.detik.com/tag/ujaran-kebencian>bermotifSARA <https://www.detik.com/tag/sara>(suku, agama, ras, antargolongan). Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU <https://www.detik.com/tag/pbnu>) menyatakan tindakan polisi terhadap Gus Nur sudah memenuhi harapan PBNU.

"Apa yang dilakukan polisi sudah menjadi harapan Pengurus Besar NU dan keluarga besar Nahdlatul Ulama," kata Wakil Sekretaris Jenderal PBNUMasduki Baidlowi <https://www.detik.com/tag/masduki-baidlowi>kepada*detikcom*, Sabtu (24/10/2020).

*Baca juga:*Apresiasi Polri Tangkap Gus Nur, GP Ansor: Efek Jera Buat Mulut Penghasut <https://news.detik.com/berita/d-5226787/apresiasi-polri-tangkap-gus-nur-gp-ansor-efek-jera-buat-mulut-penghasut>

Dia mengamati Gus Nur bukan baru-baru ini saja menghina NU, melainkan pada kesempatan tahun sebelumnya juga demikian. Kata-kata Gus Nur terdengar tidak baik oleh telinga NU.

"Saya kira selama ini banyak kata-kata keluar dari Gus Nur adalah kata-kata yang kurang pantas diucapkan, apalagi pada sebuah organisasi Islam. Apa yang dilakukan Gus Nur meresahkan," kata Masduki.

*Baca juga:*Melihat Lagi Ucapan Gus Nur Diduga Hina NU, Singgung Abu Janda-Said Aqil <https://news.detik.com/berita/d-5226814/melihat-lagi-ucapan-gus-nur-diduga-hina-nu-singgung-abu-janda-said-aqil>

Dia menyesalkan kata-kata Gus Nur. Mestinya Gus Nur sebagai sesama muslim harus menyatakan ujaran-ujaran yang baik, bukan ujaran kebencian. Ucapan Gus Nur tidak mencerminkan umat Islam Indonesia yang moderat (tidak ekstrem kiri-kanan) yang selama ini dikenal selalu damai.

"Alhamdulillah polisi melakukan langkah hukum, diproses hukum secara adil, apakah nanti bersalah atau tidak bersalah, nanti proses hukumlah yang menentukan," kata dia.

*Detik-detik Gus Nur Dijemput Polisi:*

*

*

Sebelumnya, Gus Nur ditangkap di kediamannya di Pakis, Malang, Jawa Timur. Dia ditangkap pada Sabtu (24/10/2020) pukul 00.00 WIB.

Gus Nur ditangkap atas laporan dari NU. Gus Nur dianggap telah menyebarkan informasi untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan yang bermuatan SARA dan penghinaan.

*(dnu/idh)*

Kirim email ke