Dirjen Kantor PBB di Jeneva:


 Aksi Solidaritas Targetkan Tujuan Perkembangan Berkelanjutan PBB

http://indonesian.cri.cn/20201025/a96edb35-48ca-44a4-be61-367990b623e3.html
2020-10-25 11:14:58

Menjelang genap 75 tahun berdirinya PBB, Dirjen Kantor PBB di Jeneva Tatiana Valovaya menerima wawancara khusus China Media Grup. Dia menyatakan, survei menunjukkan, mayoritas rakyat di seluruh dunia mendukung PBB. Tiongkok yang mendukung multilateralisme akan memainkan peranan lebih besar dalam pengembangan multilaterlisme. Multilaterlisme pada zaman modern harus mempunyai sifat inklusif, bersolidaritas untuk mewujudkan tujuan perkembangan berkelanjutan.

Valovaya mengatakan, yang penting ialah bagaimana rakyat seluruh dunia memandang peranan dimainkan PBB. Sejak tanggal 1 Januari tahun 2020, Sekjen PBB Antonio Guterres mensponsori dialog global untuk memperingati genap 75 tahun berdirinya PBB, bersama menjajaki arah perkembangan dunia pada masa depan. Ini adalah dialog yang paling besar dan paling bersifat inklusif yang belum pernah dilakukan dalam sejarah. Dialog berkisar pada dua topik: Masa depan seperti apa yang anda nantikan? PBB seperti apa yang anda perlukan?

Dalam survei yang disertai lebih dari satu juta orang di seluruh dunia, 87 persen rakyat mengharapkan peningkatan multilateralisme, menantikan lebih banyak kerja sama internasional dan mendukung pekerjaan diadakan PBB.

Valovaya mengatakan, kebanyakan rakyat memberitahukan kami bahwa justru karena adanya PBB, dunia ini lebih damai, aman dan makmur jika dibandingkan dengan 75 tahun lalu. Ini adalah dukungan terbesar kepada kami, juga adalah misi yang jaya. PBB harus mengenal dan mewujudkan harapan rakyat.

Valovaya menghargai Tiongkok yang berpegang teguh pada multilateralisme dan kerja sama internasional, serta berupaya memelihara sistem internasional dengan PBB sebagai intinya.

Dukungan Tiongkok pada multilateralisme adalah sangat penting. Multilateralisme pada zaman modern harus mempunyai sifat inklusif. Biar negara besar atau kecil, kuat atau lemah, setiap negara harus mempunyai hak representatif dan hak bersuara yang setara. Komunitas ekonomi kuat seperti Tiongkok yang mendukung multilateralisme akan menimbulkan pengaruh lebih besar kepada masa depan multilateralisme.

Menghadapi pandemi virus corona yang sedang kita alami, PBB berkali-kali menyerukan bersolidaritas mengantisipasi. Tiongkok yang kini mengumumkan secara resmi berpartisipasi dalam Rencana Covid-19 Vaccine Global Access (Covax) telah mendapat penghargaan komunitas internasional. Valovaya menyatakan, PBB sangat mementingkan dukungan yang diberikan negara peserta dalam kerja sama multilateralisme tersebut.

Dia menyambut berbagai pihak dengan aktif menyertai prakarsa ini. Kami harus mempertahankan aksi multilateral, mendukung pekerjaan WHO dan organisasi kemanusiaan. Karena pandemi virus corona tidak saja adalah krisis kesehatan, tapi juga adalah krisis kemanusiaan, krisis ekonomi dan krisis sosial. Hanyalah mendapat dukungan lebih banyak anggota, prakarsa multilateralisme baru dapat memainkan peranan lebih besar.



 Ekonomi Digital Berikan Suntikan Energi bagi Pembangunan Tiongkok

http://indonesian.cri.cn/20201025/16a0cc23-a244-9cc9-7ba9-44ee5ef7a5cc.html
2020-10-25 09:17:11
Ekonomi Digital Berikan Suntikan Energi bagi Pembangunan Tiongkok_fororder_digital4 <http://indonesian.cri.cn/20201025/16a0cc23-a244-9cc9-7ba9-44ee5ef7a5cc-2.html>

Pandemi COVID-19 yang mewabah di seluruh dunia sudah berimbas serius pada ekonomi global. Akan tetapi, di tengah resesi ekonomi dunia, Tiongkok diprediksi akan menjadi satu-satunya negara yang merealisasi pertumbuhan ekonomi positif sepanjang tahun 2020. Keberhasilan ekonomi Tiongkok tentunya tidak terpisahkan dari transformasi ekonomi digital yang terjadi di negeri tersebut. Kini pembayaran seluler, ekonomi inklusif, belanja online dan manufaktur robot telah memperlihatkan kecenderungan perkembangan yang kian meningkat di Tiongkok dan menjadi motor penggerak baru yang menciptakan banyak lowongan kerja.

Ekonomi Digital Berikan Suntikan Energi bagi Pembangunan Tiongkok_fororder_digital2

Mendorong perkembangan ekonomi digital selain akan memberikan suntikan modal baru bagi pembangunan, juga akan mendatangkan perubahan mendalam bagi sosial. Dalam proses penanganan wabah virus corona di tatanan kenormalan baru, digitalisasi dan aplikasinya telah memperlihatkan manfaatnya yang luar biasa. Selain menjadi solusi dalam pelaksanaan telemedicine dan pemantauan keamanan publik, teknologi digital juga menyediakan layanan bagi aktivitas bekerja dari rumah dan belajar dari rumah secara daring serta akses layanan telekomunikasi 4G dan 5G. Digitalisasi atau Big Data kini banyak digunakan untuk analisa situasi pandemi, distribusi ketersediaan barang-barang, kartu perjalanan dan kode kesehatan. Selain itu, teknologi digital juga menjadi tunjangan bagi layanan pesan antar tanpa kontak fisik, belanja online dan lain sebagainya yang berkaitan erat dengan kehidupan sehari-hari.

Ekonomi Digital Berikan Suntikan Energi bagi Pembangunan Tiongkok_fororder_digital

Memang harus diakui bahwa pandemi COVID-19 telah memberikan imbas serius terhadap ekonomi dunia, namun wabah tersebut juga menyediakan peluang bagi Tiongkok untuk melakukan transformasi ekonomi ke arah digitalisasi. Wabah virus corona merupakan bencana yang secara tak sengaja mendorong layanan daring tanpa kontak fisik. Layanan digital sudah menunjukkan potensi perkembangan yang kian meningkat. Digitalisasi tidak hanya menjamin masyarakat dapat hidup, belajar maupun bekerja di lingkungan yang terisolasi, tapi juga dapat mendukung kelangsungan hidup dan perkembangan UMKM dalam jumlah besar.

Ekonomi Digital Berikan Suntikan Energi bagi Pembangunan Tiongkok_fororder_digital6

Saat ini Tiongkok tengah mempercepat pembentukan konfigurasi pembangunan yang baru dengan sirkulasi domestik sebagai induk dan koordinasi antara sirkulasi dalam dan luar negeri sebagai pelengkap yang saling mendukung dalam proses perkembangannya. Layanan Big Data memecahkan ketidakseimbangan informasi antara sisi penawaran dan permintaan sehingga kebutuhan pasar dapat terpenuhi secara langsung dari responsi cepat pada bidang produksi. Bisnis digital atau e-commerce kini juga terjangkau di daerah yang jauh dan terpencil, sehingga semakin banyak orang mendapat manfaat dari perdagangan komoditas. Tiongkok masih giat memperluas kemitraan dalam proses perkembangan ekonomi digital dengan harapan dapat memberikan andil bagi perkembangan ekonomi global.

Ekonomi Digital Berikan Suntikan Energi bagi Pembangunan Tiongkok_fororder_digital3

“Ekonomi digital Tiongkok mendorong keterbukaan dan kerja sama,” demikian dilaporkan sebuah media pers online Indonesia. Situs media tersebut menulis, sejumlah platform e-commerce Tiongkok tengah berusaha memperluas bisnisnya di negara-negara ASEAN sehingga telah menciptakan banyak peluang bagi perkembangan setempat melalui teknologi dan pengalamannya yang matang. E-commerce telah berkembang menjadi titik pertumbuhan baru yang mendongkrak pertumbuhan ekonomi lokal, sekaligus motor penggerak baru yang ikut menggenjot perdagangan ASEAN-Tiongkok.


Ekonomi Digital Berikan Suntikan Energi bagi Pembangunan Tiongkok_fororder_digital0

Kirim email ke