*Apakah pemimpin dunia termasuk presiden Joko Widodo dan apakah beliau
   turut mengutuk penusukan di Perancis?*
   -

   -


   
*https://news.detik.com/internasional/d-5234522/para-pemimpin-dunia-ramai-ramai-kutuk-penusukan-di-prancis?tag_from=news_mostpop*
   
<https://news.detik.com/internasional/d-5234522/para-pemimpin-dunia-ramai-ramai-kutuk-penusukan-di-prancis?tag_from=news_mostpop>
   -


*Para Pemimpin Dunia Ramai-ramai Kutuk Penusukan di Prancis*

Novi Christiastuti - detikNews

Jumat, 30 Okt 2020 10:40 WIB

58 komentar
<https://news.detik.com/internasional/d-5234522/para-pemimpin-dunia-ramai-ramai-kutuk-penusukan-di-prancis?tag_from=news_mostpop#comm1>

SHARE   URL telah disalin
<https://news.detik.com/internasional/d-5234522/para-pemimpin-dunia-ramai-ramai-kutuk-penusukan-di-prancis?tag_from=news_mostpop>

Situasi di lokasi penusukan brutal di Nice, Prancis (AP Photo/Daniel Cole)

*Paris* -

Kecaman mengalir untuk *aksi penusukan di Gereja Notre-Dame Basilica di
Nice*
<https://www.detik.com/tag/penusukan-di-prancis?_ga=2.142722805.1529123063.1604038514-1379713952.1603478543>,
Prancis. Para pemimpin dunia beramai-ramai memberikan dukungan untuk
Prancis yang baru saja dilanda serangan brutal yang menewaskan tiga orang
pada Kamis (29/10) waktu setempat.

Seperti dilansir *AFP* dan *Associated Press*, Jumat (30/10/2020), salah
satu kecaman datang dari Kanselir Jerman, Angela Merkel, yang menyatakan
dirinya 'sangat terguncang dengan pembunuhan brutal' yang terjadi di Prancis
<https://www.detik.com/tag/prancis>.

"Pikiran saya tertuju pada kerabat para korban yang tewas dan luka-luka.
Jerman mendukung Prancis pada masa sulit ini," ucap Merkel dalam
pernyataannya.



*Perdana Menteri (PM) Inggris, Boris Johnson, menyatakan dirinya 'terkejut'
atas 'serangan biadab di Notre-Dame Basilica'. "Pikiran kami tertuju untuk
para korban dan keluarga mereka, dan Inggris berdiri teguh bersama Prancis
dalam melawan teror dan intoleransi," ucapnya.*

Dalam kecamannya, PM Italia, Giuseppe Conte, menyebut tindak penusukan di
Prancis sebagai 'serangan pengecut'. "Keyakinan kita jauh lebih kuat dari
fanatisme, kebencian dan teror. Kita merangkul keluarga para korban
saudara-saudara kita di Prancis. Kita bersatu!" tegasnya.

*Baca juga:**Trump Soal Penusukan di Prancis: Serangan Teroris Harus
Dihentikan*
<https://news.detik.com/internasional/d-5234430/trump-soal-penusukan-di-prancis-serangan-teroris-harus-dihentikan>

Ucapan dukungan untuk Prancis juga datang dari PM Spanyol, Pedro Sanchez.
"Kita terus mempertahankan kebebasan, nilai-nilai demokrasi kita,
perdamaian dan keamanan warga kita," ujarnya.

Komentar lebih keras datang dari Hungaria, dengan PM Viktor Orban menyebut
serangan di Prancis itu jelas menunjukkan 'bahwa budaya kita, cara hidup
kita dan nilai-nilai Eropa kita berada di ujung tombak terorisme ekstremis'.

"Kami siap bergabung untuk melindungi nilai-nilai tradisional Eropa dan
cara hidup tradisional Eropa," cetusnya.

Kanselir Austria, Sebastian Kurz, dalam kecamannya menyebut tindak
penusukan fatal di Prancis sebagai 'serangan teror Islam yang tercela'.
"Kami akan mempertahankan nilai-nilai kami dan 'cara hidup' Eropa dengan
sekuat tenaga melawan Islamis dan politik Islam," tegasnya.

*Tonton video 'Penusukan di Prancis, Israel: Tak Ada Perang Antara
Yahudi-Muslim'*

Kirim email ke