Menlu AS Hasut Hubungan Tiongkok-Indonesia,
Disindirkan Media Sebagai Tugas yang Mustahil Ditunaikan
http://indonesian.cri.cn/20201101/8c93866d-d96c-988c-f92a-2380eae07712.html
2020-11-01 09:45:56
Menlu AS Hasut Hubungan Tiongkok-Indonesia,Disindirkan Media Sebagai
Tugas yang Mustahil Ditunaikan
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo sekali lagi
melakukan perlawatan ke Asia menjelang pilpres yang dijadwalkann pada
awal November mendatang. Saat berkunjung ke Indonesia, Mike Pompeo
seperti lazimnya giat menjajakan “teori anti Tiongkok”, meminta
Indonesia menjauhi diri dari Tiongkok dan menyerang Tiongkok terkait
masalah Laut Tiongkok Selatan (LTS) dan isu agama. Akan tetapi, upaya
Mike Pompeo tersebut tidak berhasil dan sempat disindir media Indonesia
sebagai “tugas yang mustahil ditunaikan”.
Menlu AS Hasut Hubungan Tiongkok-Indonesia,Disindirkan Media Sebagai
Tugas yang Mustahil Ditunaikan
Adapun masalah LTS, tidak di luar dugaan, Mike Pompeo diberikan jawaban
yang tidak sedap dari Menlu Indonesia Retno Marsudi yang dalam jumpa
pers bersama pada 29 Oktober menegaskan kembali kebijakan diplomatik
Indonesia yang “mandiri dan proaktif”, serta pentingnya terpelihara
perdamaian dan kestabilan di kawasan ini. Retno menyatakan,
mengembangkan hubungan kerja sama yang inklusif pada masa kesulitan ini
adalah sangat penting bagi setiap negara yang hendaknya berupaya bersama
mendorong perdamaian, stabilitas dan kemakmuran secara global.
Menlu AS Hasut Hubungan Tiongkok-Indonesia,Disindirkan Media Sebagai
Tugas yang Mustahil Ditunaikan
Berbeda dengan sopan santun Retno, pemberitaan media Indonesia atas
kunjungan Mike Pompeo dengan penuh sinisme dan ejekan. Harian The
Jakarta Post dalam sebuah artikelnya menjelang tibanya Mike Pompeo di
Indonesia menulis, pemerintah RI tidak akan sungguh-sungguh
memperlakukan “aliansi anti Tiongkok” yang dikoarkan Mike Pompeo, dan
perlawatannya ke Indonesia akan berakhir ibarat “kunjungan perpisahan”
atau berpamitan. Artikel menyindir retorika dari Mike Pompeo akan
berujung cek kosong yang tiada gunanya sama seperti komitmen yang
dijanjikan para kandidat dalam pilpres, dengan kata lain, begitu Donald
Trump mengalami kegagalan dalam pilpres, maka kunjungan Mike Pompeo ke
Indonesia secara teknis hanyalah kunjungan kehormatan. Biarpun Trump
menang dalam pilpres, ia kemungkinan besar akan melantik Menlu yang baru
dalam masa jabatan yang kedua.
Mike Pompeo yang berupaya keras membujuk Indonesia terlibat dalam
perlawanan antara AS dengan Tiongkok tampaknya tugas yang mustahil
diselesaikan karena perlawanan yang dikhotbahkan Mike Pompeo sama sekali
tidak sesuai dengan kepentingan Indonesia, juga bertentangan dengan
kebijakan diplomatik Indonesia yang bebas merdeka. Bagi negara-negara
ASEAN, terpeliharanya keseimbangan antar negara-negara besar serta
kestabilan regional barulah perihal yang paling penting bagi kepentingan
keamanannya. Tiongkok sejak lama menganjurkan negara-negara kawasan agar
menyisihkan perselisihan dan bersama-sama melakukan eksploitasi. Berbeda
dengan Tiongkok, AS selalu berperan elemen berbahaya yang merugikan
perdamaian kawasan LTS. Demi hegemoninya di laut, AS tidak pernah
meratifikasi Konvensi Hukum Laut Internasional atau UNCLOS, malah selalu
berlagak seperti pembela hukum laut, dan terus memprovokasi perlawanan,
memamerkan kekuatan dan menimbulkan ketegangan situasi di LTS. Presiden
Indonesia Joko Widodo dalam pertemuannya dengan Mike Pompeo dengan jelas
menyampaikan pendirian ASEAN. “Negara-negara ASEAN hendaknya dipahami.
Mereka ingin membangun lingkungan yang damai, stabil dan kooperatif di
kawasan ini,” ujar Jokowi.
Menlu AS Hasut Hubungan Tiongkok-Indonesia,Disindirkan Media Sebagai
Tugas yang Mustahil DitunaikanMenlu AS Hasut Hubungan
Tiongkok-Indonesia,Disindirkan Media Sebagai Tugas yang Mustahil Ditunaikan
Di bidang ekonomi, AS berusaha menjilat pantat Indonesia, namun tidak
mendapat respons yang diinginkan dari Indonesia. Presiden Jokowi saat
menerima kunjungan Mike Pompeo mengatakan, Indonesia berharap menjalin
hubungan kerja sama yang baik dengan AS dengan prasyarat saling mengerti
dan AS hendaknya melakukan upaya yang kongkret. Apa itu upaya kongkret
yang disinggung oleh Jokowi? Jokowi meminta AS memperpanjang perlakuan
preferensial terhadap Indonesia, dan mengurangi tarif impor atas
komoditi Indonesia. Pada Februari lalu, AS mencabut Indonesia dari
daftar negara-negara berkembang, yang berarti AS akan menghapuskan
perlakuan “/special and differential treatment”/yang diberikan kepada
Indonesia sehingga akan langsung mempengaruhi ekspor Indonesia ke AS.
Mike Pompeo merespons bahwa Indonesia akan memperoleh lebih banyak
investasi dari AS tanpa menyinggung perlakuan perdagangan diferensial
bagi Indonesia.
Menlu AS Hasut Hubungan Tiongkok-Indonesia,Disindirkan Media Sebagai
Tugas yang Mustahil Ditunaikan
Dibanding AS, saat ini Indonesia dan Tiongkok menjalin hubungan kerja
sama ekonomi dan perdagangan yang lebih erat. Tiongkok adalah investor
terbesar bagi Indonesia. Menurut data semester pertama 2020, tingkat
investasi Tiongkok di Indonesia naik 9 persen untuk mencapai 2,4 miliar
dolar AS dibanding 2,2 miliar dolar pada paroh pertama tahun 2019.
Sementara itu, volume ekspor Indonesia ke Tiongkok naik 11,74 persenn
pada paroh pertama tahun 2020 untuk meningkat dari 12,32 miliar dolar
menjadi 13,77 miliar dolar AS. Hal ini sepenuhnya mencerminkan kerja
sama kedua negara memiliki dasar yang kokoh.
Menlu AS Hasut Hubungan Tiongkok-Indonesia,Disindirkan Media Sebagai
Tugas yang Mustahil Ditunaikan
Selama kunjungan di Jakarta, Mike Pompeo menyempatkan diri untuk
menghadiri dialog antara agama dan peradaban yang disponsori oleh sebuah
lembaga pemuda di bawah Nahdlatul Ulama. Tentunya Mike Pompeo berharap
menggunakan kesempatan ini untuk memfitnah kebijakan agama Tiongkok
serta bermanis muka dan merangkul Indonesia sebagai negara Muslim yang
terbesar di dunia.
Menlu AS Hasut Hubungan Tiongkok-Indonesia,Disindirkan Media Sebagai
Tugas yang Mustahil Ditunaikan
Sebagai informasi, Nahdlatul Ulama merupakan lembaga Muslim terbesar di
dunia yang beranggotakan 90 juta orang. Ketua Nahdlatul Ulama Said Aqil
Siradj pernah berkali-kali bersilaturahmi ke Xinjiang Tiongkok untuk
menginspeksi kehidupan agama yang dinikmati oleh kaum Muslim etnis
Uighur, dan ternyata beliau telah menarik kesimpulan yang berbeda dengan
Barat.
Menlu AS Hasut Hubungan Tiongkok-Indonesia,Disindirkan Media Sebagai
Tugas yang Mustahil Ditunaikan
Intrik Mike Pompeo yang ingin menghasut sentimen agama Indonesia untuk
memusuhi Tiongkok tidak akan pernah berhasil karena Nahdlatul Ulama
Indonesia menentang kekerasan dan pemisahan. Mereka berpandangan bahwa
Xinjiang sangat aman, namun daerah ini pernah sangat terancam terorisme
pada masa silam. Sekarang Indonesia masih terganggu oleh masalah yang
sama. Organisasi Islam di Indonesia sangat membenci kebijakan AS di
Timur Tengah. Dalam konflik Israel dengan Palestina, AS selalu
mengabaikan keselamatan jiwa dan hak-hak yang dimiliki para pengangut
agama Islam. AS adalah biang keladi sejati di balik kesengsaraan dunia
Islam.
Menlu AS Hasut Hubungan Tiongkok-Indonesia,Disindirkan Media Sebagai
Tugas yang Mustahil Ditunaikan