*Menurut uztad Somad yang sangat terkenal, bahwa beliau melihat iblis pada
salib, jadi pertanyaannya apakah para pemuda muslim yang membersihkan
gereja di Mosul tidak melihat iblis pada salib di gereja yang mereka
bersihkan dan apakah diantara para pemuda muslim tsb ada yang kemasukan roh
iblis nan jahat.*


https://republika.co.id/berita/qjbj95320/pemuda-muslim-di-mosul-bersihkan-gereja-yang-dirusak-isis


*Pemuda Muslim di Mosul Bersihkan Gereja yang Dirusak ISIS *

*Kamis 05 Nov 2020 17:17 WIB*

*Rep: Dea Alvi Soraya/ Red: Nashih Nashrullah*




*ISIS menghancurkan tempat ibada bersejarah baik masjid ataupun gereja
Suasana Kota Mosul, Irak yang hancur peperangan.*
*Foto: REUTERS/Alkis Konstantinidis*



*ISIS menghancurkan tempat ibadah bersejarah baik masjid ataupun gereja*

*REPUBLIKA.CO.ID <http://REPUBLIKA.CO.ID>, MOSUL— Sekelompok pemuda Muslim
bekerja sukarela  memulihkan bangunan bersejarah di Mosul, Irak Utara.*


*Bangunan bersejarah yang mereka perbaiki, termasuk gereja-gereja Kristen
yang rusak saat kekuasaan Kelompok Negara Islam (ISIS) di Irak selama
bertahun-tahun.*

*Mohammed Essam, salah satu pendiri kelompok itu mengatakan, gereja-gereja
tersebut merupakan harta prasejarah** Mosul *
<https://republika.co.id/tag/mosul>*yang berharga dan perlu dipulihkan.
"Bangunan ini adalah bagian dari Mosul, dan Mosul tidak lengkap tanpanya,”
ujarnya yang dikutip **Asia News,** Kamis (5/11*

*Salah satu gereja yang mereka perbaiki adalah St Thomas Syriac Catholic
Church yang dibangun pada pertengahan abad ke-19. Gereja ini dijarah dan
dihancurkan setelah** ISIS * <https://republika.co.id/tag/isis>*berkuasa
pada 2014, memaksa orang Kristen, Yazidi, Sabian Mandaean dan beberapa
Muslim untuk melarikan diri ke Kurdistan Irak. Gereja Saint Thomas
ditinggalkan begitu saja dalam keadaan rusak dan diambang kehancuran. *

*Meski telah berhasil disingkirkan pada 2017, selama pemerintahannya, ISIS
sudah melakukan kekerasan dan teror, menghancurkan situs-situs ikonik Irak
seperti Masjid al-Nouri dan Gereja Our Lady of the Hour (Gereja Al-Saa'a). *

*Essam dan teman-temannya mencoba untuk membuat Saint Thomas kembali
menjadi ikon bersejarah Irak, dan membersihkan sisa-sisa kebrutalan dan
kengerian ISIS, seperti grafiti Arab "Tanah Kekhalifahan", yang tertulis di
salah satu dinding gereja, merujuk pada tujuan kelompok tersebut untuk
menguasai seluruh Timur Tengah. *

*Essam, yang juga mengalami langsung kekejaman yang dilakukan anak buah
pemimpin ISIS al-Baghdadi, kini memiliki tujuan untuk mengubah persepsi
orang-orang tentang Mosul. "Kami ingin mengatakan bahwa orang Kristen
termasuk di sini. Bahwa mereka memiliki sejarah yang kaya di sini,”
ujarnya.*

*Sejak kota dibebaskan, kelompok relawan bernama Sawaed al-Museliya (Lengan
Mosul) telah memberikan sejumlah layanan masyarakat, termasuk bantuan
makanan darurat dan penggalangan dana untuk membangun kembali rumah milik
penduduk kota yang paling miskin. *

*Melalui kegiatan pemulihan gereja, mereka juga ingin mendukung upaya
komunitas Kristen setempat untuk memulihkan properti yang rusak dan
menyiapkan tempat bagi pemulangan mereka yang melarikan diri dari kekerasan
etnis dan pengakuan. “Kami berkomitmen untuk menjaga mereka dan tempat
ibadah mereka,” kata Essam. *

*Namun, sejauh ini, hanya sekitar 50 keluarga Kristen yang telah kembali,
meskipun sudah lebih banyak yang datang untuk bekerja atau belajar di Mosul
setiap harinya. “Para pemuda ini adalah harapan kota ini setelah mengalami
begitu banyak kesulitan dan masalah,” kata seorang Kristen setempat..*

*Sumber: *
*http://www.asianews.it/news-en/Young-Muslims-clear-up-Mosul-churches%2C-work-for-Christians%26rsquo%3B-return-51501.html*
<http://www.asianews.it/news-en/Young-Muslims-clear-up-Mosul-churches%2C-work-for-Christians%26rsquo%3B-return-51501.html>

Kirim email ke