https://www.eramuslim.com/berita/nasional/rizal-ramli-sebut-jk-raja-pembohong.htm
*Rizal Ramli Sebut JK Raja Pembohong* Redaksi – Sabtu, 20 Rabiul Awwal 1442 H / 7 November 2020 16:30 WIB Eramuslim.com – Cerita mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla Jusuf Kalla yang membantah menjegal Rizal Ramli di Kabinet Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono menuai sorotan. Pernyataan JK itu dibantah langsung oleh Rizal Ramli. Melalui cuitannya di akun jejaring sosial Twitter, @RamliRizal, Rizal menyebut JK sebagai raja pembohong. Rizal mengatakan cerita JK itu lain. Sebab dia mengatakan dijegal dari posisi menteri di zaman pembentukan kabinet era Presiden SBY. Merespons sindiran dan cerita JK di kanal YouTube Karni Ilyas Club, Rizal Ramli kembali menceritakan versinya dijegal oleh JK dalam saat mau diangkat jadi menteri di kabinet SBY. Rizal mengatakan, cerita JK tidak benar. Dia mengaku di menit akhir terpental dari jabatan menteri karena dijegal JK. ------------------------------ ------------------------------ “Ternyata JK raja pembohong. SBY panggil RR ke Cikeas seminggu sebelum Pelantikan Kabinet. Wong jadi berita di TV-TV. SBY dan RR tanda tangan kesepakatan sebagai Menko. Besoknya setelah pelantikan Kabinet, SBY panggil RR ke Istana ceritakan JK yang ganjal di injury time sampai diundur 3 jam. Dasar,” tulis Rizal Ramli dikutip Hops.id–jaringan Suara.com–, Sabtu (7/11/2020). JK mengatakan saat pembentukan menteri di era pemerintahan pertama Presiden SBY, semua calon menteri diundang ke Cikeas untuk menjalani wawancara. Nah, pada saat itu Rizal tak pernah dipanggil ke Cikeas. Artinya, kata JK, Rizal tak masuk dalam bidikan SBY. “Waktu itu seperti kita ketahui calon menteri di-interview SBY. Dia (Rizal) nggak pernah diperhitungkan SBY, kalau diperhitungkan dia dipanggil. Justru saat terakhir di kabinet saat mau disusun, Pak SBY tanya eh ada nggak kursi kosong tingkat 1 perindustrian, terus (SBY) bagaimana kalau Rizal Ramli,” ujar JK cerita di kanal Youtube Karni Ilyas Club dikutip Sabtu 7 November 2020 Kemudian JK menelpon Rizal Ramli untuk menyampaikan posisi Menteri Perindustrian. Namun kala itu, Rizal malah marah pada JK. “Dia sudah nunggu (dipanggil). Saya bilang Rizal, kita putuskan kamu di menteri perindustrian. Dia bilang ‘Wah Anda itu teman tapi tak adil.. saya kan di BUMN atau keuangan’. Saya bilang tapi kan ini yang menentukan presiden,” jelas JK menjelaskan ke Rizal kala itu. Sebelumnya, ekonom senior Rizal Ramli blak-blakan pernah dijegal oleh Jusuf Kalla. Seperti dikutip dari channel YouTube Karni Ilyas Club, Rizal Ramli bercerita dirinya sempat gagal jadi Menko bidang perekonomian. ++++++++++++++++++++. https://www.eramuslim.com/berita/nasional/jk-tuding-rizal-ramli-omong-besar-tapi-gak-bisa-pimpin-orang.htm#.X6bEW2hKieE *JK Tuding Rizal Ramli Omong Besar Tapi Gak Bisa Pimpin Orang…* Redaksi – Sabtu, 20 Rabiul Awwal 1442 H / 7 November 2020 16:18 Eramuslim.com – Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menyebutkan Rizal Ramli merupakan sosok yang cerdas di bidang perekonomian. Namun, Jusuf Kalla (JK) menuturkan bahwa Rizal tidak memiliki kemampuan yang baik untuk memimpin anak buah. Hal itu berdampak kepada kinerjanya selama sebagai menteri. Tak heran jika Rizal tak pernah awet sebagai menteri baik di masa kepemimpinan SBY maupun Jokowi. “Omongnya besar, tapi gak bisa pimpin orang,” kata JK dalam kanal YouTube Karni Ilyas Club, Sabtu (7/11/2020). Hal inilah yang menjadi alasan kuat mengapa sosok Rizal Ramli dicopot dari jabatannya sebagai Menko Maritim pada 2016. Pernyataan itu dilontarkan oleh JK, sapaan Jusuf Kalla, dalam akun Youtube Karni Ilyas Club. Adapun, pernyataan tersebut merupakan respons dari tuduhan Rizal Ramli sebelumnya, yang menyebut JK sengaja beberapa kali menjegal dirinya untuk menjadi Menteri Keuangan atau BUMN di zaman SBY maupun Menko Perekonomian pada era pemerintahan periode pertama Jokowi. JK pun bercerita pada masa periode pertama kepemimpinan SBY, Rizal sudah lebih dahulu melakukan lobi-lobi ke beberapa tempat. Pada saat yang sama Rizal disebutnya, telah mengeluarkan isu bahwa dia sudah dicalonkan sebagai Menteri Keuangan atau Menteri BUMN. “Waktu itu, seluruh calon menteri itu di-interview oleh Pak SBY. Tetapi dia [Rizal Ramli] gak pernah dipanggil, jadi tidak benar kalau saya larang. Memang dia tidak pernah diperhitungkan oleh Pak SBY. Kalau diperhitungkan dia pasti dipanggil,” katanya, seperti dikutip dari channel Youtube Kari Ilyas Club, Sabtu (7/11/2020). JK pun melanjutkan ceritanya, bahwa saat-saat terakhir kabinet akan disusun, SBY bertanya kepadanya apakah ada slot kursi menteri yang masih kosong. Pertanyaan itu pun dijawab JK dengan menyebut kursi Menteri Perindustrian. “Lalu saya telepon dia [Rizal Ramli]. Dia sudah nunggu sebenernya. Ketika saya sampaikan diputuskan jadi Menperin, dia bilang, Wah, Anda ini teman tapi tidak adil. Saya kan maunya Menkeu atau Menteri BUMN,” lanjut JK. Menanggapi respons Rizal tersebut, JK pun menjawab bahwa tawaran untuk menjadi Menteri Perindustrian berasal dari SBY, bukan dari dia. ------------------------------
