*https://www.panjimas.com/news/2020/11/01/sengaja-menginjak-al-quran-pria-di-bangladesh-digantung-lalu-dibakar/
<https://www.panjimas.com/news/2020/11/01/sengaja-menginjak-al-quran-pria-di-bangladesh-digantung-lalu-dibakar/>*

Sengaja Menginjak Al Qur’an Pria di Bangladesh Digantung Lalu DibakarPria
itu sempat ditahan, tapi massa menyeretnya keluar, memukulinya dan membakar..
by zaky fuadz <https://www.panjimas.com/author/zaky/>

 1 Nov 2020
<https://www.panjimas.com/news/2020/11/01/sengaja-menginjak-al-quran-pria-di-bangladesh-digantung-lalu-dibakar/>

in Internasional <https://www.panjimas.com/category/news/internasional/>,
News <https://www.panjimas.com/category/news/>
 0
<https://www.panjimas.com/news/2020/11/01/sengaja-menginjak-al-quran-pria-di-bangladesh-digantung-lalu-dibakar/#comments>
[image: Sengaja Menginjak Al Qur’an Pria di Bangladesh Digantung Lalu
Dibakar]
<https://i0.wp.com/www.panjimas.com/wp-content/uploads/2020/11/qurban-bangladesh.jpg?fit=980%2C551&ssl=1>

BURIMARI (Panjimas.com) – Seorang pria digantung oleh massa yang marah di
Bangladesh utara. Pria itu dianggap sengaja melakukan penistaan saat
mengunjungi masjid setempat.

Pria itu sempat ditahan, tapi massa menyeretnya keluar, memukulinya dan
membakar.

Insiden ini terjadi di kota Burimari di distrik Lalmonirhat utara pada hari
Kamis 29/10.

Seorang pria bernama Shahidunnabi Jewel berusia 50 tahun datang ke masjid
bersama temannya. Jewel dikatakan menderita kondisi mental, namun tidak
dijelaskan spesifik sakit mentalnya.

Tiba-tiba Jewel dan temannya bertengkar dengan jamaah masjid lainnya dan
mengatakan ada teroris bersembunyi di dalam masjid, media lokal melaporkan.

“Salah satu pria masuk ke dalam masjid, menggeledah rak buku di aula tempat
sholat dan mengklaim bahwa ada senjata api disembunyikan di balik mushaf Al
Qur’an dan Hadist,” kata seorang anggota dewan setempat bernama Zubed Ali
kepada media Dhaka Tribune.

“Kemudian ada lima atau enam jamaah yang berada di luar masjid, masuk dan
menyeret pria itu ke tangga di luar sebelum mulai memukulinya,” tambah Ali.

Beberapa media melaporkan, saat berada di dalam masjid itu Jewel menginjak
Al Qur’an. Kejadian ini yang memicu kemarahan jamaah. Akhirnya Jewel dan
temannya ditahan oleh pihak berwenang tak lama setelah terjadi pertengkaran
di serambi masjid bersama jamaah lainnya yang marah.

Namun berita tentang penginjakan Al Qur’an ini kemudian menyebar. Massa
yang banyak kemudian berkumpul di luar tempat penahanan Jewel. Massa akhir
masuk ke dalam dan membawa paksa salah satu pria yang ditahan.

Pria itu kemudian dipukuli di jalan dan berakhir dibakar. Massa yang marah
atas dugaan penistaan Al Qur’an tersebut jua membakar sepeda motor Jewel.

Amuk massa ini kemudian berubah menjadi kerusuhan. Massa merusak kantor
Bank Nasional dan membakar gedung dewan. Menyusul insiden tersebut, polisi
mengerahkan pasukan Batalyon Aksi Cepat anti-terorisme untuk memadamkan
kerusuhan.

Di Bangladesh penistaan agama dianggap sebagai pelanggaran yang sangat
serius oleh umat Islam. Negara ini mayoritas penduduknya Muslim. Sudah
terjadi sejumlah kasus penistaan agama dan berakhir dengan terbunuhnya
pelaku penisataan tersebut.

Bulan Oktober lalu, serangkaian pesan penistaan terhadap Nabi Muhammad SAW
di Facebook telah memicu protes besar di seluruh Bangladesh. Akibat protes
yang berujung kerusuhan itu sedikitnya empat orang tewas dan puluhan
lainnya luka-luka.[AZ]

Sumber: RT.com
<https://www.rt.com/news/504990-muslim-man-lynched-bangladesh/>

Kirim email ke