Xi Jinping: Pembangunan Tiongkok Tak Terlepas dari Dunia, 
Kemakmuran Dunia Juga Memerlukan Tiongkok
2020-11-10 20:00:25  Presiden Tiongkok, Xi Jinping malam ini menghadiri 
Pertemuan ke-20 Dewan Pemimpin Anggota Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) 
secara virtual di Beijing dan memberi pidato penting.

Xi Jinping menekankan, pembangunan Tiongkok tak terlepas dari dunia, sedangkan 
kemakmuran dunia juga memerlukan Tiongkok. Tiongkok sedang mempercepat 
pembentukan pola pembangunan baru dengan sirkulasi besar domestik sebagai 
utamanya serta sirkulasi ganda dalam dan luar negeri yang saling mendukung, 
juga sedang membangun sistem baru ekonomi tipe terbuka pada level lebih tinggi. 
Tiongkok akan mempertahankan tegas strategi terbuka yang saling menguntungkan, 
menimba dinamika pembangunan dari dunia, dan juga memungkinkan pembangunan 
Tiongkok dapat menyejahterakan dunia. Berbagai pihak disambut untuk menguasai 
peluang baru pembangunan Tiongkok dan aktif memperdalam kerja sama dengan 
Tiongkok.


Tiongkok Akan Semakin Berperan dalam Pemulihan Ekonomi Global
2020-11-10 10:34:34      
http://indonesian.cri.cn/20201110/2c2ec7f3-2b15-bd64-cd11-4bdb42fd1d54.htmlJuru 
Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Wang Wenbin hari Senin kemarin (9/11) 
di depan jumpa pers menyatakan, Tiongkok akan  dengan tegas mendorong 
pembentukan ekonomi dunia tipe terbuka dan menginjeksi semakin banyak energi 
positif ke dalam pemulihan kembali ekonomi global.

Menurut data yang diumumkan oleh Badan Statistik Nasional, Kementerian 
Perdagangan dan Administrasi Umum Kepabeanan baru-baru ini, ekonomi Tiongkok 
sedang bertumbuh kembali secara mantap. Wang Wenbin menyatakan hal tersebut 
ketika menjawab pertanyaan terkait.

Wang Wenbin menekankan, seiring dengan pemulihan mantap ekonomi Tiongkok dan 
pembentukan aktif pola baru pembangunan, peranan Tiongkok dalam memicu 
pemulihan ekonomi global akan menjadi nyata lebih lanjut. Sebagai pasar besar 
yang paling potensial di dunia dengan berpopulasi 1,4 miliar jiwa dan  kelompok 
berpendapatan menengah sebanyak 400 juta jiwa, Tiongkok akan membuka lebih 
lanjut pintu keterbukaannya, dan peluang kerja sama akan menjadi semakin 
banyak. Tiongkok akan berupaya bersama dengan berbagai negara untuk 
meningkatkan kerja sama penanggulangan wabah Covid-19, aktif menjaga kestabilan 
rantai industri dan rantai pasokan global, dengan tegas mendorong pembentukan 
ekonomi dunia tipe terbuka, dan menginjeksi lebih banyak energi positif ke 
dalam pemulihan ekonomi global.

Wang Wenbin memperkenalkan, pada 3 triwulan pertama tahun ini, volume 
perdagangan ekspor-impor Tiongkok dengan ASEAN, UE, Amerika Serikat, Jepang dan 
Korea Selatan mewujudkan peningkatan dengan mengatasi dampak wabah. Nilai 
investasi non-finansial perusahaan Tiongkok di negara-negara “Sabuk dan Jalan” 
tercatat 13,02 miliar USD, meningkat 29,7 persen dibandingkan masa sama tahun 
lalu.

Kirim email ke