Iran dgn terobosannya.. Salut

-----Original Message-----
From: farah izadi <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: 2008-02-05 13:25:51 GMT+08:00
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [islamalternatif] Iran Tembus Luar Angkasa

Selasa, 05 Feb 2008,
Iran Tembus Luar Angkasa 

              
Luncurkan Satelit Usai Maulid Nabi
TEHERAN - Diam-diam Iran telah mengembangkan teknologi antariksa dengan 
membangun Pusat Luar Angkasa (space center) di sebuah tempat yang dirahasiakan. 
Space Center yang diresmikan kemarin itu bahkan sudah berancang-ancang 
meluncurkan satelit ke luar angkasa dalam waktu dekat.

Space Center Iran itu dilengkapi sejumlah fasilitas untuk operasional kegiatan 
penelitian luar angkasa. Termasuk, situs peluncuran roket dan stasiun kendali 
bawah tanah. 

Mereka bahkan sudah memberi nama satelit yang segera diluncurkan itu. Namanya 
Omid yang berarti harapan. "Kita semua menjadi saksi langkah besar Iran untuk 
menjelajahi angkasa luar dengan bijak, tepat, dan penuh kesadaran. Kami merasa 
perlu ikut berpartisipasi di angkasa luar," tegas Ahmadinejad dalam pidatonya. 
"Membuat dan meluncurkan satelit adalah pencapaian yang sangat prestisius," 
lanjutnya.

Beberapa tahun belakangan, Iran memang telah ikut serta dalam perlombaan untuk 
mengkavling angkasa luar yang dilakukan negara-negara maju. Pada Oktober 2005, 
satelit Iran yang dibuat Rusia diluncurkan ke orbit bumi dari pusat peluncuran 
di negeri beruang merah itu. 

Namun, Omid berbeda dengan pendahulunya karena satelit itu dibuat sendiri para 
ahli dari Iran dan untuk kali pertama diluncurkan dari negara itu. Untuk 
menandai peresmian Space Center, Iran juga meluncurkan sebuah roket pioner 
untuk menemukan koordinat bagi Omid yang segera menyusul.

Tidak ada gambar yang menampilkan peluncuran roket pioner itu. Namun, televisi 
pemerintah Iran menampilkan gambar roket berukuran raksasa yang dikenal dengan 
misil jarak jauh Shabab-3 yang menanti untuk ditembakkan dari sebuah kendaraan 
peluncur roket.

Televisi setempat tidak menampilkan secara jelas di mana lokasi tepatnya Space 
Center itu dibangun. Namun, kantor berita ISNA mengatakan, Space Center 
terletak di gurun pasir Provinsi Semnan, Iran Selatan. Gambar-gambar yang 
dirilis ISNA juga hanya menunjukkan sebuah daerah berkontur tanah rata yang di 
sekelilingnya dipagari bendera Iran.

"Satelit Omid adalah satelit buatan Republik Islam pertama yang akan 
diposisikan di orbit rendah," tulis IRNA seraya menegaskan bahwa satelit itu 
mungkin diluncurkan setelah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada 20 Maret 
mendatang.

Saat ini Iran hanya memiliki satelit Sina-1 yang beredar di orbit bumi. Fungsi 
satelit itu digambarkan media Iran sebagai alat komunikasi dan penelitian. 
Kemudian, Iran pun mulai kerap berancang-ancang meluncurkan sejumlah satelit 
lagi ke angkasa luar. 

Momen yang digunakan Iran untuk meresmikan Space Center tersebut sangat tepat 
karena saat ini AS dan antek-anteknya sedang mengincar negeri itu atas tudingan 
pengembangan nuklir untuk persenjataan. Iran pun membantah dan terus berusaha 
membuktikan bahwa minat negara itu untuk mengembangkan nuklir hanya untuk 
pengembangan energi. Dibangunnya Space Center tersebut menguatkan alasan Iran 
untuk meningkatkan kebutuhan akan energi yang lebih banyak dan instan. 
Pilihannya ada energi nuklir. 

Selama ini, Iran memang sudah mengembangkan program nuklirnya untuk memenuhi 
kebutuhan energinya tadi. Namun negara-negara barat, terutama Amerika Serikat 
terus mencurigai Iran tengah mengembangkan program senjata nuklir.

AS terus membujuk PBB memberikan sanksi kepada Irang dengan dalih kecurigaan 
yang tidak terbukti tadi. Bahkan intelijen AS sendiri sudah memaparkan bahwa 
Iran tidak lagi mengembangkan senjata nuklir. (AFP/Rtr/zul/ruk)


       
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.

Kirim email ke