Pak Dok ini walaupun belum doctor tetapi berbuat nyata, malahan
menawarkan pekerjaan sama para milister seperti saya tapi sayang, saya
dan banyak teman2 di GM2020 cuma senang bakomentar dan sok milih2 kerja
yang nggak keringatan,pake dasi,tangan bersih dan kelihatan
intelek,misalnya jadi anggota dewan atau pejabat padahal kayak telek
(bhs. Jawa) iiiih,sor&maapui uutiy. Wass.OH (opa hulonthalo)
 
 

-----Original Message-----
From: [email protected]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of dody komendangi
Sent: Thursday, July 10, 2008 8:29 AM
To: [email protected]; [email protected]
Subject: [GM2020] Fw: [Land_Rover_Indonesia] Brown Energy





Assalamualaikum,
 
Mohon maaf saya hanya bisa copast, hal ini sangat menarik bagi saya
untuk diikuti perkembangannya dan mudah-mudahan dapat menginspirasi para
milister Yth terutama yang doyan permak mesin dan tentu saja jago kimia.

Brown Energy sudah dipatenkan sebagai Public Licence, jadi tidak masalah
untuk developingnya kedepan. Energi ini sudah terbukti meskipun belum
seperti yang diharapkan (maksudnya langsung diaplikasikan ke mesin biasa
tanpa modifikasi serius). Dan seperti yang disebutkan dibawah bahwa
sebenarnya ada konspirasi besar untuk menutupi perkembangan teknologi
ini untuk kepentingan pihak-pihak tertentu (terutama Rockefeller
families).
 
Pak Tesla dan Meyer sudah menjadi korban untuk kemaslahatan ummat, dan
alangkah baiknya kita mengikuti langkah mereka secara berjama'ah. (Toh
US Government tidak mungkin bunuh kita semua sekaligus)....
 
Jangan lupa beli bukunya biar tidak kesasar.
 
"Brown Energy" 
Oleh Poempida Hidayatullah Ph.D University of London dan 
F. Mustari, lulusan Teknik Elektro UNHAS.

Wassalam,
Dok
 
----- Forwarded Message ----
From: Yosmansyah <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED]
Sent: Wednesday, July 9, 2008 11:01:45
Subject: Re: [Land_Rover_Indonesia] Brown Energy






Mas Christian kalo boleh panggil Mas, tanggapan yg logis terkait dng
teknologi2 yg memang sudah mapan seperti penggunaan tabung NOS untuk
meningkatkan kinerja engine.

Saya sama sekali bukan penggagas idee, ide hybrid air sudah ada sejak 80
tahun yg lalu dan dimatikan terutama oleh JURAGAN MINYAK dunia, sampai
Nicolas Tesla dipenjarakan dan dibunuh juga Stanley Meyer diracun pada
tahun 1998. Jgn2 Joko (jika konsepnya memang Brown Energy)  juga begitu
jadi ngeri juga ya.

 

Saat ini yg sudah secara terbuka menerbitkan buku plus CD adalah Sdr.
Poempida dan Mustari lengkap dengan contoh dan hasil prakteknya. Makanya
saya angkat tema ini agar teman2 Landy Mania dapat segera menerapkannya.
.

 

Proses Elektrolisa tidak membutuhkan energy yg besar, jadi dengan arus 2
amper dan tegangan 1,24 volt, hanya membutuhkan daya 2,48 watt, karena
tegangan diatas 1,24 volt tdk akan menambah keluaran gas HHO nya, malah
jadi masak air yg akan menghasilkan uap air. Jadi seyogyanya jika kita
gunakan aki 12 volt, kita bisa membuat rangkaian serie botol elektrolisa
jadi 6 atau 7 botol, maka gas HHO dari botol tsb dpt dikumpulkan untuk
mensuplai ruang bakar mesin. Jadi daya total cuma kurang dari 20 watt
pdhal lampu saja bisa 50watt/100watt, shg tdk membebani alternator..

Satu pertanyaan kenapa dng 1,24 volt gas HHO sudah bisa dihasilkan
sebabnya adalah sbb:

 

1. Katoda anoda menggunakan kawat stainless steel 316 yg dililit secara
berulir, shg medan magnit yg dihasilkan akan berputar (Magnet Vortex)
dng demikian ion2 + dan - dari molekul air mudah menjadi gas.

2. Penggunaan katalisator soda kue.

3. Kondisi vakum ruang mesin yg terhubung dng botol elektrolisa 

 

Jadi 4 liter air murni dan 4 sd 6 sendok soda dapat meningkatkan
efisiensi BBM untuk jelajah 16000km.

 

Terimakasih.


 

 


--- On Wed, 7/9/08, PBC Christian <[EMAIL PROTECTED] com> wrote:


From: PBC Christian <[EMAIL PROTECTED] com>
Subject: Re: [Land_Rover_ Indonesia] Brown Energy
To: Land_Rover_Indonesi [EMAIL PROTECTED] com
Date: Wednesday, July 9, 2008, 9:16 AM





Ikutan urun rembuk nih.
 
Kan untuk memisahkan ikatan H2 dan O butuh energy listrik. Sedangkan gas
H2 dan O2 jika dibakar aja bisa langsung terbakar, walaupun belum tentu
bisa langsung digunakan sebagai bahan bakar. Tetapi kalau untuk membantu
pembakaran bensin atau diesel ya pasti bisa sekali. 
 
Kalau digunakan untuk mobil, yang pasti untuk memisahkan air menjadi gas
itu kan akan memakan arus listrik, yang ujungnya pasti akan memberatkan
alternator. Masalah yang akan timbul adalah, apakah peningkatan kinerja
mesin lebih besar daripada energi yang dibutuhkan untuk memutar
alternator yang lebih berat ?
 
Menurut saya sih, cara yang lebih efisien adalah, elektrolisa air
menjadi gas H2 dan O2 dilakukan di suatu tempat yang dekat dengan
pembangkit listrik, sehingga biaya listrik menjadi lebih murah, dengan
alat yang berskala lebih besar sehingga lebih efisien. Kemudian gas
tersebut ditampung ke dua tabung yang terpisah (supaya tidak bereaksi
kembali menjadi air), baru tabungnya dibawa ke dalam mobil dan dipakai
untuk membuat pembakaran lebih efisien.
 
Cara yang paling gampang dan invest minim, ya beli aja oksigen dan
hidrogen dalam tabung, kemudian kita pasang di mobil. Gampang kan ?
Tinggal memasang sirkuit dan regulator, mirip sekali dengan memasang
tabung NOS. Tinggal eksperimen berapa perbandingan H2 dan O2 yang
optimal untuk membantu kinerja mesin. Lalu dihitung aja dengan harga BBM
sekarang ini, penghematan dan harga gasnya apakah sebanding ?
 

Terima kasih
 
 
Christian

 
----- Original Message ----- 

From: echo <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  
To: Land_Rover_Indonesi  <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
[EMAIL PROTECTED] com 
Sent: Tuesday, July 08, 2008 11:06 AM
Subject: Re: [Land_Rover_ Indonesia] Brown Energy



Dari beberapa literatur justru baking soda is a no-no, begitu juga 
dengan garam, cuka, ataupun aki zuur/H2S04. Disebutkan, baking soda akan

dikonsumsi pada proses elektrolisis. . Yang terbaik adalah KOH
(pottasium 
hydroxide) atau NaOH (sodium hydroxide). Tapi memang ini bahan yang 
harus hati-hati handlingnya karena basa kuat.
Yah memang masih kontroversial semuanya hehe.

Sembarang stainless steel saja mas, tidak usah 316L (food grade ss).

Rgds,

.e

H.R. Hardiyanto wrote:
> ..snip..
>
> NB:
>
> belum berani pakai KOH mas, lebih beresiko
>
> cari yang jual stainless steel 316 berbentuk plat dimana ya?
>
> 
>
> regards
>
> anto
>
> 
>
>




Send instant messages to your online friends
http://uk.messenger.yahoo.com 



 

Kirim email ke