Selasa, 26/10/2010 08:40 WIB
Rambut Kemaluan Juga Ada Kutunya

*Merry Wahyuningsih* - detikHealth

[image: img]
*Kutu kelamin (dok. livingwithbugs)*
*Jakarta,* Kutu tak hanya hinggap di rambut kepala. Makhluk kecil yang
menjengkelkan itu juga suka hinggap di bagian tubuh lainnya yang ditumbuhi
rambut seperti ketiak, janggut, dada bahkan rambut kemaluan.

Kutu kemaluan atau sering disebut dengan kutu kepiting (*crabs*) adalah
serangga parasit yang ditemukan terutama di daerah kemaluan atau alat
kelamin manusia. Istilah kepiting diberikan karena tampilan mikroskopiknya
yang menyerupai kepiting.

Nama organisme yang sering disebut kutu kemaluan adalah *Pediculosis pubis*.
Kutu lain yang sering menginfeksi manusia adalah *Pediculus humanus
capitis*(kutu kepala) dan
*Pediculus humanus corporis* (kutu badan).

Kutu kemaluan kebanyakan ditemukan pada remaja. Penularan biasanya terjadi
selama aktivitas seksual. Namun, hal itu juga dapat terjadi melalui kontak
fisik dengan objek yang terkontaminasi seperti toilet kursi, seprai dan
selimut. Bahkan, beberapa wanita mendapatkan kutu kemaluan ketika mencoba
pakaian renang.

Kutu kemaluan memiliki morfologi yang berbeda dari kutu kepala dan kutu
badan, yaitu agak bulat dengan tiga pasang kaki pada kedua sisi tubuh
(seperti kepiting).

Dibandingkan dengan kutu lainnya, usia kutu kemaluan betina sedikit lebih
pendek (3 minggu) dan menghasilkan telur lebih sedikit per hari (3 telur).
Telur menempel pada pangkal batang rambut kemaluan selama sekitar 6 sampai 8
hari sebelum menetas.

*Dilansir Emedicinehealth, Selasa (26/10/2010), berikut
penyebab<http://www.detikhealth.com/index.php?fa=parserads.search&idkanal=755&keyword=OA==&width=280&height=125>dan
penularan kutu kemaluan:
*


   1. Sumber infeksi kutu kemaluan adalah kontak intim dengan orang yang
   terinfeksi
   2. Karena penularan terjadi selama hubungan intim, hubungan seksual yang
   sebenarnya tidak diperlukan untuk penyebaran kutu kemaluan.
   3. Kutu kemaluan juga dapat ditularkan melalui kontak dengan
   barang-barang yang terkontaminasi seperti handuk, seprai atau pakaian.
   4. Kutu tidak melompat atau terbang, maka kontak sebenarnya diperlukan
   untuk transmisi. Seorang individu mungkin memperoleh infeksi karena tidur
   bersama atau dari handuk.
   5. Kucing, anjing dan hewan peliharaan lainnya tidak terlibat dalam
   penyebaran kutu manusia


*Gejala infeksi kutu kemaluan:*


   1. Gatal dan terbakar di daerah kemaluan
   2. Gatal dapat menyebar karena kutu kemaluan bergerak ke daerah basah
   lain dari tubuh seperti ketiak
   3. Gatal akan memburuk pada malam hari
   4. Menggaruk intens dan lama dapat mengakibatkan kulit terluka dan dapat
   menjadi terinfeksi oleh bakteri
   5. Demam, terbakar ketika buang air keci atau keluarnya cairan kelamin.


*Sedangkan tindakan perawatan yang dapat dilakukan untuk mengatasi infeksi
kutu kemaluan adalah:*


   1. Mengeramasi rambut kemaluan dan wilayah sekitarnya sedikitnya selama 5
   menit
   2. Bilas dengan baik
   3. Menyisir rambut kemaluan dengan sisir bergigi halus untuk
   menghilangkan telur
   4. Beberapa dokter menyarankan menggunting rambut kemaluan dengan pisau
   cukur listrik nonsharp untuk mengurangi jumlah kutu dan telur.

-- 
GudangMedia || MEDIA - Bertukar Informasi ||
-
Site: 
   http://groups.google.com/group/gudangmedia
Blog: 
   http://gudangmedia.blogspot.com
Facebook - Lingga Yoni:
   http://www.facebook.com/gudangmedia
-

Kirim email ke