Senin, 25/10/2010 17:08 WIB
Ini Dia Keistimewaan Sirsak Sebagai Obat Kanker

*Vera Farah Bararah* - detikHealth

[image: img]
*(Foto: herballyhealing.com)*
*Jakarta,* Banyak herbal yang bisa digunakan untuk mengobati kanker. Dari
banyak herbal tersebut sirsak punya keunggulan dibanding yang lain. Sifatnya
yang istimewa ini yang membuat penemuan *khasiat sirsak untuk kanker
disembunyikan*<http://www.detikhealth.com/read/2010/10/25/132250/1474137/763/penemuan-yang-disembunyikan-ekstrak-sirsak-ampuh-obati-kanker?l991101755>bertahun-tahun
oleh perusahaan farmasi.

Sirsak diketahui bisa mencegah dan juga ampuh untuk mengobati beberapa jenis
kanker. "Untuk sirsak sendiri telah diteliti dapat mengobati kanker usus
besar (colon), kanker paru-paru, kanker pankreas, kanker prostat dan juga
kanker buah dada (payudara)," dr Hardhi Pranata, SpS selaku Ketua Umum
Perhimpunan Dokter Herbal Medik Indonesia (PDHMI), saat dihubungi *
detikHealt*h, Senin (25/10/2010).

Bagian sirsak yang bermanfaat untuk obat kanker yaitu batang, daun dan juga
buahnya atau dalam bentuk jus. Buahnya bisa dimakan langsung, dibikin jus,
atau daunnya direbus kemudian hasil rebusannya diminum.

"Bisa dengan cara minum jus buah sirsak, atau dengan cara merebus 9 lembar
daun sirsak dan minum air rebusan tersebut lalu dimonitor keadaannya.
Biasanya nafsu makan akan meningkat dan pertumbuhan sel-sel kankernya akan
terhambat," ungkapnya.

*Apa keistimewaan sirsak?*

dr Hardhi menungkapkan sirsak mengandung senyawa saponin, polifenol dan juga
bioflavonoid yang memiliki khasiat sebagai antioksidan. Nah, cara membunuh
sel kanker oleh sirsak inilah yang berbeda dengan herbal lainnya. Sirsak
hanya membunuh sel-sel yang tumbuhnya abnormal atau sel-sel spesifik seperti
radikal bebas yang ada sel-sel kankernya. Tapi sirsak tidak merusak sel-sel
yang sehat.

Selain memiliki rasa yang enak, buah sirsak ini juga membantu memelihara
kesehatan, mencegah
*penyakit*<http://www.detikhealth.com/index.php?fa=parserads.search&idkanal=755&keyword=Mw==&width=280&height=125>serta
mengobati penyakit. Hal ini karena buah sirsak juga bisa menurunkan
tekanan darah, anti parasit, obat penenang yang berfungsi mengatasi depresi,
meningkatkan kekebalan tubuh, radang sendi dan juga untuk asam urat.

"Konsumsi buah sirsak ini harus digalakkan lagi agar tidak punah, karena
banyak manfaat yang bisa didapatkan dengan mengonsumsi buah ini," ujar
dokter yang praktik di RSPAD Gatot Subroto ini.

Untuk di Indonesia sendiri penelitian mengenai khasiat sirsak dan tanaman
obat lainnya ini akan dilakukan dalam waktu dekat. Dalam studi ini RS Kanker
Dharmais akan bekerja sama dengan Nanjing University of Chinese Medicine
yang difasilitatori oleh PDHMI. Dalam penelitian ini akan dilakukan terapi
kombinasi antara obat-obatan dan juga herbal.

"MoU kerja sama ini sudah ditanda tangani dan diperkirakan mulai bulan
Desember sudah mulai dilakukan penelitian di Indonesia," imbuhnya.

dr Hardhi menuturkan di Nanjing University sendiri sudah dilakukan terapi
kombinasi ini, dan didapatkan pasien-pasien kanker di sana tidak mengalami
mual, rambut rontok, berat badan menurun dan bisa tetap berjalan-jalan
seperti biasa.

Diharapkan dengan adanya terapi kombinasi ini bisa mengurangi efek samping
dari terapi standar kanker yang dilakukan seperti kemoterapi, radiasi atau
operasi, serta dapat mengurangi jumlah kemoterapi yang seharusnya dilakukan
oleh si pasien.

Selain sirsak, ternyata masih banyak lagi tumbuhan dan buah-buahan yang
diketahui memiliki efek anti kanker, seperti:


   1. Tomat diketahui dapat mengobati kanker prostat, dengan cara
   mengonsumsi tomat yang sudah direbus.
   2. Cabe merah diketahui dapat mencegah kanker usus besar jika dikonsumsi
   dalam jangka waktu lama.
   3. Biji anggur juga diketahui memiliki senyawa anti kanker, karenanya
   kalau mengonsumsi anggur cari yang memiliki biji dan makan bersama kulitnya.
   4. Daun sirih merah diketahui sebagai anti kanker payudara dengan cara
   direbus.
   5. Temulawak diketahui memiliki zat aktif cursil yang bersifat sebagai
   anti inflamasi, anti liver dan juga anti kanker.


"Sebagian tumbuhan obat di Indonesia mengandung obat anti kanker, seperti
sitotoksin yang memiliki kemampuan untuk membunuh dan mendeteksi sel-sel
yang tumbuhnya tidak normal. Senyawa-senyawa di dalam tumbuhan ini bisa
berfungsi dalam bentuk gabungan tapi ada juga yang single," ujarnya.





(*ver/ir*)

-- 
GudangMedia || MEDIA - Bertukar Informasi ||
-
Site: 
   http://groups.google.com/group/gudangmedia
Blog: 
   http://gudangmedia.blogspot.com
Facebook - Lingga Yoni:
   http://www.facebook.com/gudangmedia
-

Kirim email ke