MELAKA : Satu lagi serangan seksual , kali ini melibatkan bayi sembilan bulan.

Seorang remaja lelaki bertindak luar batasan kemanusiaan apabila sanggup merogol bayi perempuan yang baru berusia 9 bulan di Petaling Jaya, Selangor.

Remaja lelaki tersebut merupakan anak jiran yang menjadi pengasuh kepada bayi malang tersebut.

Perkara ini disedari ibu bayi berkenaan yang bekerja sebagai kerani apabila menemui kesan darah pada lampin pakai buang anaknya.

Dia terkejut apabila mendapati vagina bayinya mengalami pendarahan.

Pemeriksaan lanjut di Hospital Kuala Lumpur mengesahkan bayi berkenaan telah dirogol.

Ibu berusia 27 tahun itu kemudiannya segera membuat laporan polis di Balai Dang Wangi.

Remaja lelaki itu kini dirujuk kepada Malacca Action Group for Parents in Education (Magpie) sementara siasatan dijalankan.

Menurut Magpie, jenayah dilakukan remaja bawah umur biasanya akibat daripada terpengaruh dengan bahan lucah termasuk video dan laman web dewasa yang ditonton mereka.

Ini bukan kejadian pertama jenayah seksual dalam kalangan remaja bawah umur. 7 November lalu, seorang budak perempuan berusia 6 tahun dilaporkan dirogol oleh budak lelaki yang berusia 11 tahun di Melaka, sekaligus mungkin mencatat sejarah sebagai perogol paling muda di negara ini.

Nampaknya keruntuhan moral anak-anak muda pada usia yang sangat muda kian meresahkan.

Sesuatu harus dilakukan segera sebelum keadaan menjadi lebih parah dan menakutkan pada masa depan

Berita dari the star





--
Posted By apa tu to Says Blog on 12/15/2013 02:38:00 am

--
GudangMedia || MEDIA - Bertukar Informasi ||
-
Site Milis: http://groups.google.com/group/gudangmedia Blog: http://gudangmedia.blogspot.com
Facebook Page:
  http://www.facebook.com/MilisGM
Twitter:
  http://twitter.com/MilisGM
Donasi:
  http://pendek.in/0xn7
-
--- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GudangMedia" dari Grup Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke gudangmedia+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

Kirim email ke