Rekan-rekan yang terkasih,
Saya perkenalkan artikel-artikel Gali Kata Alkitab yang merupakan hasil kajian
dari akar kata bahasa Ibrani kuno. Harap berguna dan menjadi berkat bagi Anda
sekalian. Saya juga menunggu masukan, saran, ataupun kritik dari Anda sekalian.
Untuk penyebaran artikel itu saya juga menyediakan blog Gali Kata Alkitab yang
dapat diakses di alamat berikut:
http://herysa.blogs.friendster.com/gali_kata/
http://herysetyoadi_001.blogs.friendster.com/gali_kata_alkitab/
Jika Anda keberatan dengan email ini, saya mohon maaf, dan silakan Anda kirim
email balik dengan pesan “berhenti”.
Jika Anda tidak keberatan menerima email seperti ini, saya akan mengirimnya
secara rutin, seminggu sekali.
Tuhan memberkati kita sekalian.
Salam saya,
herysa
---------------------
Gali Kata Alkitab
Rubrik ini menyediakan artikel yang berisi makna suatu kata dalam Alkitab yang
diteliti dengan menggali akar kata dalam bahasa Ibrani Kuno. Artikel yang
dimuat di rubrik ini merupakan pengembangan dari artikel pendek dalam
"Pelayanan via SMS" yang disebarkan setiap hari Rabu dengan rubrik "Gali Kata
Alkitab" dari telepon selular nomor 085294397157 atas nama Hery Setyo Adi.
Sedangkan rubrik “Gali Kata Alkitab” –yang disebarkan melalui e-mail ini --
mempostingkan satu artikel seminggu sekali setiap hari Kamis. Artikel yang sama
disebarkan juga melalui http://herysa.blogs.friendster.com/gali_kata. Harap
artikel-artikel ini menjadi berkat bagi kita semua. Tuhan Yesus memberkati.
Pelayanan via E-mail
Edisi 22: Kamis, 7 Agustus 2008
Menyanyi
Orang Kristen melekat dengan aktivitas menyanyi. Apa arti kata “menyanyi”
ditinjau dari akar katanya dalam tulisan Ibrani kuno?
Kata “menyanyi” berpadanan dengan kata “shir” (shin-hiriq yod-resh) dalam
bahasa Ibrani. Kata “shir” tersebut berhubungan dengan kata “yashar”,
(yod-qames-shin-qames-resh) yang berarti benar. Sebab, kedua kata tersebut
diturunkan dari akar kata yang sama, yaitu “sh-r” (shin-resh).
Huruf “shin” dalam huruf gambar (piktograf) Ibrani kuno adalah gambar dua gigi
depan atas manusia. Gambar itu di antaranya melambangkan ide “tekanan”,
sebagaimana fungsi gigi untuk menekan atau menggigit makanan. Sedangkan huruf
“resh” adalah gambar kepala seorang laki-laki yang antara lain berarti
“permulaan” . Gabungan dua gambar tersebut berarti “tekanan permulaan”. Apa
maksudnya?
Makna “tekanan permulaan” itu bagi orang Ibrani berhubungan dengan kebiasaan
mereka membuat tali. Biasanya, tali dibuat dari sayatan kulit kayu atau urat
daging (otot) suatu binatang. Sayatan kulit kayu itu dibuat menjadi serat atau
serabut. Sebelum terbentuk tali, serat tersebut diikat di ujungnya agar tidak
pudar. Lalu, serat atau serabut tersebut dibelitkan satu dengan yang lain
searah jarum jam. Proses itu diulangi sepanjang serabut itu. Dua serat atau
serabut yang saling membelit itu membuat tali lebih kuat, sehingga dapat
dipakai untuk mengikat tenda atau suatu benda yang berbeban berat.
Dengan demikian kata “menyanyi” (shir) berarti membuat ikatan pada permulaan
dan selanjutnya membelitkannya antara yang satu dengan yang lain, sehingga
menjadi lebih kuat.
Mazmur 108 dapat menggambarkan dengan jelas makna kata “menyanyi” ini. Daud
menyanyi bagi Allah yang isinya: ucapan syukur karena kasihNya, pujian untuk
kemulianNya yang besar, doa karena janjiNya untuk memberikan bangsa-bangsa
musuhnya ( Moab di sebelah Timur , Edom di sebelah Selatan, dan Filistea di
sebelah Barat).
Di akhir pasal ini Daud menyatakan imannya bahwa dia dan bangsanya akan
melakukan perbuatan-perbuatan gagah perkasa, karena Allah. Allahlah yang
membawa dan menuntun Daud dan bala tentaranya ke kota-kota berkubu, meskipun
mereka pernah dibuang Allah. Bagi Daud, menyanyi adalah mengikatkan diri dan
meneruskannya dengan membelitkan diri dengan Allah agar mendapatkan kekuatan
dariNya.
Kata “menyanyi” juga berhubungan dengan kata “benar” dalam bahasa Ibrani. Daud
menyanyikan nyanyian yang berisi pesan yang benar. Pesan yang mengandung nilai
dan iman yang benar kepada Allah. Dia menyanyi tidak sembarangan.
Bagaimana kita “menyanyi”? Menyanyi bukanlah suatu ungkapan cengeng kita kepada
Allah. Menyanyi adalah membangun ikatan yang kuat dengan Allah, supaya kita
tidak lepas dariNya. Menyanyi juga suatu belitan kita kepada Dia, sehingga kita
kuat dan dapat dipakai untuk tugas-tugas yang berat. Aktifitas menyanyi adalah
menyampaikan pesan yang benar berdasarkan Firman Allah. Mari kita terus
menyanyi bagi Dia dan untuk kemuliaanNya!
(Artikel ini ditulis oleh Hery Setyo Adi, yang dikembangkan dari artikel dengan
judul “Menyanyi” yang dimuat dalam Pelayanan via SMS dalam rubrik "Gali Kata
Alkitab" edisi 22, Rabu 6 Agustus 2008 dari nomor HP 085294397157. Berbagai
sumber dipakai sebagai rujukan tulisan ini)
___________________________________________________________________________
Nama baru untuk Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
Cepat sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/