Rekan-rekan yang terkasih, 
Saya perkenalkan artikel-artikel Gali Kata Alkitab yang merupakan hasil kajian 
dari akar kata bahasa Ibrani kuno. Harap berguna dan menjadi berkat bagi Anda 
sekalian. Saya juga menunggu masukan, saran, ataupun kritik dari Anda sekalian. 
Untuk penyebaran artikel itu saya juga menyediakan blog Gali Kata Alkitab yang 
dapat diakses di alamat berikut: 
http://herysa.blogs.friendster.com/gali_kata/ 
http://herysetyoadi_001.blogs.friendster.com/gali_kata_alkitab/ 
Jika Anda keberatan dengan email ini, saya mohon maaf, dan silakan Anda kirim 
email balik dengan pesan “berhenti”. 
Jika Anda tidak keberatan menerima email seperti ini, saya akan mengirimnya 
secara rutin, seminggu sekali. 
Tuhan memberkati kita sekalian. 
  
Salam saya, 
herysa 
--------------------- 
  
Gali Kata Alkitab 
Rubrik  ini menyediakan artikel yang berisi makna suatu kata dalam Alkitab yang 
diteliti dengan menggali akar kata dalam bahasa Ibrani Kuno. Artikel yang 
dimuat di rubrik ini merupakan pengembangan dari artikel pendek dalam 
"Pelayanan via SMS" yang disebarkan setiap hari Rabu dengan rubrik "Gali Kata 
Alkitab" dari telepon selular nomor  085294397157 atas nama Hery Setyo Adi. 
Sedangkan rubrik “Gali Kata Alkitab” –yang disebarkan melalui e-mail ini -- 
mempostingkan satu artikel seminggu sekali setiap hari Kamis. Artikel yang sama 
disebarkan juga melalui http://herysa.blogs.friendster.com/gali_kata. Harap 
artikel-artikel ini menjadi berkat bagi kita semua. Tuhan Yesus memberkati. 
  
Pelayanan via E-mail 
Edisi 27: Kamis, 9 September 2008 
Bersyukur 
Kata “bersyukur” merupakan terjemahan dari kata “yadah” 
(yod-qames-dalet-qames-he) dalam bahasa Ibrani. Dalam definisi berbahasa 
Inggris, kata Ibrani “yadah” tersebut memiliki banyak terjemahan selain 
bersyukur atau memuji, seperti: melempar, meruntuhkan, menjatuhkan, menembak, 
mengaku, dan memberi terima kasih. 
  
Apa arti kata “bersyukur” tersebut ditinjau dari tulisan Ibrani kuno? Untuk 
mengetahui makna kata itu, kita dapat menelusurinya dari akar katanya. Akar 
induk kata “yadah” adalah “y-d” (yod-dalet), yang dalam tulisan Ibrani kuno 
berupa gambar (piktograf) “tangan” dan “pintu”. Tangan  adalah bagian tubuh 
yang memampukan seseorang melakukan banyak pekerjaan. Sedangkan pintu adalah 
bagian tenda yang memungkinkan penghuninya bergerak keluar-masuk tenda. Dengan 
demikian gabungan dua gambar tersebut berarti “tangan bergerak”. 
  
Kata “bersyukur” banyak digunakan dalam Kitab Mazmur dalam beragam kaitan. 
Pemazmur mengaitkannya dengan “alasan” ia bersyukur, seperti: karena keadilan 
(7:17), pertolongan (28:7; 43:5), keajaiban perbuatan (9:1; 75:2; 107:8), dan 
kasih setia Tuhan (107:8). 
  
Namun, pemazmur juga menghubungkannya dengan suatu “tindakan” untuk bersyukur 
tersebut. Misalnya: Mazmur 9:1, Daud menghubungkan rasa syukurnya dengan 
menceritakan segala perbuatan Allah yang ajaib. Mazmur 28:7, ia bersyukur 
dengan nyanyian kepada Tuhan. Dalam Mazmur 43:4 pemazmur bersyukur dengan alat 
musik kecapi. Sedangkan pasal 118:28, pemazmur mau bersyukur kepada Allah 
dengan meninggikan Dia. 
  
Kata “bersyukur” berkaitan dengan tindakan seseorang kepada Allah karena 
alasan-alasan yang jelas dari pihak Allah. Dengan makna “bersyukur” adalah 
“tangan bergerak” atau “bekerja”, bukankah hal ini memperjelas kita bahwa 
ungkapan “bersyukur” kepada Allah harus diwujudkan dengan bekerja? 
  
Mari kita “bersyukur” kepada Tuhan dengan “bekerja” supaya Tuhan dimuliakan! 
  
(Artikel ini ditulis oleh Hery Setyo Adi, yang dikembangkan dari artikel dengan 
judul “Bersyukur” yang dimuat dalam Pelayanan via SMS dalam rubrik "Gali Kata 
Alkitab" edisi 27, Rabu 8 September 2008 dari nomor HP 085294397157. Berbagai 
sumber dipakai sebagai rujukan tulisan ini)


      
___________________________________________________________________________
Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru.
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. 
Cepat sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/

Kirim email ke