Rekan-rekan yang terkasih,
Saya perkenalkan artikel-artikel Gali Kata Alkitab yang merupakan hasil kajian
dari akar kata bahasa Ibrani kuno. Harap berguna dan menjadi berkat bagi Anda
sekalian. Saya juga menunggu masukan, saran, ataupun kritik dari Anda sekalian.
Untuk penyebaran artikel itu saya juga menyediakan blog Gali Kata Alkitab yang
dapat diakses di alamat berikut:
http://herysa.blogs.friendster.com/gali_kata/
http://herysetyoadi_001.blogs.friendster.com/gali_kata_alkitab/
Jika Anda keberatan dengan email ini, saya mohon maaf, dan silakan Anda kirim
email balik dengan pesan “berhenti”.
Jika Anda tidak keberatan menerima email seperti ini, saya akan mengirimnya
secara rutin, seminggu sekali.
Tuhan memberkati kita sekalian.
Salam saya,
herysa
---------------------
Gali Kata Alkitab
Rubrik ini menyediakan artikel yang berisi makna suatu kata dalam Alkitab yang
diteliti dengan menggali akar kata dalam bahasa Ibrani Kuno. Artikel yang
dimuat di rubrik ini merupakan pengembangan dari artikel pendek dalam
"Pelayanan via SMS" yang disebarkan setiap hari Rabu dengan rubrik "Gali Kata
Alkitab" dari telepon selular nomor 085294397157 atas nama Hery Setyo Adi.
Sedangkan rubrik “Gali Kata Alkitab” –yang disebarkan melalui e-mail ini --
mempostingkan satu artikel seminggu sekali setiap hari Kamis. Artikel yang sama
disebarkan juga melalui http://herysa.blogs.friendster.com/gali_kata. Harap
artikel-artikel ini menjadi berkat bagi kita semua. Tuhan Yesus memberkati.
Pelayanan via E-mail
Edisi 28: Kamis, 16 September 2008
Berjalan
“Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman,
aku tidak takut bahaya,
sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu,
itulah yang menghibur aku” (Mazmur 23:4).
Kata Ibrani “halak” (he-qames-lamed-patah-kaf) diterjemahkan ke dalam bahasa
Indonesia antara lain dengan kata “berjalan”. Kata tersebut diturunkan dari
akar induk kata “l-k” (lamed-kaf). Dalam piktogram Ibrani kuno, huruf “lamed”
adalah gambar tongkat gembala, sedangkan huruf “kaf” adalah gambar telapak
tangan. Gabungan dua gambar tersebut berarti “tongkat di telapak tangan”.
Pada zaman kuno, seorang pengembara menempuh perjalanan darat di antaranya
dengan berjalan kaki. Mereka bisa berjalan berhari-hari, berminggu-minggu,
bahkan berbulan-bulan untuk pergi ke suatu tempat dan pulang ke rumah mereka.
Sepanjang perjalanan mereka melewati berbagai rintangan, antara lain: sungai,
padang gurun, bukit batu, pegunungan, lembah, semak-semak, perkampungan
penduduk, dan ladang.
Perjalanannya juga penuh bahaya. Binatang buas, musuh, dan penyamun atau
perampok mengintai mereka. Setiap saat bahaya bisa datang dan maut
mengancamnya.
Apa perlengkapan yang biasa dibawa oleh sang pengembara ini? Dia biasanya
membawa tongkat gembala di tangannya. Tongkat ini dipakainya sebagai penopang
tubuhnya saat berjalan. Dalam keadaan tertentu tongkat dipakai pula untuk
melindungi diri dari musuh (binatang atau pun manusia). Ia merupakan senjata
yang praktis untuk membunuh ular dan binatang buas yang lain.
Dengan demikian makna “berjalan” dalam konsep orang Ibrani kuno lekat dengan
“tongkat di telapak tangan”. Seolah-olah mereka tidak dapat berjalan kalau
tidak ada tongkat di telapak tangannya. Saat mereka berjalan, mereka harus
membawa penopang bagi tubuhnya dan senjata bagi dirinya, sehingga mereka
selamat dan sampai di tempat tujuan.
Mazmur 23
Daud, sang pemazmur, menyatakan iman dan pengalamannya bersama Allah, yang
menjadi gembalanya.
Daud tidak merasa takut “berjalan” di lembah kekelaman, sebab gembala yang
menuntunnya memegang tongkat di telapak tangannya. Ada alat yang menopang
ketika gembalanya keletihan dan ada senjata yang melindunginya ketika dia
menghadapi musuh. Daud berjalan bersama sang gembala yang memiliki penopang dan
senjata.
Sang gembala berjalan dengan tongkat di telapak tangannya, sehingga
perjalanannya aman dan dirinya selamat. Bahkan, binantang-binatang gembalaannya
pun merasa aman dan selamat dari musuh.
Anda mau aman dan selamat dalam perjalanan kehidupan Anda? Bahkan orang lain
pun aman dan selamat berjalan dengan Anda? Teladanilah sang gembala, yang
senantiasa membawa “tongkat di telapak tangannya”! Tongkat itu yang akan
menjadi penopang dan senjata dalam hidup Anda.
Tongkat adalah senjata bagi orang kuno. Milikilah Firman Allah, karena
FirmanNya adalah senjata dari Allah! (bandingkan Efesus 6:17).
(Artikel ini ditulis oleh Hery Setyo Adi, yang dikembangkan dari artikel dengan
judul “Berjalan” yang dimuat dalam Pelayanan via SMS dalam rubrik "Gali Kata
Alkitab" edisi 28, Rabu 15 September 2008 dari nomor HP 085294397157. Berbagai
sumber dipakai sebagai rujukan tulisan ini)
___________________________________________________________________________
Nama baru untuk Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
Cepat sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/