Perjalanan III [11]/the journey III [11]

 

Perang tanding I

 

Tak lengkap rasanya kalau tak kuceritakan sedikit tentang ini,

 

Pernah sang Guru bertanya kepadaku,

"Kamu senang mana......"

"Hidup tanpa musuh atau hidup memiliki musuh ??"

Dasar huttaqi berlagak pinter,

"yaa..seneng hidup tanpa musuh donk !"

 

sang Guru tersenyum,

"Lalu, apa Iblis akan engkau jadikan teman ??"

 

"Wah sang Guru kalo' sudah bertanya mesti jawabanku keliru", gumamku dalam hati.

Tapi kenyataannya aku mengiyakan juga apa yang sang Guru katakan.

 

sang Guru melanjutkan,

"Selama kita tidak menyadari bahwa kita memiliki musuh, bagaimanakah kita dapat mengalahkannnya ?"

"Selama kita tidak mengenal musuh, bagaimanakah kita dapat mengalahkannya ??"

"Sesungguhnya Setan adalah musuhmu yang Nyata"

 

Ya...kadang aku sendiri tidak menyadari kalau aku punya musuh yang tiap saat mencari kelemahan dan kelengahan dalam diriku,

maka jangan heran kalau kita sering kalah......he...he...he....

 

Satu ketika,

Teman-teman dari kampus mengadakan pengajian.

Akupun ikut, masuk di dalamnya.

3 hari 3 malam, di train terus menerus,

Ingatlah aku, kalau pengajian ini memakai sistem "wash brain",

"Cuci OTAK",

Keyakinan kita maunya dihilangkan dulu semuanya, barulah di isi dengan pemahaman-pemahaman mereka.

Sampailah di satu session. Yang ngisi wakilnya Pak Ustadz.

 

"Di dalam Qur'an dikatakan, bahwa "Jangan ikuti orang-orang kafir, karena mereka akan mengajakmu kembali kekekafiran",katanya.

 

"Nah, sekarang saya tanya pada kalian, Zina itu haram atau tidak ??"

"Harraaammmm..."sebagaimana layaknya koor saja.

"Nah kalau Zina itu haraam......bagaimana pendapat kalian tentang orang yang melegalisasi Zina......melegalisasikan sesuatu yang haram????? Apakah itu bukan orang kafir ???" katanya.

"Yaa........."

Aku sudah berpikir, "wah.....wah...ini logikanya ada yang gak beres".

"Kayaknya sengaja logika diatur sedemikian rupa".

 

Dia meneruskan perkataannya,"Orang yang tidak mau mengikuti perintah Alloh, tidak mau mengikuti Qur'an adalah orang yang KAFIR".

 

"Kurang ajar"pikirku.....benar juga...logika mulai diatur di sini.

 

Perkataan dilanjutkan," Oleh sebab itu, mulai sekarang, jangan ikuti aturannya orang yang melegalisasi Zina, jangan ikuti aturannya PEMERINTAH, kita memiliki aturan sendiri dari ALLOH"

 

he...he...logika yang sempurna.........

 

"Bagaimana sanggup........baiklah kalau belum sanggup, yang ringan-ringan dulu....sanggup tidak kamu semua untuk tidak berjabat tangan dengan wanita ???"

 

kebetulan aku yang ditunjuk, "Bagaimana ...sanggup atau tidak kamu untuk tidak berjabat tangan dengan wanita ??"

Kujawab dengan agak slengekan.."Wah...maaf...kalau saya khok ndak sanggup yaa...."

Gerr......rame-lah situasi pengajian itu.

 

Kulanjutkan omonganku,"Saya itu masuk pengajian ini maunya menambah wawasan, lho khok malah di sini logika saya maunya di atur sedemikian rupa, biar setelah keluar dari sini, saya akan mengatakan seperti yang Bapak katakan ??"

 

Dia sempat terdiam, tapi dasar dia menguasai keadaan.

 

"Orang yang tidak mau menjalankan perintah Alloh, tidak mau menjalankan Qur'an adalah orang Kafir", katanya berulang-ulang.

 

he...he...he...

"sudah sering khok aku dicap kafir"gumamku dalam hati,

 

Beberapa lama kemudian, setelah dia berusaha memancing emosiku, tak kujawab sama sekali, maka Ustadnyapun turun tangan.

"Sekalian pikirku"

 

Mulailah Ustadnya bicara,"Orang yang tidak mau mengikuti perintah QUr'an adalah orang kafir"

"Lho belum apa...apa khok sudah kena kafir lagi aku".....

 

"Masalahnya khan kita tidak tahu kapan kita mati ", katanya,

 

Kemudian dia lewat di depanku dan mengatakan padaku,"Siapa tahu satu jam lagi".

 

Aku paham, ini adalah sebuah tantangan.

 

Malam hari kupersiapkan diriku,

memohon ampunan pada Alloh,

dan memohon pertolongan pada-Nya.

 

Bener juga.......

ternyata Ustadz itu bener-bener maunya ngerjain aku.......

Segala puji bagi Alloh,

aku masih berada dalam lindunganNya.

 

bersambung..

 

Journey III (11)

 

Duel I

 

It won�t be completed enough if I don�t tell you a bit about this,

 

The teacher had ever asked me like this,

�Which one do you prefer...?�,

�You prefer to live without enemy or to live having enemy??�

For the sake of Huttaqi acted such as a smart guy,

�Certainly I prefer to live without enemy!�

 

The teacher smiled,

�Then the devil will be your friends, won�t it?�

 

�Well..well.., if the teacher asks,

I always have a wrong answer�, I mumbled to myself.

But in fact, I affirmed upon what he said.

 

The teacher continued,

�As long as we don�t realize that we have enemy,

how can we defeat the enemy?�,

�And as long as we can�t recognize the enemy,

how can we defeat the enemy??�,

�The fact that the devil is your real enemy.�

 

That�s right...

I myself sometimes don�t realize

that I have enemies who anytime they want

to catch and use the advantage of my weakness and carelessness,

Then don�t be astonished if we are often defeated...

(Is it true?)

 

One day,

My campus mates performed the Koran recital.

I was in.

We were trained in 3 days 3 nights thoroughly.

It reminded me then that this agenda used �the brainwash system�.

The purpose was trying to eliminate our formerly own faith entirely,

Then our faith would be filled up by their belief...

Their faith.

Until we came to a session which was led by the Ustadz�s assistant.

 

�In Koran states that �Do not follow the trace of the infidel,

because it will bring you back into the infidelity.�.�he said.

 

�Now, I�m asking to all of you,

is an adultery forbidden??�

�Yessss........it�s forbidden...!�a choir voice sounded.

�If adultery is forbidden, what do you think about

people who legalizes this adultery? People legalizes

something forbidden???? So they are infidel, aren�t they?�he accentuated.

�Yesss.....!�

That made me thinking big over,�Well.., there�s something wrong with

the logic,�

�It seems the logic unaccidentally is being set up.�

 

He continued,

�Man who does not obey Allah�s order and Koran is an infidel.�

 

�For heaven�s sake!�I protested to myself.

�That�s correct! The logic is being set up!�

 

He still continued,

�Thus, from now on...do not obey man who legalizes adultery,

do not obey government�s order,...we own Allah�s order.�

 

Right!

Perfect logic, Sir!

 

�What do you think, young men? Can do it?

Allright, if you�re not ready yet,

you can do some other little things at first,

such as...can you not to shake hand with woman???�

 

He caught me,

�Can you not to shake hand with woman??�

I answered perfunctorily,�Would you excuse me first,

I think I will not able...�

The laughter cracked up in the air...

 

All at once, I stated my thoughts,

�I join this group in order to find some more knowledges,

but apparently�our logic is being set up in here,

so that right after we are out of here,

we must say as what you, Sir say??�

 

He was silent for temporary,

because he held all the cards.

 

�Man who does not obey Allah�s order and Koran,

is infidel.�he said for couple of times.

 

Well�guys,

�I�m used to having that kind of name of infidel.�I talked to myself.

 

Not quite a long thence,

After he tried to agitate my emotion,

I had no response at all.

Thus, the Ustadz was getting interfered.

�Allright Mr.Ustadz, you dare me, don�t you?�I talked to myself once again.

 

Mr.Ustadz began to talk,

�Man who does not obey the Koran, is�infidel.�

Wait a minute�Sir!

Whereas I was just about�, hadn�t done anything suspicious yet, but�

Wow! Hello Guys�! I�ve got that name once again!

 

�The point and the worse case is,

�we don�t know when we die.�he said.

 

Then he passed me by and said once again,

�Who knows if it will be an hour to come.�

 

I got that!!!

That was a challenge!!!

Undoubtedly!!!

 

Then�I prepared myself that night,

Begging Allah�s mercy,

And begging for His help.

 

And it was true.

Apparently, Mr.Ustadz tended to play around with me.

All praise to Allah�

I was still in Allah�s protection.

 

tobe continued

regards

huttaqi

www.huttaqi.org



--------------------------------------------------------------------------

All views expressed herein belong to the individuals concerned and do not in any way reflect the official views of Hidayahnet unless sanctioned or approved otherwise.

If your mailbox clogged with mails from Hidayahnet, you may wish to get a daily digest of emails by logging-on to http://www.yahoogroups.com to change your mail delivery settings or email the moderators at [EMAIL PROTECTED] with the title "change to daily digest".




Yahoo! Groups Links

Kirim email ke