From: Azhari
Sent: Friday, February 04, 2005 3:28 AM
Subject: Bush Minta Saudi dan Mesir Lakukan Reformasi Demokrasi

Ada apa dengan demokrasi?, sehingga AS terus menerus memaksakannya kepada kita.

Kerajaan Saudi masih mampu mengontrol dua kota suci Makkah al-Mukarramah dan Madinah al-Munawarah. Tetapi jika kita saksikan acara TV di Jedah maka nyanyian dalam bahasa Arab disertai dengan pakaian dan goyangan seperti Britney Spears, inikah kebebasan berdasarkan demokrasi yang mereka tawarkan kepada kita. Merusak pemuda-pemudi Islam Arab dan non-Arab. Pelajaran bagi orang-orang yang berakal.

 

Salam,

azh

 

Bush Minta Saudi dan Mesir Lakukan Reformasi Demokrasi

Publikasi: 03/02/2005 15:23 WIB

eramuslim - Presiden AS Goerge W. Bush kembali bercuap-cuap atas dunia Arab. Dalam sebuah pidatonya tentang kondisi persatuan atas proyek AS di Timur Tengah Bush menyerukan Arab Saudi dan Mesir agar melaksanakan reformasi demokrasi.

Dalam pidatonya di depan Kongres Bush menilai bahwa pemerintah Kerajaan Arab Saudi berpotensi menjadi pemimpin di kawasan Timur Tengah lewat pertumbuhan peran rakyatnya dalam menentukan masa depan. �Reformasi yang dipenuhi dengan harapan itu tengah dalam realisasi dalam busur yang memanjang dari Maroko ke Yordania lewat Bahrain,� klaim Bush.

Dalam masa jabatannya yang kedua kali ini Bush membeberkan kebijakannya dengan menegaskan bahwa hal itu bertujuan untuk meningkatkan kebebasan dan demokrasi, tapi ia sangat menjauhi cara-cara kekerasan untuk mewujudkannya atau memaksakannya model AS. Demikian seperti dikatakan Bush.

Dalam kesempatan itu Bush mengkritik keras Iran yang disebutnya sebagai negara pertama yang bertanggungjawab atas terorisme di dunia dan Iran tengah berupaya untuk mendapatkan senjata nuklir serta menghalangi rakyatnya dari kebebasan.

Kendati demikian Bush menambahkan bahwa pemerintahnya tengah bekerja sama dengan sekutu-sekutunya di Eropa untuk meyakinkan Iran agar melucuti senjata nuklirnya. Seperti diberitakan sebelumnya bahwa Iran bersikeras bahwa program nuklirnya diperuntukkan untuk tujuan-tujuan damai.

Demikian juga dalam kesempatan itu Bush kembali mengulang tuntutannya atas Suriah agar segera menghentikan sokongannya atas terorisme, kemudian Bush mengancam akan memberikan sanksi atas Suriah dengan persetujuan Kongres berkaitan dengan balasan atas Suriah dan kedaulatan Libanon.

Selain Iran, Korea Utara juga diminta oleh Bush agar melucuti program senjata nuklirnya.

Berkaitan dengan perdamaian antara Palestina dan Israel, Bush menegaskan, AS akan membantu kedua belah pihak demi berdirinya dua negara demokrasi berdaulat, yaitu Israel dan Palestina, yang hidup damai secara berdampingan dalam satu tangan.

Bush menyatakan bahwa dirinya meminta Kongres agar memberikan bantuan senilai $US350 juta demi reformasi ekonomi dan keamanan Otoritas Palestina.

Adapun ihwal Irak, Bush menolak memastikan jadwal waktu penarikan militer AS dari negeri seribu satu malam itu. Kendati demikian Bush menegaskan perlunya pemberian bantuan atas kekuatan keamanan Irak serta pelatihan mereka agar lebih kuat dan efektif serta dapat melindungi negerinya. Bush menilai bahwa Pemilu yang digelar pada Ahad lalu telah membukakan fase baru bagi kondisi politik Irak.(lys/aljzr)

 



--------------------------------------------------------------------------

All views expressed herein belong to the individuals concerned and do not in any way reflect the official views of Hidayahnet unless sanctioned or approved otherwise.

If your mailbox clogged with mails from Hidayahnet, you may wish to get a daily digest of emails by logging-on to http://www.yahoogroups.com to change your mail delivery settings or email the moderators at [EMAIL PROTECTED] with the title "change to daily digest".



Yahoo! Groups Sponsor
ADVERTISEMENT


Yahoo! Groups Links

Kirim email ke