|
Pertemuan
III [4] Melempar Jumroh Ula, Wustho dan
Aqobah Awal menuju Jumroh
Ula, Orang datang
beregu-regu� Kira-kira 1 kelompok ada 10 orang dengan
pemimpin regunya, Satu fenomena yang
menarik, Ketika serombongan orang berjalan menuju
Jumroh Ula, Pemimpin rombongannya berjalan dengan
cepat, demikian juga dengan peserta dibelakangnya, Tetapi dengan satu hal yng kurang tepat
menurutku, Sebab siku kanan dan siku kiri si pemimpin
rombongan itu dipakai untuk menyingkirkan orang-orang didepannya,
Hampir saja pinggangku terkena sabetan
sikunya, Aku menjadi berpikir, �Jangan-jangan kejadian di terowongan mina
beberapa waktu yang lalu itu disebabkan karena tiap-tiap rombongan tidak mau
mengalah dan masing-masing bermain kekerasan seperti ini
?� Kemudian ketika melempar Jumroh di
mulai, Ada yang melempar dari
dekat, Dan walhasil, salah satu rombonganku, ada
yang kepalanya terkena lemparan kerikil yang dilempar oleh orang di
belakangnya�. �thhhoookkkk!!! � Aduh !!!
�.. Aku niatkan untuk melempar Iblis dan setan
yang ada dalam diriku, Kemudian barulah aku melempar Jumroh dengan
berteriak �BismillahiAllohuakbar !� dalam hati�. Demikian pula dengan pelemparan kerikil di
Jumroh Wustho, Barulah kemudian kami melangkah ke Jumroh
Aqobah, Jumrotul Aqobah ini terletak di ujung Mina
di sebelah kanan jalan ke Mekkah. Jumrotul Aqobah ini terletak melekat pada
sebuah dinding batu agak tinggi dan pada tiap-tiap kali lontaran Jumroh itulah,
aku berteriak dalam hati �Bismillahiallohuakbar�. Setelah itu rombongan bergerak ke Mekkah
untuk menjalankan Thowaf dan Sa�I yang dilanjutkan dengan tahalul atau cukur
rambut� Sungguh Iblis yang ada di sana bener-bener
Jendral-jendralnya, Bener-bener
Profesor-profesornya, Bener-bener pasukan elitenya
Iblis� Dimana-mana aku melihat cukup banyak orang
yang terdorong kemarahannya, Bahkan di depan
Ka�bah, Kalau kita tidak segera menyadari bahwa
begitu pinternya Iblis, Mungkin kitapun akan terhanyut oleh
suasana, Dan kemarahan kita akan sangat mudah dipicu
dan dipacu�. Saya jadi teringat ketika sebelum
ini, Di hari Jum�at, Untuk berangkat sholat Jum�at, supaya
mendapatkan tempat, Paling tidak kita harus berangkat pukul 9
pagi waktu sana, Kalau kita berangkat pukul 10
pagi, Mungkin kita sudah tidak dapat
tempat, Meskipun sholat jum�at akan dilaksanakan
masih kurang lebih 2,5 jam lagi� Satu waktu ketika orang-orang masih
menunggu sholat jum�at dimulai, Tiba-tiba, beberapa orang terkejut ketika
dua orang Asykar menggelandang 2 orang dari dekat ka�bah� Denger-denger, katanya 2 orang itu pencopet
yang tertangkap waktu beroperasi. Belum lagi keributan itu
berhenti, Perhatian kita tersita sekali lagi, ketika
sepasang suami istri dalam bahasa Timur tengah, berkata pada semua jama�ah
sambil menunjukkan saku di dada istrinya yang sudah robek di silet
orang�. Uangnya hilang
kecopetan, Padahal dia sudah tidak punya uang lagi
selain yang ada di sakunya yang kecopetan.. Timbullah pertanyaan besar
bagiku, Mekkah al Mukarommah yang disebut tanah
haram, Atau Tanah Suci� Sebenarnya Suci dari apa
??? Sampai-sampai sebagian Rumor yang beredar
di tanah air, Bahwa kalau seseorang mati di Tanah Suci,
Maka orang tersebut akan Mati dalam keadaan
selamat�. Sungguh aku teringat, Bukankah di Tanah Harom ini juga dikuburkan
Abu Jahal dan Abu Lahab ??? Bukankah di Tanah haram ini juga dikuburkan
gembong-gembong Kafir Quraisy ?? Lalu sebenarnya bagaimanakah khok disebut
Tanah harom atau Tanah Suci itu ?? -------------------------------------------------------------------------- All views expressed herein belong to the individuals concerned and do not in any way reflect the official views of Hidayahnet unless sanctioned or approved otherwise. If your mailbox clogged with mails from Hidayahnet, you may wish to get a daily digest of emails by logging-on to http://www.yahoogroups.com to change your mail delivery settings or email the moderators at [EMAIL PROTECTED] with the title "change to daily digest".
Yahoo! Groups Links
|
