|
Pertemuan IV [6] Alloh berfirman, �Walau anna maa fil ardli min syajarotin aqlamun wal bahru yamudduhu min ba�dihi sab�atu abhurin maa nafidat kalimatullohi innalloha �azizun hakim� artinya: �Dan
seandainya sesuatu yang ada di bumi yaitu pohonan dijadikan pena, dan air satu
lautan dijadikan tintanya, stelah itu ditambah tujuh lautan tinta, tiadalah akan
habis kalimat-kalimat Alloh. Sesungguhnya Alloh itu Maha Perkasa Bijaksana�
menurutmu, apakah Ayat-ayat Qur�an itu hanya punya 1 persepsi yaitu
persepsimu sendiri yang kamu anggap benar itu ?
dan lalu jika ditunjukkan arti yang lainnya yang berbeda dengan yang
engkau pahami, maka engkau katakan,�salah !!�, �apa yang kamu pahami itu salah
!!� (dalam hati kamu berkata,�karena yang kamu pahami tidak sama dengan yang aku
pahami, jadi pemahamanmu salah�he..he..he..) begitukah ???
Bagaimanakah kamu memahami zakat 2,5% dari milikmu
? Jika kamu punya uang 100 juta, berapakah
2,5 % -nya ? �ah pertanyaan bodoh�, gumammu, �ya jelas
2,5 juta buat zakatnya�. Lalu bagaimana engkau mengatakan apa yang
dilakukan Abu Bakar r.a ? Semua hartanya diberikan untuklperjuangan
Islam ?
Separo dari hartanya untuk perjuangan Islam
?
Apakah menurutmu ruh itu diciptakan Alloh ? Mana ayat-ayat yang menjelaskan bahwa ruh
itu diciptakan ?
Apakah menurutmu ruh itu seperti wujud kita ini ? manusia ? ada laki ada
perempuan? Mana ayat-ayat yang menjelaskan bahwa ruh
ada laki dan perempuan ?
Apakah menurutmu ruh kita satu waktu akan mati ? Mana ayat-ayat yang mengatakan bahwa ruh
itu satu waktu nanti akan mati ?
Apakah menurutmu manusia itu adalah yang jasmani ini
?
Atau hakekat manusia adalah yang ruhani itu ?
Lalu bukankah difirmankan olehNya,�wanafakha min ruhi�
?
�Kutiupkan ruh dariKU� ?
Lalu siapakah hakekat manusia itu ?
�Man arofa nafsah, faqod arofa robah�
�Barangsiapa mengenal akan dirinya, maka akan mengenal
Tuhannya�.
Jangan salah paham dan jangan salah persepsi,
Ini memang persoalan yang rumit�.. Satu waktu, di tahun 1986, aku membaca
Firman Alloh, �Wanahnu aqrobu ilaihi min hablil
warits�, �Dan sesungguhnya Alloh itu lebih dekat
dari urat leher kita�. Kemudian di dalam proses ruhaniah selama
beberapa waktu, Sampailah aku satu titik tentang
�Makrifatulloh�, sebagaimana disebutkan oleh Nabi, �awaluddin
makrifatulloh�, �Nabi bersabda, � Awal-awalnya di dalam
agama adalah mengenal Alloh�. Aku bingung,�Apa ini ? Masak ini ? Kok
kayak ini ? tapi apa benar ini ? Kemudian aku berjalan menuju rumah salah
seorang guru ruhaniku, Setelah menempuh jarak yang cukup lumayan,
dan setelah uluk salam, Kemudian aku dipersilakan masuk ke ruangan
tamu beliau, Baru saja aku duduk, Belum sempat nanya, Pantat juga belum berada di atas kursi
dengan sempurna, Guru yang aku datangi itu
berkata, �YA � YA. ITU !!!, Aku mengangguk paham, Kemudian guru yang aku datangi itu
melanjutkan pembicaraannya, �Ya ITU, tapi bukan ITU, tapi tidak lain
dari pada ITU� Aku paham
sepaham-pahamnya, Sungguh Alloh itu Maha Dhohir dan Maha
Bathin. Terlalu rahasia bagi manusia dan terlalu
jelas bagi manusia, Dan sangat sedikit yang sudah
mengenalNya, Padahal inilah �Awal-awalnya
beragama�.
Ayat-ayat Qur�an ibarat lautan tanpa tepi,
Yang tak dapat kau ketahui kedalaman dan
batas-batasnya�
Ayat-ayat Qur�an itu ibarat berlian dengan banyak
sisi,
Dari mana saja engkau melihat, yang ada adalah kilau keindahan yang
berbeda-beda,
Tetapi satu jua, Ahad, Wahdah, Wahid,
Tak terbagi-bagi,
Bukan kumpulan,
Dan bukan susunan��. -------------------------------------------------------------------------- All views expressed herein belong to the individuals concerned and do not in any way reflect the official views of Hidayahnet unless sanctioned or approved otherwise. If your mailbox clogged with mails from Hidayahnet, you may wish to get a daily digest of emails by logging-on to http://www.yahoogroups.com to change your mail delivery settings or email the moderators at [EMAIL PROTECTED] with the title "change to daily digest".
Yahoo! Groups Links
| ||||||||||||||||||||||||
